• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Nama Gus Miftah Disebut Dalam Persidangan Dugaan Korupsi Jalur KA Solo Semarang
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Hukum Kriminal

Nama Gus Miftah Disebut Dalam Persidangan Dugaan Korupsi Jalur KA Solo Semarang

Redaktur III Selasa, 14 Juli 2026
Share
4 Min Read
Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrahman / Foto: Disway
Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrahman / Foto: Disway

Aktual.co.id – Nama pendakwah Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrahman kembali menjadi sorotan setelah disebut dalam persidangan dugaan korupsi jalur kereta api Solo-Semarang Segmen 1 (JGSS) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (13/7/2026).

Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap adanya dugaan pemberian uang senilai Rp100 juta kepada Gus Miftah.

Dana tersebut disebut berkaitan dengan proyek pembangunan jalur ganda kereta api Solo-Semarang yang tengah diperiksa dalam perkara yang menjerat Bupati Pati nonaktif Sudewo.

Nama Gus Miftah muncul saat jaksa membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek JGSS, Dheki Martin, yang hadir sebagai saksi dalam persidangan.

Dalam BAP tersebut, terdapat keterangan mengenai dugaan aliran sejumlah uang dari dana proyek kepada beberapa pihak, termasuk nama Gus Miftah.

Mengutip dari Jawa Pos Radar Solo Saat mengonfirmasi isi BAP, jaksa memastikan kepada Dheki mengenai sosok penerima dana yang dimaksud.

Dalam pertanyaannya, jaksa menyebut nama Gus Miftah  mengaitkannya pada kejadian yang sempat viral terkait seorang penjual es teh.

Baca Juga:  KPK Menduga Maidi Menerima Imbalan Proyek 4-10 Persen

“Gus Miftah itu yang kemarin ramai gara-gara penjual es?” tanya jaksa dalam persidangan.

“Iya,” jawab Dheki.

Pertanyaan tersebut merujuk pada peristiwa ketika Gus Miftah mendapat sorotan publik setelah melontarkan ucapan kepada seorang penjual es teh saat acara pengajian di Magelang pada November 2024.

Saat mengonfirmasi isi BAP, jaksa memastikan kepada Dheki mengenai sosok penerima dana yang dimaksud. Dalam pertanyaannya, jaksa menyebut nama Gus Miftah  mengaitkannya pada kejadian yang sempat viral terkait seorang penjual es teh.

“Gus Miftah itu yang kemarin ramai gara-gara penjual es?” tanya jaksa dalam persidangan.

“Iya,” jawab Dheki.

Pertanyaan tersebut merujuk pada peristiwa ketika Gus Miftah mendapat sorotan publik setelah melontarkan ucapan kepada seorang penjual es teh saat acara pengajian di Magelang pada November 2024.

Jaksa kemudian kembali memperjelas identitas Gus Miftah dengan menyebut ciri khas pendakwah tersebut. “Dia juga dapat duit itu Rp100 juta. Supaya orang tahu, supaya orang di Pati juga tahu,” ujar jaksa.

Baca Juga:  Terungkap Pembunuhan Charlie Kirk Direncanakan Selama 1 Minggu

Jaksa kemudian menegaskan bahwa Gus Miftah yang dimaksud adalah pendakwah dengan rambut gondrong yang disebut menerima uang dari Dheki menggunakan dana proyek.

“Gus Miftah yang rambutnya gondrong dapat duit dari bapak (Dheki) dari duit proyek supaya orang tahu,” kata jaksa.

Selain membahas dugaan aliran dana kepada Gus Miftah, jaksa juga menggali keterangan Dheki terkait kedatangan seseorang bernama Nur Hidayat ke kantor proyek JGSS.

Menurut Dheki, Nur Hidayat datang memperkenalkan diri dan menyampaikan keinginannya agar dapat ikut mengambil bagian dalam proyek pembangunan jalur kereta tersebut.

“Yang saya tahu, pertama kali tamu yang datang ke kantor adalah Pak Nur Hidayat. Beliau menyatakan ingin turut serta dalam pembangunan proyek JGSS 1,” ungkap Dheki.

