Aktual.co.id – Menteri Dalam Negeri Marcin Kierwinski mengIndikasikan tersangka penembakan di pusat kota Krakow, Polandia, dipengaruhi ideologi sayap kanan
Kierwinski mengatakan dalam konferensi pers yang diberitakan oleh Anadolu, saat ini polisi melepaskan tembakan ke arah tersangka tiga menit setelah menerima laporan pertama tentang serangan tersebut.
Dia membenarkan enam orang tewas, termasuk satu warga negara asing, sementara 16 orang lainnya terluka, termasuk lima warga negara asing, dua petugas polisi, dan tersangka.
Menurut kepala polisi Marek Boron, seorang warga negara Inggris termasuk di antara enam orang yang tewas. Boron membenarkan tiga dari korban yang meninggal adalah warga Polandia dan satu warga Inggris. Identitas dua korban lainnya masih belum diketahui.
“Temuan awal menunjukkan pelaku dipengaruhi ideologi sayap kanan dan memiliki pandangan ultranasionalis, meskipun indikasi tersebut belum diverifikasi,” kata Kierwinski.
Pihak berwenang sedang menyelidiki apakah senjata api yang digunakan serangan itu berasal dari rumah keluarga tersangka.
Perdana Menteri Donald Tusk mengatakan tiga jenazah lagi – dua perempuan dan satu laki-laki – telah ditemukan di rumah tersangka, yang terus digeledah polisi. Mereka tampaknya adalah anggota keluarga dekat pelaku, tambahnya.
Tusk mengatakan para penyidik sedang memeriksa kendaraan tersangka karena kekhawatiran kendaraan tersebut berisi bahan peledak.
Dia mengatakan pihak berwenang segera mengidentifikasi dan menahan setiap tersangka yang berpotensi menjadi kaki tangan.
Penembakan itu terjadi tak lama setelah pukul 3 sore waktu setempat di dekat Alun-Alun Pasar Utama, salah satu destinasi wisata tersibuk di Polandia.
Radio RMF FM melaporkan para penyerang melaju kendaraan di sepanjang Jalan Sławkowska menuju alun-alun utama menembaki orang-orang.
Layanan darurat merespons, dengan sebuah helikopter ambulans udara mendarat di alun-alun. Para saksi melaporkan bahwa sekitar 20 tembakan dilepaskan dalam serangan itu. (Anadolu/ndi)
