• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Berikut Makna Merah dan Budaya Angpao Selama Tahun Baru Imlek
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Headline

Berikut Makna Merah dan Budaya Angpao Selama Tahun Baru Imlek

Redaktur III Selasa, 17 Februari 2026
Share
4 Min Read
Ilustrasi imlek/ Foto: freepik
Ilustrasi imlek/ Foto: freepik

Aktual.co.id – Tahun Baru Imlek adalah hari libur tahunan yang dirayakan di seluruh Asia dan berlangsung selama seminggu. Tanggal pastinya ditentukan oleh kalender lunar dan selalu jatuh pada akhir Januari hingga pertengahan Februari. Namun, bagi banyak orang, Chunjie (atau Festival Musim Semi) terasa lebih seperti 40 hari perayaan.

Di Tiongkok, negara dengan 1,4 miliar penduduk (18,4 persen dari total populasi dunia), merayakan hari ini sebagai tahun baru yang diskaralkan.

Bagi masyarakat Tionghoa, Tahun Baru Imlek adalah Festival Musim Semi, yang oleh banyak orang disebut Tahun Baru Cina.

Namun, Tahun Baru Imlek tidak hanya dirayakan di Tiongkok daratan dan Hong Kong. Tahun Baru Imlek dirayakan secara luas di Taiwan dan di seluruh Asia Tenggara di negara-negara dengan populasi Tionghoa yang besar, seperti Singapura , Filipina, dan Malaysia . Di Korea , Tahun Baru Imlek disebut Seollal; di Vietnam , Tet; dan di Tibet, Losar.

Baca Juga:  Peringatan 1 Abad, Museum Istana Cina Dibuka untuk Umum.

Dalam bahasa Mandarin, orang mengatakan gong xi fa cai (恭喜发财), yang berarti mendoakan Anda tahun baru yang makmur.

Dalam bahasa Kanton, itu adalah gong hey fat choi dan mengucapkan x i n nian kuai le (新年快乐), yang secara harfiah berarti “selamat tahun baru,” juga sangat diterima.

Dahulu kala di Tiongkok, orang-orang menyalakan petasan beberapa hari sebelum dan selama Festival Musim Semi. Ledakan-ledakan ini berlangsung sepanjang malam, menerangi kota-kota besar dan kecil.

Petasan memiliki dua tujuan. Selain untuk bersenang-senang dan merayakan sesuatu, petasan juga membantu menakut-nakuti Nian, naga-singa yang menakutkan, yang menurut legenda menyerang penduduk desa dan terkadang memakan anak-anak.

Megutip dari National Geography,  budaya Tiongkok menggunakan merah melambangkan kemakmuran dan kebahagiaan. Warna ini dianggap sebagai keberuntungan, sehingga orang-orang mengenakan pakaian berwarna merah tua untuk menyambut tahun baru.

Baca Juga:  Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Manfaat lainnya mengenakan pakaian dengan warna merah rubi dapat melindungi dari kesialan selama Tahun Baru Imlek yang jatuh pada tahun kelahiran. Konon dapat mengusir monster Nian yang menakutkan.

Hongbao (红包), secara harfiah berarti “amplop merah,” adalah elemen kunci dari Tahun Baru Imlek. Berisi “uang keberuntungan” untuk tahun yang akan datang.

Hongbao diberikan oleh orang tua kepada generasi muda, terutama anak-anak. Namun, jika Anda sedang beruntung, berbagi dengan orang tua dan kakek-nenek selama Tahun Baru Imlek dianggap sopan.

Orang yang sudah menikah wajib memberikan hongbao, sedangkan orang yang masih lajang. Tamu dalam perayaan Tahun Baru Imlek sebaiknya membawa hongbao untuk anak-anak tuan rumah.

Baca Juga:  Masyarakat Tionghoa Gelar Ritual Sakral Peh Cun di Tangerang

Jika bepergian ke utara, pilihlah angka bulat; di selatan, gunakan angka keberuntungan (angka apa pun yang mengandung enam atau delapan). Ke mana pun pergi, jangan berikan angka kelipatan empat, angka itu merupakan homonim untuk kematian.

Festival Musim Semi sebagian besar dirayakan di rumah bersama keluarga. Restoran tutup, tetapi menjelang Tahun Baru, dapat menikmati sepiring besar pangsit (饺子, jiao zi ), yang merupakan simbol tahun baru.

Huruf untuk pangsit berbunyi seperti 交子 ( jiāo zi ), di mana 交 ( jiao ) berarti “pertukaran” dan 子 ( zi ) adalah singkatan dari pukul 11 ​​malam hingga 1 pagi. Jika digabungkan, memakan pangsit yang lembut seperti bantal berarti menukar tahun lama dengan tahun baru. (ndi/national geographi)

SHARE
Tag :ImlekImlek 2577 KonziliTionghoa
Ad imageAd image

Berita Aktual

AirPods5/ Foto: GSM Arena
AirPods 5 Mampu Menghadirkan Suara Jernih dan Meredam Kebisingan Maksimal
Kamis, 10 September 2026
Xiaomi 18 / Foto: Gizmochina
Xiaomi 18 Pro Max Telah Muncul Spesifikasinya Berikut Ini
Kamis, 10 September 2026
Aktifitas di Selat Hormuz/ Foto: Vietnam
Sekjen PBB Mengaku Prihatin dengan Perkembangan di Selat Hormuz
Kamis, 10 September 2026
Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik
Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia
Kamis, 10 September 2026
Peta Selat Hormuz/ Foto: vn
Iran Memperluas Zona Ekslusif Maritimnya Hingga Teluk Oman dan Laut Arab
Kamis, 10 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Apple Dirumorkan Akan Meluncurkan iPhone Ultra dalam Waktu Dekat

Polda Banten Siapkan Pos Antemortem untuk Pencarian Lima Jurnalis di Gunung Anak Krakatau

Harga Emas Antam Turun Rp17.000,- Menjadi Rp2.610 Juta Per Gram

Empat Lukisan Karya Renoir Berhasil Dicuri di Museum Perancis dalam Hitungan Menit

Redmi Note 17 Pro Segera Diluncurkan dengan Kekuatan Battery 10.000mAh

More News

Ilustrasi seismograf/ Foto: Anadolu

Gempa Bumi Mag 6,2 Melanda Tenggara Pondaguitan di Provinsi Davao Oriental Filipina

Senin, 15 Juni 2026
Presiden Prancis Emmanuel Macron saat pidato di depan PBB / Foto: youtube

Viral, Presiden Macron Dihentikan NYPD untuk Nunggu Konvoi Trump Lewat

Selasa, 23 September 2025
Ki Anom Suroto/ Foto: Isu

Dalang Ki Anom Suroto Wafat Setelah Menderita Jantung

Kamis, 23 Oktober 2025
Kapal pesiar MV Hondius di pelabuhan Rotterdam / Foto: CNA

KM Hondius Pembawa Hantavirus Berlabuh di Rotterdam untuk Menjalani Disinfektan

Selasa, 19 Mei 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id