• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Jika Memasuki Usia 50 Tahun Mulai Memikirkan Perilaku Ini
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Jika Memasuki Usia 50 Tahun Mulai Memikirkan Perilaku Ini

Redaktur III Senin, 26 Mei 2025
Share
3 Min Read
Di usia tua mulai memikirkan kesehatan diri / Foto : freepik
Di usia tua mulai memikirkan kesehatan diri / Foto : freepik

Aktual.co.id  – Jika usia sudah di atas 50 tahun, saatnya memikirkan kebutuhan diri dibanding menyenangkan orang lain.

Ada beberapa perilaku yang mulai dihindari ketika diusia 50 tahun terutama yang mempersulit diri sendiri. Menurut psikolog  Eliza Hartley jika perilaku ini tetap dilakukan, maka akan mengganggu kepribadian di usia tua.

Mengabaikan Intuisi

Intuisi  merupakan alat penuntun yang ampuh tetapi kerap mengabaikan demi logika atau norma sosial. Namun, firasat jarang salah karena intuisi merupakan cara berpikir bawah sadar untuk memberi tahu benar dan salah bagi manusia.

Mulailah mendengarkan intuisi jika ada sesuatu yang terasa tidak benar segera eksekusi ketidakbenaran tersebut. Mempercayai naluri dapat menyelamatkan dari stres yang tidak perlu dan membimbing ke pilihan yang bermanfaat.

Terlalu Berkomitmen

Baca Juga:  Mengenal Gangguan Neurotisme pada Orang Dewasa

Upaya menjadi orang yang membantu dan dapat diandalkan adalah bagian dari komitmen yang berlebihan.  Meskipun terlibat dan berkontribusi itu bagus, namun jika terlalu banyak bisa menyebabkan stres dan kelelahan.

Penting untuk mengevaluasi kapasitas sebelum berkata ‘ya’ pada setiap permintaan. Ingat, kualitas lebih penting daripada kuantitas. Lebih baik berkomitmen pada tugas yang lebih sedikit dan mengerjakannya dengan baik daripada mengerjakan terlalu banyak tugas namun kesulitan mengimbanginya.

Menghindari Kesendirian

Sering kali sendiri dibuat sesuatu yang harus ditakuti atau dihindari. Namun, menghabiskan waktu dengan sendiri dapat membantu memahami kebutuhan, pikiran, dan emosi dengan lebih baik. Hal ini j dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan memecahkan masalah.

Baik itu jalan-jalan santai di taman atau meditasi beberapa menit. Saat-saat menyendiri ini dapat mendatangkan banyak kejelasan dan kedamaian di tengah kesibukan hidup.

Baca Juga:  Sikap yang Bisa Mengobati Rasa Sakit Setelah Dikhianati Orang Terdekat

Menepis Pujian

Seiring berjalannya waktu, perilaku menolak pujian banyak merugikan daripada menguntungkan. Menolak pujian bisa meningkatkan rasa percaya diri.

Ketika usia di atas 50 tahun tetaplah menerima pujian sebagai bentuk penguatan mental dan hasil kerja keras. Maka tersenyumlah dan ucapkan terima kasih. Tidak ada salahnya mengakui pencapaian. Faktanya, hal itu merupakan bagian penting dari pengembangan dan cinta diri.

Hidup dalam Mode Autopilot

Seiring bertambahnya usia, cenderung terjebak dalam rutinitas dan mulai menjalani hidup dengan mode autopilot. Saat sadar, lebih peka terhadap kebutuhan dan perasaan diri.

Diri sendiri dapat mengenali saat terlalu banyak bekerja atau stres, dan segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini. Ingatlah, setiap momen adalah kesempatan untuk menyadari dan berkembang. Jangan biarkan momen-momen itu berlalu begitu saja tanpa sadari.