Namun, Dheki menjelaskan dirinya tidak bisa memenuhi permintaan tersebut karena proyek sudah memiliki pemenang tender resmi.

Nur Hidayat diarahkan untuk berkomunikasi dengan kontraktor pelaksana proyek, Feri Septa alias Gareng. Dalam keterangannya, Nur Hidayat disebut mengaku bekerja di bawah arahan Sudewo.

Baca Juga:  Rumah Wali Kota Madiun Maidi Digeledah oleh KPK

“Waktu itu sempat mengatakan, saya kerja dengan Pak Sudewo sekarang,” ujar Dheki.

Kasus dugaan korupsi jalur kereta ini berkaitan dengan proyek Jalur Ganda Solo-Semarang Segmen 6 (JGSS 6) yang memiliki nilai kontrak sekitar Rp143 miliar hingga Rp144 miliar.

Jaksa Penuntut Umum KPK dalam dakwaannya menyebut Sudewo diduga menerima fee sebesar 0,5 persen dari nilai proyek tersebut. Nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp721,5 juta.

Selain perkara dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api di lingkungan Kementerian Perhubungan, Sudewo juga menghadapi dakwaan lain terkait dugaan pemerasan dan suap dalam proses jual beli jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati.

Sementara itu, penyebutan nama Gus Miftah dalam persidangan masih sebatas berdasarkan keterangan saksi dan pembacaan BAP oleh jaksa. Hingga kini, belum ada putusan pengadilan yang menyatakan keterlibatan Gus Miftah dalam perkara dugaan korupsi tersebut. (Radar Solo)

SHARE
Tag :Gus MiftahkorupsiSadewo
Ad imageAd image

Berita Aktual

Seorang pelayat berdiri di luar pub di Bangkok tempat puluhan orang tewas dalam kebakaran pada hari Senin/ Foto: The Guardian.
Jumlah Korban Kebakaran Pub di Bangkok Bertambah 30 Orang
Selasa, 14 Juli 2026
Ilustrasi pembatasan medsos untuk anak-anak/ Foto: GSM Arena
Komisi Eropa Mengusulkan Aturan Baru Pembatasan Media Sosial untuk Anak-Anak
Selasa, 14 Juli 2026
Waze/ Foto: ANTARA
Aplikasi Waze Makin Pintar dengan Menggunakan Gemini
Selasa, 14 Juli 2026
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa/ Foto: Dok LPS
Menkeu Purbaya Memastikan Pemerintah Tidak Akan Menaikkan Tarif Pajak
Selasa, 14 Juli 2026
Lokasi truk angkut alat berat (crane) tersangkut jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan/ Foto: ANTARA
Polisi Mengamankan Sopir Truk Pengangkut Alat Berat Tersangkut di JPO Tendean Jakarta
Selasa, 14 Juli 2026

Mental Health

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ilustrasi depresi/ Foto: freepik

Peristiwa Negatif Memicu Gejala Depresi pada Remaja Putri dan Putra.

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

LF PBNU Suara Ledakan Berasal dari Meteor yang Masuk ke Bumi

Senator Lindsey Graham Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun

Komedian Temon Templar Dikabarkan Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun

AS Melancarkan Serangan Baru Terhadap Iran Setelah Serangan Terhadap Kapal Kargo

Jungkook Mengalami Cedera Punggung Saat Pertunjukan Tur Dunia

More News

Riza Chalid di sebuah acara/ foto : ist

Riza Chalid Jadi Gunjingan Warganet Pasca Anaknya M Kerry Adrianto Riza Jadi Tersangka BBM Oplos

Rabu, 26 Februari 2025
Nikita Mirzani/ Foto: Ist

Nikita Mirzani Tersenyum Usai Menerima Vonis 4 Tahun Penjara

Selasa, 28 Oktober 2025
Todd Blanche / Foto: the guardian

Wakil Jaksa Agung AS Yakinkan Publikasi Berkas Epstein Sesuai UU AS

Rabu, 4 Februari 2026
Logo Meta AI / Foto: Engagatged

Polda Jabar Menggandeng Meta untuk Melacak Pelaku Penculikan

Selasa, 23 Juni 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id