Aktual.co.id – Terkadang, apa yang dianggap sebagai sapaan yang ramah justru membuat orang lain merasa tidak nyaman. Apa saja sapaan yang membuat orang merasa tidak nyaman ? berikut ucapan yang bisa membuat orang tidak nyaman yang dirilis oleh geedeting.
Pelukan yang Terlalu Bersemangat
Jangan salah paham, tidak ada yang salah dengan pelukan. Namun, jika pelukan itu tidak terduga atau dilakukan oleh seseorang yang tidak dekat, maka pelukan tersebut bisa berubah menjadi berlebihan.
Menyapa seseorang pertimbangkan apakah pelukan itu pantas untuk situasi tersebut. Sedikit kesadaran untuk memastikan sapaan tidak membuat orang lain merasa tidak nyaman. Karena ada sosial tertentu pelukan bagian yang tidak diperbolehkan.
Sapaan yang Terlalu Personal
Saya ingat saat saya diperkenalkan kepada teman dari seorang teman. Salah satu contoh sapaan yang menyinggung perasaan adalah mengkaitan dengan fisik. Misalnya, “Hai, kamu lebih gendut sekarang!” atau “Badanmu tambah besar saja.”
Tujuan menyapa adalah membuat orang merasa nyaman dan disambut hangat, bukan sebaliknya. Buatlah sapaan ringan dan ramah, terutama saat bertemu kali pertamanya setelah sekian tahun tidak bertatap muka.
Salah Mengucapkan Nama
Hati – hati jika menyapa sementara lupa dengan nama orang tersebut. Jika sampai salah menyebutkan nama maka akan menimbulkan kerentanan perasaan pada orang yang disapa.
Kesalahan penyebutan nama akan membuat seseorang merasa tidak penting karena namanya sudah dilupakan. Jika tidak yakin dengan nama seseorang, lebih baik bertanya lagi daripada menebak-nebak.
Jabat tangan yang Terlalu Lama
Jabat tangan yang berlangsung lama membuat orang lain merasa tidak nyaman. Ini seperti aturan yang tidak terucapkan namun bisa menjadi mengganggu jika menjabat tangan tidak segera selesai. Jabat tanganlah dengan kuat tetapi singkat itu akan membuat kesan yang berbeda.
Tepukan yang Merendahkan
Sapaan tertentu bisa menjadi sebuah nada yang merendahkan tidak diinginkan. Salah satu sapaan yang tidak nyaman adalah tepukan di kepala atau bahu.
Meskipun sebagian orang tampak seperti isyarat kasih sayang, tapi sebagian lain menganggap menggurui. Contohnya menyapa dengan menepuk lengan, mungkin bermaksud kehangatan, namun bisa diterjemahkan merendahkan.
Jadi, hendak menepuk seseorang sebagai bentuk sapaan, berhentilah sejenak dan pertimbangkan bagaimana tanggapan dirinya. Pilih jabat tangan yang sopan atau sapaan lisan yang sederhana.
Ciuman di Pipi
Di beberapa budaya, ciuman di pipi merupakan bentuk sapaan yang umum. Namun, tidak di semua ciuman pipi hal yang diwajarkan.
Hendaknya hindari ciuman pipi terutama dengan yang berlawanan jenis. Sebaiknya menggunakan sapaan yang aman dan tidak terlalu personal. Cukup jabat tangan sambil mengatakan halo dianggap menyapa paling aman dan nyaman.
Salam tos
Tos bisa menjadi cara yang menyenangkan dan bersemangat untuk menyapa teman dan rekan sejawat, terutama dalam suasana santai. Namun, tos tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk setiap situasi.
Tos tidak cocok untuk sapaan yang bersifat formal. Kunci untuk menyapa dengan baik adalah menyesuaikannya situasi orang yang ditemui. Jabat tangan sederhana atau ucapan “halo” yang sopan lebih aman dalam situasi formal.
Sapaan yang Tidak Sopan
Sapaan yang mengolok-olok, meremehkan, atau tidak menghormati ras, agama, jenis kelamin, penampilan, atau aspek pribadi lainnya akan membuat ketersinggungan seseorang.
Bayangkan bertemu orang yang mengomentari berat badan, membuat lelucon tentang etnis atau menggunakan nama panggilan yang tidak sesuai adalah sikap yang membuat merasa tidak nyaman.
Sapaan harus mengandung rasa hormat dan kebaikan terutama saat bertemu kali pertama. Berusahalah untuk membuat orang merasa dihargai dan nyaman. (ndi)
