Aktual.co.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bali selama dua hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah titik permukiman padat, khususnya di wilayah Denpasar Barat seperti Kawasan Pura Demak, Monang-Maning, Tegal Kerta, hingga Pasar Kumbasari, yang terendam air sejak dini hari hingga Rabu pagi.
Peristiwa banjir ini pun membuat beberapa konten kreator melakukan live di media sosial platform TikTok. Bahkan beberapa akun menunjukkan sebuah kendaraan hanyut diterjang banjir yang memiliki arus yang deras.
Seperti akun @Predik yang merekam detik-detik 2 kendaraan roda empat yang hanyut dibawa arus banjir di sebuah gang di Denpasar. Sementa akun @nusabali memposting dua mobil tersangkut di tembok setelah terbawa arus baniir yang sangat deras.
“Kok bisa mobil naik di tembok,” ujar @sng***
“Drainase tidak pernah diperbaiki, kerja pejabat hanya rapat – rapat tanpa hasil, seremonial dan fashion show,” kata @makan***
“Elingan smeton Bali, dewa indra murka Kita di Bali sudah tidak lgi mnjaga kesakralan bumi Bali,” tulis @
“Sebelumnya Bali pernah banjir separah ini enggak sih? Tiga tahun merantau di Bali, Bali belum pernah banjir, meski diguyur hujan berhari hari,” ketik @laris***
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengungkapkan gelombang ekuatorial Rossby memicu terjadinya cuaca buruk di Bali dalam dua hari terakhir.
“Aktifnya gelombang ekuatorial Rossby di wilayah Bali dan sekitarnya mendukung pertumbuhan awan konvektif penyebab hujan lebat,” kata Ketua Kelompok Kerja Operasional Meteorologi BBMKG Wilayah III Wayan Musteana di Denpasar seperti dikutip ANTARA Rabu (10/9).
Ditambahkan kondisi tersebut juga didukung nilai kelembaban udara tinggi dari lapisan permukaan hingga lapisan 500 milibar (mb).
Menurut BBMKG Wilayah III Denpasar, gelombang ekuatorial Rossby atau Rossby Ekuator adalah gelombang atmosfer yang bergerak ke arah barat di sekitar ekuator.
Apabila gelombang itu aktif, lanjutnya, maka dapat menyebabkan terjadinya peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah yang dilewati.
BBMKG Wilayah III Denpasar juga memperkirakan kondisi tersebut diprediksi terjadi hingga hari ini dan hari berikutnya tren curah hujan diprediksi akan menurun.
Pihaknya juga memperkirakan kondisi musim saat ini di Bali sudah memasuki musim peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.
BBMKG Denpasar mengimbau masyarakat untuk selalu mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang serta selalu membarui kondisi cuaca terkini dari BBMKG Denpasar. (ndi)
