Aktual.co.id – TikTok ternyata tidak perlu menutup kantornya di Kanada. Negara tersebut akan mengizinkan TikTok tetap beroperasi setelah peninjauan keamanan nasional, demikian diumumkan oleh Menteri Perindustrian Mélanie Joly .
Ini merupakan perubahan total dari keputusan negara tersebut pada tahun 2024 yang memerintahkan TikTok menghentikan operasinya, dengan alasan risiko keamanan nasional ari perusahaan yang memiliki induk di Tiongkok, ByteDance.
Otoritas Kanada saat itu mengatakan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada bukti yang dikumpulkan oleh komunitas keamanan dan intelijen negara tersebut.
Seperti yang dicatat Bloomberg , perintah ditangguhkan tak lama setelah Mark Carney menggantikan Justin Trudeau sebagai Perdana Menteri pada awal tahun 2025.
Carney adalah PM Kanada pertama yang mengunjungi China dalam beberapa tahun dan berdiskusi dengan Presiden Xi Jinping tentang tarif.
Joly mengatakan TikTok akan diizinkan beroperasi di Kanada dengan peningkatan baru dalam keamanan data dan pengawasan regulasi.
Sebagai permulaan, TikTok harus menerapkan teknologi peningkatan privasi untuk mengurangi risiko akses tidak sah yang membahayakan informasi pribadi warga Kanada.
TikTok juga harus menambahkan perlindungan yang lebih baik untuk anak di bawah umur dan memastikan transparansi dengan membiarkan pihak ketiga independen mengaudit dan terus memverifikasi kontrol akses data.
“Keputusan ini akan melindungi lapangan kerja Kanada, memastikan bahwa TikTok Kanada mempertahankan kehadiran fisik di Kanada, dengan komitmen untuk berinvestasi di sektor budayanya,” kata Joly dalam sebuah pernyataan.
TikTok Kanada akan mendukung pertumbuhan kreator, seniman, dan organisasi budaya Kanada, sekaligus memperkuat produksi dan aksesibilitas konten budaya Kanada dalam bahasa resmi dan bahasa asli di seluruh negeri. (ndi/engagatged)
