• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Perilaku Orang yang Melarikan Diri dari Masalah Daripada Menghadapinya
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Perilaku Orang yang Melarikan Diri dari Masalah Daripada Menghadapinya

Redaktur III Minggu, 8 Juni 2025
Share
4 Min Read
Ilustrasi lari dari masalah / Foto : blogherald
Ilustrasi lari dari masalah / Foto : blogherald

Aktual.co.id –  Ada perbedaan mencolok antara menghadapi masalah secara langsung dan menjauhinya. Melarikan diri dari masalah adalah tanda ketakutan, cara menghindari konfrontasi yang membuat tidak nyaman.

Namun, menghadapinya secara langsung memerlukan keberanian, ketahanan, dan kemauan untuk bergulat dengan ketidaknyamanan tersebut.

Berikut perilaku melarikan diri dari masalah dari pada menghadapinya berdasarkan analisa psikolog
Lucas Graham.

Hidup di Masa Lalu atau Masa Depan

Hidup di masa lalu atau masa depan adalah perilaku umum di antara yang menghindari masalah. Orang ini terjebak dalam penyesalan masa lalu atau dengan cemas mengantisipasi skenario masa depan.

“Satu-satunya momen yang dapat dipengaruhi adalah masa kini. Jadi, berkutat pada apa yang telah terjadi atau apa yang mungkin terjadi akan membuang energy. Fokuslah pada apa yang sedang terjadi,” kata Lucas.

Tangani masalah saat muncul, daripada menundanya untuk masa depan atau berharap dapat mengubah keputusan masa lalu.

Baca Juga:  Penelitian : Pemimpin Radikal Meningkatkan Loyalitas pada Pendukung

Menghindari Percakapan yang Sulit

Konfrontasi tidaklah mudah karena mengundang ketidaknyamaan serta memunculkan rasa canggung. Orang yang lari dari masalah sering kali menghindari pembicaraan yang sulit.

“Menghindari diskusi yang melibatkan kritik, umpan balik negatif, atau kebenaran yang tidak mengenakkan membuat tidak nyaman orang yang memiliki kepribadian seperti ini,” kata Lucas.

Menurutnya, dengan menghadapi percakapan yang menantang  memberi diri kesempatan untuk mengatasi masalah sebelum masalah tersebut menjadi tidak terkendali.

Menyalahkan Orang Lain

Menyalahkan orang lain adalah cara yang bisa dilakukan orang untuk menghindari masalah. Lebih mudah menyalahkan orang lain daripada melihat ke dalam diri sendiri dan menerima menjadi bagian dari masalah.

“Menyalahkan orang lain bukan saja cara untuk lari dari tanggung jawab, tetapi menghambat pertumbuhan pribadi karena menciptakan penghalang yang menghalangi untuk belajar dari kegagalan dan melangkah maju,” tulis Lucas.

Baca Juga:  Penelitian Menyoroti Kebencian Salah Satu Pendorong Teori Konspirasi

Mengambil tanggung jawab bukan berarti merasa bersalah atau menyalahkan diri sendiri. Ini tentang memahami bahwa memiliki kekuatan untuk membuat pilihan yang lebih baik di masa depan.

Penyangkalan

Penyangkalan merupakan perilaku  bagi yang menghindari masalah. Ini adalah mekanisme pertahanan psikologis saat seseorang menolak untuk mengakui realitas dalam sebuah situasi yang rumit.

“Orang menggunakan penyangkalan sebagai strategi mengatasi masalah untuk menghindari situasi yang menyakitkan atau tidak nyaman,” ungkap Lucas.

Dikatakan bahwa penyangkalan tidak menyelesaikan masalah , ia hanya menunda hal yang tak terelakkan. Maka hadapilah secara langsung dan selesaikan masalah tersebut dengan keberanian dan tekad.

Gangguan

Orang tersebut terus bergerak, asyik dengan tugas dan aktivitas yang tak ada habisnya. Perilaku ini dikenal sebagai pengalihan perhatian, dan merupakan cara untuk menutupi kesalahannya.

Gangguan berarti mengalihkan perhatian ke tugas-tugas yang kurang penting untuk menghindari penyelesaian masalah sebenarnya yang sedang dihadapi.

