• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Hari Lapisan Ozon untuk Memperingatkan Dampak Menipisnya Terhadap Bumi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Viral

Hari Lapisan Ozon untuk Memperingatkan Dampak Menipisnya Terhadap Bumi

Redaktur III Selasa, 16 September 2025
Share
2 Min Read
Penampakan atmosfer bumi/ Foto: Ist
Penampakan atmosfer bumi/ Foto: Ist

Aktual.co.id – Lapisan ozon adalah bagian stratosfer bumi yang menyerap sebagian besar radiasi ultraviolet Matahari. Lapisan ini mengandung konsentrasi ozon yang lebih tinggi daripada bagian atmosfer lainnya, meskipun dibandingkan dengan gas-gas lain di stratosfer, konsentrasinya relatif kecil.

Lapisan ozon terutama ditemukan di bagian bawah stratosfer, sekitar 16 hingga 38 kilometer di atas permukaan bumi, bervariasi tergantung kondisi geografis dan musim.

Fisikawan Prancis Charles Fabry dan Henri Buisson menemukan lapisan ozon pada tahun 1913. Pengukuran matahari menunjukkan bahwa radiasi yang dilepaskan dari permukaannya ke permukaan bumi biasanya konsisten dengan spektrum benda hitam yang bersuhu sangat tinggi.

Baca Juga:  Meriyati Roeslani Hoegeng Istri Jenderal Hoegeng Wafat Usia 100 Tahun

Tetapi tidak ada radiasi di bawah panjang gelombang sekitar 310 nanometer pada ujung spektrum ultraviolet. Hal ini mendorong ilmuwan menyimpulkan radiasi yang hilang pada ujung spektrum ultraviolet diserap oleh sesuatu di atmosfer.

Berdasarkan kutipan National Today, setelah beberapa uji ilmiah, spektrum radiasi yang hilang tersebut akhirnya dicocokkan dengan hanya satu zat kimia yang diketahui, yaitu ozon.

Sifat-sifat zat kimia ini dieksplorasi secara ekstensif oleh ahli meteorologi Inggris GMB Dobson, yang mengembangkan spektrofotometer sederhana yang digunakan mengukur ozon stratosfer dari permukaan tanah.

Mekanisme fotokimia yang membentuk lapisan ozon ditemukan oleh fisikawan Inggris Sydney Chapman pada tahun 1930.

Baca Juga:  Aura Kasih Posting Sedang Berlibur di Jepang

Ozon di stratosfer bumi terbentuk sebagai hasil dari sinar ultraviolet yang menabrak molekul oksigen biasa dengan dua atom oksigen, sehingga memecahnya menjadi atom-atom oksigen individual, yang kemudian atom oksigen tersebut bergabung dengan oksigen utuh.

Dan setiap tanggal 16 September ditetapkan sebagai Hari Ozon Sedunia. Tanggal ini ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1994 berdasarkan penandatanganan Protokol Montreal tentang Zat-Zat yang Merusak Lapisan Ozon pada tahun 1987.

Kebutuhan untuk mendeklarasikan aksi pelestarian lapisan ozon muncul sebagai akibat dari penipisan lapisan tersebut. Pada tahun 2017 penutupan lubang pada lapisan ozon yang diamati akan berdampak hingga 100 tahun berikutnya. (ndi)

Baca Juga:  Astronomer Klaim Perminaan Maaf dari Andy Byron Adalah Palsu

 

SHARE
Tag :Hari Ozon Dunialapisan ozonsave the world
Ad imageAd image

Berita Aktual

Foto bersama usai kegiatan/dok.aktual.co.id
UPN Veteran Jatim Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan WhatsApp Marketing Berbasis AI di Malang
Rabu, 29 April 2026
Ilustrasi pertobatan/dok.aktual.co.id
Refleksi Sebuah Fenomen: Perlukah Pertobatan Nasional?
Rabu, 29 April 2026
Tangkapan layar google translate/ Foto: engagatged
Google Translate Ulang Tahun ke-20 Dirayakan Penggunaan AI untuk Pengucapan
Rabu, 29 April 2026
Ilustrasi bugar/ Foto: freepik
Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup
Rabu, 29 April 2026
Logo YouTube/ Foto: Techcrunch
YouTube Menggunakan AI untuk Kebutuhan Perjalanan Pengguna Aplikasi
Selasa, 28 April 2026

Mental Health

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup

Ilustrasi terbakar surya/ Foto: freepik

Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn

Ilustrasi minum kopi/ Foto: freepik

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Konsumsi telur 2 minggu sekali mengurangi risiko Alzheimer/ Foto: daily Mail

Konsumsi Telur Dua Kali Seminggu Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Ada Surat dari Kedutaan Besar AS Terkait Kasus Bang Si Hyuk

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Pakar Meminta Meningkatkan Kewaspadaan Megagempa di Jepang

M Qodari Dilantik Sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI

China Blokir Akuisisi Meta Atas Terhadap Pengembang Agen AI Manus

More News

Penampakan tambang nikel di Raja Ampat yang beredar di Medsos / Foto : X

Menteri ESDM Minta Evaluasi Lima Tambang di Raja Ampat

Minggu, 8 Juni 2025
Pratama Arhan dan Azizah Salsha / Foto : net

Isi Gugatan Arhan Terhadap Azizah Tersebar di Media Sosial TikTok

Rabu, 27 Agustus 2025
Lisa Manobal/ Foto: capture Soompi

Beredar di Media Sosial Lisa BLACPINK Mendatangi Klub Malam di Bali

Minggu, 22 Februari 2026
Band Seringai memutuskan hiatus setelah sepeninggalan Ricky Siahaan / Foto : IG

Band Seringai Umumkan Hiatus dari Bermusik

Selasa, 13 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id