• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jatim Bekali Mahasiswa Bibit Unggul Surabaya Keterampilan Public Speaking
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pakar Menulis

Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jatim Bekali Mahasiswa Bibit Unggul Surabaya Keterampilan Public Speaking

redaksi Selasa, 19 Mei 2026
Share
5 Min Read
Foto bersama usai pelatihan/dok.aktual.co.id
Foto bersama usai pelatihan/dok.aktual.co.id

Aktual.co.id – Dua Dosen Muda Program Studi Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur, Mohammad Syarrafah, M.I.Kom., bersama Sigit Andrianto, M.I.Kom melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Asrama Mahasiswa Bibit Unggul Surabaya. Kegiatan ini diisi dengan pelatihan public speaking yang ditujukan untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan berbicara di depan umum, serta keterampilan komunikasi para mahasiswa.

Dalam pelatihan tersebut, Mohammad Syarrafah menekankan bahwa public speaking bukan sekadar kemampuan berbicara, melainkan bagian penting dari kompetensi komunikasi yang dibutuhkan mahasiswa di dunia akademik, organisasi, maupun dunia kerja. Public speaking dijelaskan sebagai bagian dari rumpun Ilmu Komunikasi, khususnya retorika, yaitu seni berkomunikasi secara lisan kepada banyak orang secara langsung. “Bentuknya dapat berupa pidato, presentasi, menjadi moderator, master of ceremony atau MC, hingga menyampaikan informasi dalam forum resmi,” kata dia.

Menurut Syarrafah, mahasiswa perlu memiliki keberanian untuk menyampaikan gagasan secara terstruktur dan meyakinkan. Kemampuan ini dinilai penting karena mahasiswa tidak hanya dituntut memahami materi akademik, tetapi juga mampu mengomunikasikan ide, pendapat, dan argumentasi kepada publik.

“Public speaking adalah keterampilan yang akan menjadi bekal penting ke depan. Mahasiswa harus mampu tampil percaya diri, menguasai materi, dan menyampaikan pesan secara jelas kepada audiens,” ujar Syarrafah dalam pemaparannya.

Baca Juga:  Saatnya Bergeser dari Narasi Hilirisasi ke Reindustrialisasi

Materi pelatihan diawali dengan pengenalan dasar public speaking. Peserta dikenalkan pada berbagai bentuk komunikasi publik, mulai dari pidato, ceramah, briefing, presentasi, konferensi pers, siaran radio dan televisi, mengajar, sambutan, orasi, hingga berbicara di depan orang banyak. Dengan pemahaman tersebut, peserta diharapkan menyadari bahwa public speaking tidak hanya dibutuhkan dalam acara formal, tetapi juga dalam berbagai aktivitas keseharian.

Selain itu, peserta juga mendapat penjelasan mengenai beberapa metode public speaking. Salah satunya adalah metode impromptu atau ad libitum, yakni berbicara secara spontan tanpa naskah. Metode ini biasanya digunakan ketika seseorang diminta tampil secara mendadak. “Meski dapat membuat pembicara lebih natural dalam menyampaikan perasaan dan gagasan, metode ini juga memiliki risiko, seperti penyampaian yang kurang sistematis, gagasan yang belum matang, hingga munculnya demam panggung bagi pembicara yang belum terbiasa,” katanya.

Metode lain yang dibahas adalah manuscript atau membaca naskah. Metode ini lazim digunakan dalam acara resmi karena setiap kata yang disampaikan perlu dipilih secara hati-hati. Kelebihannya, pesan dapat tersusun rapi dan menghindari kesalahan. “Namun, metode ini juga dapat membuat pembicara terlihat kaku dan mengurangi interaksi dengan audiens,” kata dia.

Baca Juga:  Personal Branding Jadi Bekal Penting Pelaku UMKM Kalanganyar di Era Media Digital

Syarrafah juga menjelaskan metode memoriter atau hafalan. Dalam metode ini, pembicara menyampaikan materi yang telah dihafalkan sebelumnya. Meski dapat membantu pembicara tampil tanpa membaca naskah, metode ini membutuhkan kemampuan mengingat yang kuat dan berisiko jika pembicara lupa pada bagian tertentu.

Dari beberapa metode tersebut, Syarrafah menyoroti metode extempore atau menggunakan catatan sebagai salah satu metode yang dianjurkan. Dalam metode ini, pembicara tidak membaca naskah secara penuh, tetapi menggunakan outline atau garis besar materi sebagai panduan. “Dengan cara ini, pembicara dapat menyampaikan gagasan secara lebih terstruktur, tetapi tetap memiliki ruang untuk berinteraksi dengan audiens,” ujarnya.

