• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Sebanyak 147.545 Kartu Keluarga Status Non Aktif di Kota Surabaya
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Sebanyak 147.545 Kartu Keluarga Status Non Aktif di Kota Surabaya

Redaktur III Senin, 20 April 2026
Share
3 Min Read
Layanan kependudukan Pemkot Surabaya/ Foto: Pemkot Surabaya
Layanan kependudukan Pemkot Surabaya/ Foto: Pemkot Surabaya

Aktual.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya masih menonaktifkan sementara 147.545 kartu keluarga (KK) yang tidak ditemukan dalam pengawasan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Akibatnya, puluhan ribu warga tersebut belum dapat mengakses layanan publik maupun program intervensi pemerintah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya, Eddy Christijanto, menjelaskan bahwa per 31 Maret 2026 terdapat 148.537 KK yang di pengecualian sementara karena tidak diketahui keberadaannya dalam survei DTSEN.

Setelah diumumkan ke publik sejak 1 April hingga Jumat (17/4/2026), sebanyak 992 KK tambahan telah melakukan konfirmasi.

Dengan demikian, jumlah KK yang masih di aktifkan kini tersisa 147.545 KK. “Setelah warga melakukan klarifikasi dan mengonfirmasi keberadaannya, status nonaktif sementara akan otomatis terbuka,” ujar Eddy, Minggu (19/4/2026).

Baca Juga:  Mahasiswa Pemuda Tangguh Surabaya Mengadu ke Dewan Terkait Pencairan Beasiswa

Jika ditarik ke belakang, Pemkot Surabaya sempat merilis angka awal sebanyak 181.867 KK dalam konferensi pers di Gedung Ex-Humas pada Kamis (19/2/2026).

Sejak saat itu hingga 17 April 2026, tercatat 34.322 KK telah melakukan konfirmasi secara kumulatif.  Artinya, dalam kurun hampir dua bulan, terjadi penyusutan data lebih dari 34 ribu KK, meski masih menyisakan 147.545 KK yang belum terverifikasi dan tetap berstatus nonaktif.

Eddy menjelaskan, Pemkot Surabaya masih membuka kesempatan bagi warga untuk melakukan konfirmasi. Pembaruan data dilakukan secara berkala setiap tiga bulan.

“Data akan terus kami perbarui. Misalnya periode April, Mei, Juni akan diperbarui pada Juli, dan seterusnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Suasana Duka Terpancar Penghormatan Terakhir Adi Sutarwijono di Kantor DPRD Surabaya

Selama status nonaktif berlaku, warga tidak dapat mengakses berbagai layanan publik maupun menerima intervensi bantuan dari pemerintah kota.

Hal ini mencakup layanan administrasi, pendaftaran beasiswa pendidikan, hingga pengajuan perizinan usaha. “Ketika data kependudukan dinonaktifkan sementara, otomatis pengajuan bantuan kepada Pemkot tidak dapat diproses,” tegasnya.

Proses klarifikasi dapat dilakukan secara berani maupun dengan mendatangi kantor kelurahan sesuai alamat pada dokumen kependudukan.

Pemkot Surabaya juga menyediakan layanan pengecekan status penonaktifan NIK melalui laman resmi https://surabaya.go.id/id/page/0/25002/cek-status-penonaktifan-nik , sehingga warga dapat mengetahui status datanya sebagai langkah awal sebelum melakukan klarifikasi.

“Masyarakat bisa mengecek melalui website atau datang langsung ke kelurahan,” ujarnya. Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Surabaya itu mengungkapkan, ratusan ribu KK yang dinonaktifkan umumnya tidak ditemukan di alamat domisili saat proses pendataan berlangsung.

Baca Juga:  Komite Mengusulkan Artis KPop Dikategorikan Pekerja ke Lembaga Tenaga Kerja Korea

Sebagian besar diketahui berada di luar kecamatan, luar kota, bahkan luar negeri. “Saat petugas turun langsung ke lapangan, mereka (warga) tidak berada di alamat saat pendataan. Oleh karena itu kami menyampaikan adanya klarifikasi dari yang bersangkutan,” tutupnya. (ndi/pemkot Surabaya)

SHARE
Tag :Kartu KeluargaPemkot SurabayaSurabaya
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ayah dan putra-putranya/ foto: freepik
Pekan Ayah untuk Mengenang Perjuangan Ayah Buat Keluarga
Senin, 15 Juni 2026
Ilustrasi pertambangan minyak/ Foto: anadolu
Harga Emas Melonjak Sementara Harga Minyak Turun Pasca Perdamaian AS dan Iran
Senin, 15 Juni 2026
Kapal tangker di Selat Hormuz/ Foto: Aljazeera
Kesepakatan Perdamaian AS dan Iran Tercapai dengan Pembukaan Selat Hormuz
Senin, 15 Juni 2026
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier beserta Ibu Negara Jerman Elke Büdenbender menuruni tangga pesawat di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta/ Foto: capture ANTARA
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Berkunjung ke Indonesia
Senin, 15 Juni 2026
EJAE/ Foto: Allkpop
EJAE Mendapat Respon Positif Saat Memakai Sepatu Kets di Pembukaan Piala Dunia 2026
Senin, 15 Juni 2026

Mental Health

Ayah dan putra-putranya/ foto: freepik

Pekan Ayah untuk Mengenang Perjuangan Ayah Buat Keluarga

Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik

Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat

Ilustrasi bekerja di depan komputer/ Foto: gemini

Kebiasaan yang Bisa Menghancurkan Kesehatan Seseorang

Ilustrasi mengelola keuangan/ Foto: freepik

Kemampuan Mengelola Keuangan untuk Kehidupan Lebih Tenang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

DJI Menggugat Insta360 Luna Ultra Karena Memiliki Kemiripan dengan DJI Osmo Pocket 4P

BMKG Memperkirakan Hujan Ringan di Wilayah Indonesia

Hujan Ringan dan Lebat Masih Terjadi Periode 12 sd 18 Juni 2026 di Indonesia

Harga Emas Antam Mengalami Kenaikan Menjadi Rp2,7 Juta Per Gram

AS Klaim Akan Ada Perjanjian Perdamaian dengan Iran dan Pembukaan Selat Hormuz

More News

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra / foto : capture ANTARA

Steatment Yusril Terkait Penyelesaian 4 Pulau Sumut dan Aceh, Mendapat Sorotan dari Publik.

Senin, 16 Juni 2025
Tri Sutrisno / Foto: Setneg

Wakil Presiden RI Ke-6 Tri Sutrisno Wafat

Senin, 2 Maret 2026
Yona Bagus Widyatmoko/ Foto: Dok Aktual

Anggaran Intervensi GenZ untuk Kemandirian Wirausaha Anak Muda Surabaya

Kamis, 23 Oktober 2025

MPR: Belum Ada Bahasan Pemakzulan Wapres

Rabu, 4 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id