• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Iran Membalas Serangan dengan Membom Aset Milik AS di Negara Teluk
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Politik

Iran Membalas Serangan dengan Membom Aset Milik AS di Negara Teluk

Redaktur III Sabtu, 28 Februari 2026
Share
3 Min Read
Asap membubung ke langit setelah terdengar suara ledakan di Manama, Bahrain, pada Sabtu, 28 Februari 2026/ Foto: capture Aljazeera
Asap membubung ke langit setelah terdengar suara ledakan di Manama, Bahrain, pada Sabtu, 28 Februari 2026/ Foto: capture Aljazeera

Aktual.co.id – Iran telah menargetkan aset-aset Amerika Serikat di seluruh negara-negara Teluk Arab sebagai balasan atas serangan gabungan besar-besaran terhadap Iran oleh AS dan Israel, seiring dengan meningkatnya kekhawatiran terburuk di kawasan itu akan terkobarnya perang berkepanjangan.

Pemerintah Iran pada hari Sabtu mengkonfirmasi serangannya terhadap beberapa target, menurut kantor berita Fars, termasuk Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab, tempat pangkalan udara AS berada.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim semua target militer Israel dan AS di Timur Tengah telah dihantam oleh serangan dahsyat rudal Iran.

“Operasi ini akan terus berlanjut tanpa henti sampai musuh dikalahkan secara telak,” demikian pernyataan tersebut. Semua aset AS di seluruh wilayah tersebut dianggap sebagai target yang sah bagi tentara Iran, tambahnya.

Baca Juga:  Ekonomi Indonesia Dipersimpangan Hutang Jepang dan Amerika

Setidaknya satu orang tewas di Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab, setelah beberapa rudal yang diluncurkan dari Iran berhasil dicegat, menurut kantor berita negara tersebut.

Bahrain mengatakan serangan rudal menargetkan markas besar Armada ke-5 Angkatan Laut AS, yang menjadi tuan rumahnya.

Pemerintah menyebutnya sebagai serangan pengkhianatan dan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan keamanan kerajaan.

Sementara itu, Al Jazeera Arabic telah mengkonfirmasi suara ledakan di Kuwait, tempat markas Komando Pusat militer AS berada.

Di Qatar, Kementerian Pertahanan mengatakan telah menggagalkan beberapa serangan terhadap negara tersebut.

“Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa ancaman tersebut ditangani segera setelah terdeteksi, sesuai dengan rencana keamanan yang telah disetujui sebelumnya, dan bahwa semua rudal berhasil dicegat sebelum mencapai wilayah Qatar,” demikian pernyataan tersebut.

Baca Juga:  Publik Ramai Perbincangkan Serangan AS ke Venezuela Lewat Media Sosial

Qatar, Kuwait, dan UEA semuanya telah menutup wilayah udara mereka. Zein Basravi dari Al Jazeera, melaporkan dari Doha, mengatakan bahwa satu-satunya negara di Dewan Kerja Sama Teluk yang belum diserang Iran hingga saat ini adalah Oman.

Selama bertahun-tahun, Oman telah berperan sebagai penghubung antara Iran dan negara-negara lain di kawasan tersebut dan sekitarnya. Oman memainkan peran sentral dalam pembicaraan tidak langsung baru-baru ini antara Iran dan AS di Oman dan Jenewa.

Menteri Luar Negeri Oman pada hari Jumat menyatakan optimisme bahwa perdamaian sudah di depan mata karena Iran setuju pembicaraan untuk tidak pernah menimbun uranium.

Baca Juga:  China dan Jepang Saling Serang di Perairan Internasional Pulau Okinawa

Badr bin Hamad al-Busaidi menggambarkan perkembangan tersebut sebagai terobosan besar. Beberapa jam kemudian, Israel dan AS menyerang, dan pembicaraan tersebut kini telah berakhir.

GCC adalah aliansi enam negara di Semenanjung Arab: Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, yang didirikan pada tahun 1981 untuk mempromosikan kerja sama ekonomi, keamanan, budaya, dan sosial.

“Di sini, di Doha, dalam beberapa jam terakhir, kami mendengar setidaknya selusin ledakan. Sebagian besar terdengar seperti rudal pertahanan Patriot yang mencegat rudal Iran yang datang,” kata Basravi.

“Sejauh menyangkut Iran, dengan AS dan Israel yang memulai serangan pertama dalam babak terbaru ini, segalanya mungkin sekarang menjadi sasaran yang sah,” tambahnya. (ndi/Aljazeera)

SHARE
Tag :Amerika SerikatIranIsrael
Ad imageAd image

Berita Aktual

Arya Khan dan Pinkan Mambo/ Foto: Ist
Arya Khan dan Pinkan Mambo Mengumumkan Bercerai
Minggu, 10 Mei 2026
Redmi K90 Pro Max/ Foto: capture ANTARA
Redmi Dikabarkan Membatalkan Peluncuran K100 Pro Max Tahun Ini
Minggu, 10 Mei 2026
Al Ghazali dan Alyssa Daguise / Foto: capture ANTARA
Pasangan Al Ghazali dan Alyssa Daguise Mengumumkan Kelahiran Soleil Zephora Ghazali
Minggu, 10 Mei 2026
Pemandangan umum Terminal Minyak Pulau Kharg, Iran/ Foto: Middle East Monitor
Terpantau Tumpahan Minyak Meluas di Dekat Pulau Kharg Iran
Minggu, 10 Mei 2026
Pesawat Frontier Airlines / Foto: Ist
Seseorang Tewas Tertabrak Pesawat Sebelum Lepas Landas di Bandara Denver
Minggu, 10 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ilustrasi serangan asma/ Foto: national today

Hari Asma se Dunia Memperingatkan Bahaya Kesehatan Pernapasan

Ilustrasi bekerja/ Foto: freepik

Berikut Kiat Agar Tidak Dimanfaatkan oleh Orang Lain

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Menjaga Badan Agar Tetap Bugar dan Terhindar Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

PIHPS Harga Cabai Rawit Rp52.850,- Per Kilogram

Baku Tembak Kembali Terjadi Antara Iran dan AS di Selat Hormuz

Ratusan Warga Israel Dibatalkan Reservasi Hotel Dampak Konflk AS dan Iran

Manajemen WOODZ Angkat Bicara Soal Perekrutan Kru Tanpa Bayaran

Huawei Resmi Meluncurkan Tablet Matepad Pro Max Secara Global

More News

Upacara bendera Timor Lesta / Foto: UN Media

Timor Leste Menjadi Anggota ASEAN yang Ke 11

Minggu, 26 Oktober 2025
Menkeu Purbaya Budi Sadewa/ Fo

Iran Tetap MelawanTerhadap Ancaman Presiden AS Donald Trump

Senin, 6 April 2026
Pertemuan Donald J Trump dan Xi Jinping / Foto: APNews

Donald J Trump dan Xi Jinping Bertemu di Busan Korea Selatan

Kamis, 30 Oktober 2025
Rieke Diah Pitaloka / Foto : Ist

Rieki Diah Pitaloka Posting Tentang Melintasnya USS Nimitz CVN 68 di Laut Aceh

Jumat, 20 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id