Tidak hanya membahas metode berbicara, pelatihan juga memberikan perhatian pada aspek persiapan. Peserta diajak memahami pentingnya kesiapan mental, fisik, dan materi sebelum tampil di depan publik. Dari sisi mental, pembicara perlu mengelola rasa gugup, menarik napas panjang, melemaskan tubuh, berdiri tegap, tersenyum, dan tampil percaya diri.

Baca Juga:  Gaduh Pemangkasan Anggaran dan Tantangan Komunikasi Publik

Sedangkan dari sisi fisik, pembicara perlu menjaga kondisi tubuh, termasuk memastikan tenggorokan tetap nyaman dan menghindari makanan atau minuman yang dapat mengganggu performa sebelum tampil. “Sementara dari sisi materi, peserta didorong untuk membaca literatur, menyusun kerangka pembicaraan, dan menguasai topik yang akan disampaikan,” tegasnya.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi salah satu bentuk kontribusi akademisi Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur dalam memperkuat kapasitas generasi muda, khususnya mahasiswa penghuni Asrama Mahasiswa Bibit Unggul Surabaya. Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan komunikasi yang memadai untuk berkompetisi di berbagai ruang sosial dan profesional.

Ke depan, pelatihan public speaking ini dapat dikembangkan dengan materi lanjutan seperti teknik pidato, keterampilan menjadi MC, moderator, presentasi, teknik vokal, hingga bahasa tubuh. “Dengan latihan yang berkelanjutan, mahasiswa diharapkan semakin percaya diri dalam menyampaikan gagasan dan mampu menjadi komunikator yang efektif di tengah masyarakat,” pungkasnya.

(Penulis: Sigit Andrianto/Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur)

SHARE
Tag :mahasiswa bibit unggulpelatihan public speaking
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ha Jung Woo dan Cha Jung Won / Foto: soompi
Ha Jung Woo dan Cha Jung Won Umumkan Pernikahan
Rabu, 14 Oktober 2026
Antrian pembeli BBM di SPBU Denpasar, Bali/ Foto: ANTARA BALI
Bahlil: Kendaraan Antrian BBM Diduga Karena Isu Distribusi di Bali
Rabu, 14 Oktober 2026
Kepulan asap rudal yang dicegat di Riyadh/ Foto: anadolu
Empat Orang Terluka dan 15 Rumah Rusak Setelah Rudal Houthi Dicegat Jatuh di Riyadh
Rabu, 14 Oktober 2026
Tahanan KPK dalam kasus operasi tangkap tangan di linglungam BNPB keluar dari Gedung Merah Putih KPK/ Foto: courtesy ANTARA
KPK Menahan Lima Orang Tersangka Hasil OTT di Lingkungan BNPB
Rabu, 14 Oktober 2026
Petugas berjuang memadamkan Karhutla/ Foto: Kemenhut
Dampak Polusi Udara Karhutla Terhadap Kesehatan Respirasi
Rabu, 14 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

KPK Menangkap 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB

Pemerintah Thailand Mendorong Pensiun Dini Bagi Pegawai Negeri Sipil

Tiga Negara Mengeluarkan Bersama Mengutuk Serangan Houthi

Israel Menolak Penerbangan Ethiopian Airlines Tujuan Tel Aviv Kerena Pilot WNI

More News

Narasumber dan ketua KKNT setelah menyampaikan materi strategi Social Media Marketing/dok.istimewa

Mahasiswa KKN Dorong UMKM Go Digital Lewat Pelatihan Media Sosial dan AI

Jumat, 26 September 2025
Ilustrasi pencabutan ID Card jurnalis CNN/istimewa

Pencabutan ID Card Jurnalis CNN: Luka Demokrasi dalam Bayang-Bayang Kuasa

Rabu, 1 Oktober 2025
Foto bersama usai kegiatan/dok.aktual.co.id

UPN Veteran Jatim Bangun Budaya Etika dan Keamanan Digital di Tengah Ledakan Ekonomi Siber

Rabu, 5 November 2025
Rektor UPN Veteran Jatim saat memberikan sambutan dalam acara MTQ 2026/dok.aktual.co.id

MTQ Internal 2026 UPN Veteran Jatim, Rektor Dorong Generasi Qur’ani Berjiwa Bela Negara

Senin, 11 Mei 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id