• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kecanduan Video Pendek Menunjukkan Perubahan Respons Otak Saat Mengambil Keputusan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Kecanduan Video Pendek Menunjukkan Perubahan Respons Otak Saat Mengambil Keputusan

Redaktur III Rabu, 9 Juli 2025
Share
4 Min Read
Ilustrasi kecanduan melihat video pendek di media sosial / Foto : freepik
Ilustrasi kecanduan melihat video pendek di media sosial / Foto : freepik

Aktual.co.id – Sebuah studi pencitraan otak baru menunjukkan bahwa orang yang melaporkan gejala kecanduan pada platform video pendek, seperti TikTok atau Instagram Reels, kurang sensitif terhadap kerugian finansial dan membuat keputusan yang lebih cepat dan impulsif.

Temuan yang dipublikasikan di NeuroImage ini menunjukkan sensitivitas yang lebih rendah terhadap kerugian ini berkaitan dengan pola aktivasi otak yang berbeda selama pengambilan keputusan. Terutama di area yang terlibat dalam mengevaluasi penghargaan dan memandu perilaku.

Individu dengan perilaku ini seringkali mengutamakan imbalan jangka pendek daripada konsekuensi jangka panjang.

Maraknya platform video berdurasi pendek telah memperkenalkan kategori baru kebiasaan digital yang berpotensi berbahaya.

Aplikasi-aplikasi ini menyediakan aliran konten yang spesifik dan berkelanjutan yang dapat memicu pelepasan dopamin dan mendorong penggunaan berulang.

Kecanduan video berdurasi pendek merupakan ancaman kesehatan masyarakat global—dengan pengguna di Tiongkok menghabiskan rata-rata 151 menit setiap hari, dan 95,5% pengguna internet terlibat.

Baca Juga:  Cara Kuat Menghadapi Orang yang Memiliki Kepribadian Manipulasi

“Konsumsi ‘hadiah instan’ berintensitas tinggi ini tidak hanya mengganggu perhatian, tidur, dan kesehatan mental, tetapi juga meningkatkan risiko depresi,” ujar penulis studi Qiang Wang , seorang profesor psikologi di Universitas Normal Tianjin.

Studi sebelumnya telah menemukan bahwa orang dengan gangguan judi, ketergantungan alkohol, dan kecanduan narkoba menunjukkan penurunan keengganan terhadap kerugian.

Tetapi sedikit yang diketahui tentang bagaimana pola ini dapat muncul pada kecanduan perilaku non-zat, seperti penggunaan video pendek kompulsif.

Untuk mengeksplorasi pertanyaan ini, para peneliti merekrut 36 mahasiswa berusia 18 hingga 24 tahun, yang semuanya menyelesaikan pengukuran kecanduan video pendek yang umum digunakan.

Kuesioner ini menanyakan seberapa sering peserta mengalami keinginan, kesulitan mengendalikan penggunaan, atau konsekuensi negatif dari menonton video pendek secara berlebihan.

Baca Juga:  Penelitian : Penggunaan ChatGPT Dikhawatirkan Menurunkan Kemampuan Berpikir Kritis

Semua peserta juga menjalani pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI) saat melakukan tugas perjudian campuran, yang melibatkan penerimaan atau penolakan perjudian hipotetis yang menawarkan berbagai kombinasi potensi keuntungan dan kerugian moneter.

Para peneliti merancang tugas ini untuk mengukur seberapa sensitif peserta terhadap potensi kerugian dibandingkan dengan keuntungan.

Analisis tersebut mengungkapkan adanya hubungan gejala kecanduan video pendek dan tingkat keengganan terhadap kerugian yang lebih rendah.

Peserta dengan skor lebih tinggi pada skala kecanduan kurang terpengaruh oleh kemungkinan kerugian finansial dan cenderung mengambil risiko.

Individu-individu ini juga menunjukkan akumulasi bukti keputusan yang lebih cepat, menunjukkan kecenderungan membuat keputusan yang lebih cepat dan impulsif.

Hubungan gejala kecanduan dengan berkurangnya sensitivitas terhadap kerugian, dan percepatan pengambilan keputusan ini secara statistic terbukti kuat dan signifikan.

Baca Juga:  Jika Masih Bisa Mengingat Hal Ini, Berarti Memiliki Ingatan Tajam Ketika Masa Pensiun

Meskipun penelitian ini memberikan wawasan baru tentang mekanisme otak yang mungkin mendasari penggunaan video berdurasi pendek secara kompulsif, ada beberapa keterbatasan.

Ukuran sampelnya relatif kecil dan hanya terdiri dari orang dewasa muda yang terdaftar di universitas, sehingga membatasi kemampuan untuk menggeneralisasikan temuan ke kelompok usia atau populasi lain.

Penelitian ini juga mengandalkan tugas perjudian hipotetis, yang mungkin tidak sepenuhnya menangkap dinamika emosional dan sosial yang terlibat dalam konsumsi video berdurasi pendek di dunia nyata.

Penelitian di masa mendatang dapat memperoleh manfaat dari penggabungan tugas yang lebih valid secara ekologis atau menggunakan desain longitudinal untuk melacak bagaimana otak dan perilaku berubah seiring waktu dengan peningkatan penggunaan platform. (ndi/psypost)

SHARE
Tag :Gangguan CemasKecanduan PonselMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Gedung Bank Indonesia./ foto : Ist
Kepemimpinan Gubernur Bank Indonesia Dilakukan Secara Kolektif Kolegial
Senin, 27 Juli 2026
Masyarakat menyelematkan diri dari badai Noul/ Foto: reuters
Topan Noul Memaksa 700 Ribu Orang Mengungsi di Guangdong
Senin, 27 Juli 2026
Perry Warjiyo/ Foto: ANTARA
Mensesneg: Presiden Sudah Menerima Surat Pengunduran Diri Perry Warjiyo
Senin, 27 Juli 2026
emas antam / Foto: Ist
Harga Emas Antam Mengalami Kenaikan Menjadi Rp2.622 Juta Per Gram
Senin, 27 Juli 2026
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti/ Foto: Capture ANTARA
Destry Damayanti Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia
Senin, 27 Juli 2026

Mental Health

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Penggemar Kim Soo Hyun Menyumbangkan Pakaian Anak Tidak Mampu di Korea

Beredar Rumor iPhone Ultra Akan Ditunda Tanggal Perilisannya

ChatGPT Mengalami Down Bagi Pengguna Sebagian Dunia

Febrie Adriansyah Ditahan Selama 20 Hari ke Depan di Rutan KPK

More News

Pola otak tengah diteliti keterkaitan dengan kecemasan maupun sifat agresif./ foto : Freepik

Ilmuwan Mengidentifikasi Pola Otak dengan Gejala Kesehatan Mental

Rabu, 26 Maret 2025
Cemas bisa mengganggu produktifitas / foto : freepik

Seni Mengontrol Pikiran Supaya Tidak Cemas

Selasa, 25 November 2025
Vibe positif dibangun dengan hidup sehat/ foto : freepik

Orang yang Terlihat Lebih Muda Biasanya Melakukan Kebiasaan Ini

Kamis, 3 April 2025

Individu yang Memiliki Kecemasan dan Depresi Cenderung Meremehkan Diri Sendiri.

Senin, 9 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id