Baca Juga:  Orang yang Memiliki Kecerdasan dan Empati Tinggi Punya Kebiasaan Ini

Mengabaikan Perawatan Diri

Dalam kesibukan hidup, sering mengesampingkan perawatan diri. Terutama ketika memiliki keluarga yang harus diurus, pekerjaan yang harus diselesaikan, dan segudang tanggung jawab lainnya.

Perawatan diri sangat penting dan menjadi prioritas dalam hidup. Perawatan diri bisa berupa olah raga, bersantai, atau berwisata.

Mengatakan ‘Ya’ untuk Segalanya

Saat menginjak usia lima puluhan, banyak mengatakan “ya” pada setiap permintaan atau tuntutan yang datang. Seolah-olah merasa berkewajiban menyenangkan orang lain. Bahkan mengorbankan kesejahteraan diri sendiri.

Faktanya, kebiasaan ini dapat membuat merasa kewalahan dan tidak puas. Dan jika kita tidak berhati-hati, hal ini bahkan dapat menyebabkan kelelahan. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan mentalMental healthpsikologiPsikologi Kepribadian
Ad imageAd image

Berita Aktual

Jet tempur F-16 berpatroli di Timur Tengah/ Foto: the guardian
AS Melakukan Penyerangan Iran di Tengah Gencatana Senjata yang Rapuh
Sabtu, 27 Juni 2026
Tampilan belakang Samsug Galaxy S26 / Foto: Gizmochina
SAMSUNG Digugat Hak Cipta oleh Perusahaan di Pengadilan Distrik AS
Sabtu, 27 Juni 2026
Joshua SEVENTEEN/ Foto: Allkpop
Joshua SEVENTEEN Menghadiri Upacara Sebagai Duta UNESCO di Paris
Sabtu, 27 Juni 2026
Ilustrasi UMKM/ Foto: Ist
Hari UMKM Internasional untuk Meningkatkan Kewirausahaan dan Inovasi
Sabtu, 27 Juni 2026
Emas Antam/ Foto: pajak
Harga Emas Antam Mengalami Kenaikan Menjadi Rp2,660 Juta Per Gram
Sabtu, 27 Juni 2026

Mental Health

Ayah dan putra-putranya/ foto: freepik

Pekan Ayah untuk Mengenang Perjuangan Ayah Buat Keluarga

Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik

Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat

Ilustrasi bekerja di depan komputer/ Foto: gemini

Kebiasaan yang Bisa Menghancurkan Kesehatan Seseorang

Ilustrasi mengelola keuangan/ Foto: freepik

Kemampuan Mengelola Keuangan untuk Kehidupan Lebih Tenang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Mengenal Hari Ikan Lele yang Menjadi Makanan Favorit Banyak Orang

Tiket Temu Penggemar Ultah NCT Dream Ludes Terjual

Hari Melawan Penyalahgunaan dan Perdagangan Narkoba Meningkatkan Kesadaran di Masyarakat

Gempa Bumi Magnitudo 6,9 Melanda Lepas Pantai Iwate Jepang Timur Laut

Mobil Ford Woody Ditemukan Tim Ekspedisi di Dasar Samudra Pasifik

More News

Butuh tahapan untuk berhenti mencintai seseorang

Banyak yang Terjebak Soal Asmara, Ahli Memberikan Tips Cara Berhenti Mencintai Seseorang

Rabu, 12 Februari 2025
Ilustrasi tidur teratur / Foto : freepik

Studi Menunjukkan Keteraturan Tidur Dapat Melindungi Kesehatan Mental Remaja

Selasa, 17 Juni 2025
Hati - hati dengan pria yang tidak memiliki empati. / Foto : freepik

Hati – hati dengan Pria yang Memiliki Ciri Seperti Ini

Jumat, 14 Maret 2025
Guru salah satu profesi yang penuh dengan tekanan / Foto : Freepik

Pekerjaan atau Profesi yang Dianggap Paling Stres Oleh Psikolog

Selasa, 29 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id