Baca Juga:  Dampak Hidup Bersama Narsisistik yang Bisa Mengubah Gaya Hidup Seseorang

Daripada membenamkan diri dalam kesibukan, luangkan waktu untuk mengenali mengapa harus menghindari masalah. Memahami akar permasalahannya merupakan langkah awal untuk mengatasinya secara efektif.

Mengabaikan Masalah

Perilaku lain yang umum dilakukan orang-orang yang menghindari masalahnya adalah mengabaikan masalah.

Menurut Lucas, mengabaikan suatu masalah bagaikan menempelkan plester pada luka. Artinya mengatasi masalah hanya sementara, tetapi tidak mempercepat penyembuhan.

Penundaan

Tanda pertama yang menunjukkan seseorang menghindari masalahnya adalah menunda-nunda.

Penundaan adalah seni penghindaran masalah. Ini adalah perilaku kompleks yang melibatkan banyak faktor seperti takut gagal, rasa perfeksionisme, dan harga diri yang rendah.

“Orang yang suka menunda-nunda cenderung mengesampingkan masalahnya dengan alasan akan mengatasinya nanti. Namun tidak akan menyelesaikan masalah justru proble akan terus menumpuk,” ungkapnya. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan kecemasanMental healthpsikologiPsikologi Kepribadian
Ad imageAd image

Berita Aktual

Kapal tanker di Selat Hormuz/ Foto: anadolu
Tanker Minyak Saudi dan Iran Kembali Melintasi Selat Hormuz Pasca Kesepakatan AS-Iran
Jumat, 19 Juni 2026
CEO Apple Tim Cook/ Foto: techcrunch
Tim Cook Mengumumkan Kenaikan Harga Apple yang Tidak Bisa Dihindari
Kamis, 18 Juni 2026
Lego Derpy / Foto: variety
Jelang Ulang Tahun, KPop Demon Hunters Meluncurkan Lego Berisi 825 Keping
Kamis, 18 Juni 2026
Gedung Bank Indonesia./ foto : Ist
BI Rate Naik Pertumbuhan Ekonomi Domestik Masih Terjaga
Kamis, 18 Juni 2026
Moon Ji In dan Kim Ki Ri / Foto: allkpop
Aktris Moon JI Minta Maaf Terkait Postingan Youtube Tes Genetikanya
Kamis, 18 Juni 2026

Mental Health

Ayah dan putra-putranya/ foto: freepik

Pekan Ayah untuk Mengenang Perjuangan Ayah Buat Keluarga

Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik

Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat

Ilustrasi bekerja di depan komputer/ Foto: gemini

Kebiasaan yang Bisa Menghancurkan Kesehatan Seseorang

Ilustrasi mengelola keuangan/ Foto: freepik

Kemampuan Mengelola Keuangan untuk Kehidupan Lebih Tenang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Harga Emas Antam Mengalami Kenaikan Menjadi Rp2,733 Juta Per Gram

Beredar Rumor Iphone 18 Akan Memiliki RAM 12GB

AI Masuk Ruang Redaksi, Pakar Tiga Negara Bahas Dampaknya di CommXperience 2026

Ketua Perusahaan Fujitsu Jepang Mengundurkan Diri Terlibat Kasus Asusila

Starbuck Korea Tutup Sementara Akibat Promosi yang Menyangkut Sejarah

More News

Psikopat tidak memiliki rasa menyesal ketika menyakiti orang lain / Foto : yourtango

Kenali Ciri – Ciri Psikopat yang Tersembunyi

Jumat, 2 Mei 2025
Penggunaan kalimat yang tepat bisa meningkatkan wibawa/ Foto : Freepik

Kata yang Digunakan Orang Agar Terlihat Pintar Padahal Mencari Validasi

Minggu, 16 Maret 2025
Ilustrai orag yang percaya diri / Foto : Freepik

Hal yang Dilakukan Orang Berkualitas Menunjukkan Harga Diri Tanpa Mengatakan Apapun

Rabu, 11 Juni 2025
Ilustrasi depresi / Foto : Freepik

Tanda Tersembunyi Seseorang Mengalami Gangguan Mental Depresi

Senin, 10 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id