• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Unjuk Rasa Ricuh di Malang, Tagar Tolak UU TNI Makin Kuat
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Politik

Unjuk Rasa Ricuh di Malang, Tagar Tolak UU TNI Makin Kuat

Redaktur III Minggu, 23 Maret 2025
Share
3 Min Read
Aksi unjuk rasa berujung ricuh di Malang / Foto : X
Aksi unjuk rasa berujung ricuh di Malang / Foto : X

Aktual.co.id – Ratusan massa menggelar demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang TNI yang baru saja disahkan sebagai Undang-undang. Di Kota Malang, demonstrasi dipusatkan di halaman depan Gedung DPRD Kota Malang pada Minggu, 23 Maret 2025.
Demonstrasi dilakukan sejak pukul 16.00 WIB. Tuntutan demonstran adalah menolak RUU TNI karena berpotensi mengembalikan dwi fungsi angkatan bersenjata, hingga menghidupkan kembali orde baru.

Massa berbaju hitam-hitam ini datang secara bergelombang. Setibanya di Gedung DPRD Kota Malang, mereka melakukan orasi secara bergantian.

Sebagian pengunjuk rasa mencoret-coret jalan dengan kapur tulis dan pilox. Sebagian lainnya mencoret pagar dan bangunan Gedung DPRD Kota Malang, Jawa Timur.

“Tolak dwi fungsi ABRI. Tolak neo Orde Baru. Tolak RUU TNI,” pekik salah seorang demonstran lewat pengeras suara.

Baca Juga:  USA Akan Blokade Pelabuhan Iran Dampak Perundingan Gagal di Pakistan

Pada pukul 18.40 WIB, petugas keamanan dari Polri dan TNI merangsek ke depan pintu masuk DPRD Kota Malang. Beberapa menit kemudian, polisi merangsek ke massa aksi untuk membubarkan demonstrasi.

Sekitar pukul 19.30 WIB, situasi mulai terkendali. Demonstran mulai meninggalkan lokasi. Tampak, beberapa demonstran juga terluka hingga mendapatkan perawatan medis.

Aksi yang berujung kericuhan ini menuai banyak komentar dari warganet di platform X. “Beberapa waktu lalu, TEMPO diteror kepala babi dan bangkai tikus. Kemudian SUMA UI direpresi, jurnalisnya dipukuli,” ketik Rafi Azzamy @Rafilsafat.

Kemudian akun ini melanjutkan, malam ini (23/03), anggota Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Kota Malang dipukul secara biadab oleh polisi. “Polisi Malang tidak belajar dari Kanjuruhan,” ketiknya.

“Ketika di “x” lagi sibuk bakar jembatan, saat ini kawan-kawan di malang bakar gedung DPRD kota Malang,” ketik BEBEL @pasifisstate.

Baca Juga:  Sebuah Kapal Arab Saudi Tetap Melintasi Laut Merah Meski Mengalami Kerusakan Ringan

Komentar dari @pasifisstate. Ini mendapat balasan dari Budi Berlari @BudiBukanIntel yang menuliskan,

“Damkar Malang terlalu kompeten, datang langsung padam gercep respect Damkar Malang, f**k the police.”

Postingan ini pun mendapat tanggapan@twitta_ran yang menjelaskan jika polisi bisa memadamkan api menggunakan watercanonnya tanpa melibarkan Damkar.

“Silop k**l Damkar sengojo digandeng marakno rakyat iso melok mangkel karo Damkar, padahal asline silop due water canon dewe,” ujarnya.

Sementara akun Day @writingwrio memberikan rambu agar tidak anarkis karena akan menjadi pembelaan polisi melakukan tindakan represi kepada peserta aksi untuk kegiatan ke depan.

“Hindari bakar2 fasilitas ya. berbahaya buat keselamatan kalian. Kalau kalian memulai sikap anarkis, ini jadi alasan aparat menjustifikasi kekerasan di masa depan. Satu aja event anarkis bisa mempengaruhi demo temen2 lainnya di Indonesia. Kendalikan diri!! Jangan kemakan ego!!,” ungkapnya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Mengajukan Destry Damayanti Sebagai Gubernur BI

Akun @dibaghazalba memberikan komentar jika gerakan aksi dari Jawa Timur bisa jadi momentum pergerakan selanjutnya. “Kota tempatku menimba ilmu 13 tahun yang lalu Akhirnya menyala. Besok giliran Surabaya. Lanjut seluruh Jawa Timur. Barometer untuk guncang Jakarta, berawal dari Jawa Timur,” jelasnya.

Postingan seputar Malang 149 komentar pada Minggu 23 Maret 2025 hingga pukul 22.00. Tagar yang digaungkan masih seputar #TolakUUTNI dan #TolakRUUPolri. Kata kunci Malang ini menambah kuatnya tagar Tolak RUU TNI yang sudah disahkan menjadi UU TNI oleh DPR DI. (ndi)

SHARE
Tag :DPR RIMalangprabowoUnjuk Rasa Tolak RUU TNI
Ad imageAd image

Berita Aktual

Peta Selat Hormuz/ Foto: ANTARA
Trump Membantah Akan Mengganti Nama Selat Hormuz dengan Selat Trump
Kamis, 3 September 2026
Emas Antam/ Foto: ANTARA
Harga Emas Antam Naik Rp15 Ribu Menjadi Rp2,639 Juta Per Gram
Kamis, 3 September 2026
Wali Kota London Sadiq Khan / Foto: anadolu
Walikota London Didakwa Bersalah Karena Tidak Membayar Pajak Mobil
Rabu, 2 September 2026
Kelapa/ Foto: Ist
Konsumsi Air Kelapa untuk Menunjang Kesehatan Badan
Rabu, 2 September 2026
Ilustrasi AI/ Foto: vietnam
Diperkirakan Sebanyak 20 Brangkas Berisi Uang Milik Bank Hanyut Banjir di Nepal
Rabu, 2 September 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Beredar Rumor iPhone 18 Pro yang Terdiri Tiga Warna Pilihan

Harga Emas Antam Turun Rp40 Ribu Menjadi Rp2,624 Juta Per Gram

Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 4,3 Terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

Bandara Mauquetia Venezuela Resmi Beroperasi Pasca Rusak Akibat Gempa

Diperkirakan Sebanyak 20 Brangkas Berisi Uang Milik Bank Hanyut Banjir di Nepal

More News

Tokoh politik yang menghibur cenderung diminati oleh publik / Foto : Freepik

Studi Baru Menunjukkan Sikap Menghibur Kunci Keberhasilan Tokoh Politik

Minggu, 27 April 2025
Presiden Prabowo/ Foto: parlement TV

Presiden Prabowo Target Turunkankan Kemiskinandari 6,0 hingga 6,5 Persen

Rabu, 20 Mei 2026
Para kiai sepuh menggelar diskusi bersama di Ponpes Tebuireng, Jombang/ Foto: NU Online

Kiai Sepuh dan Mustasyar PBNU Menggelar Silaturahmi di Pesantren Tebuireng Jombang

Minggu, 7 Desember 2025
Candi Preah Vihear yang diperebutkan Thailand dan Kamboja / Foto : UNESCO

Perang Memperebutkan Kuil Preah Vihear yang Diakui oleh UNESCO

Jumat, 25 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id