Aktual.co.id – Orang yang rutin menggunakan sauna di Swedia utara melaporkan kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan, tingkat energi yang lebih tinggi, dan kebahagiaan yang lebih besar. Penelitian yang dilaporkan oleh Psypost ini juga menjelaskan bahwa sauna secara rutin bisa meredakan tekanan darah tinggi dan sedikit nyeri.
Temuan ini berasal dari studi berbasis populasi baru yang diterbitkan dalam International Journal of Circumpolar Health, yang membandingkan orang-orang yang mandi sauna secara teratur dengan mereka yang tidak.
Sebagian besar temuan didasarkan pada populasi Finlandia, di mana mandi sauna tertanam dalam budaya. Para peneliti ingin memahami apakah penggunaan sauna secara teratur dikaitkan dengan perbedaan yang terukur dalam kesehatan fisik dan mental
Untuk melakukan ini, tim peneliti menggunakan data dari studi MONICA Swedia Utara 2022, survei kesehatan jangka panjang yang dirancang untuk memantau faktor risiko kardiovaskular pada populasi umum.
“Saya telah melakukan banyak penelitian tentang keperawatan di unit gawat darurat dan perawatan intensif, tetapi dalam beberapa tahun terakhir, saya telah mengembangkan minat yang semakin besar terhadap kesehatan dan alam,” kata penulis studi Åsa Engström, profesor dari Universitas Teknologi Luleå.
Sehubungan dengan itu, peneliti membaca manfaat mandi sauna, terhadap kesehatan kardiovaskular. Kemudian berkesempatan memasukkan pertanyaan tentang kebiasaan mandi sauna dalam Studi MONICA Swedia Utara, yang memungkinkan membandingkan berbagai parameter kesehatan antara yang menggunakan sauna dengan yang tidak.
Pada musim semi tahun 2022, sampel acak yang terdiri dari 1.180 orang dewasa berusia 25 hingga 74 tahun dari daerah utara Norrbotten dan Västerbotten diundang untuk berpartisipasi. Dari jumlah tersebut, 971 orang (sekitar 82 persen) menjawab pertanyaan kebiasaan sauna. Peserta yang melaporkan mandi sauna sekali per bulan dikategorikan sebagai “pemandian sauna”, kelompok yang mencakup 66 persen dari sampel.
Survei tersebut mengumpulkan berbagai informasi, termasuk rincian demografi, status kesehatan, kebiasaan gaya hidup, dan kesejahteraan mental. Survei mencakup pertanyaan khusus tentang penggunaan sauna, seperti seberapa sering menggunakan sauna, berapa lama berada di suhu sauna, dan apakah mandi sendiri atau bersama orang lain.
Pertanyaan lain menilai tingkat aktivitas fisik, kebiasaan merokok dan minum, kepuasan tidur, dan pengalaman nyeri, kecemasan, dan depresi peserta. Peserta juga menilai kesehatan umum, tingkat energi, dan kebahagiaan pada skala standar.
Hasilnya menunjukkan perbedaan signifikan antara orang yang rutin menggunakan sauna dan yang tidak. Orang yang mandi sauna umumnya lebih muda, berjenis kelamin laki-laki, dan cenderung aktif secara fisik.
Lebih sedikit merokok, meskipun sering minum alkohol, sebanyak dua hingga tiga kali seminggu. Dilaporkan kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan. Dibandingkan dengan yang tidak mandi sauna, dilaporkan memiliki tekanan darah tinggi dan mengalami sedikit nyeri fisik.
Orang yang mandi sauna melaporkan tingkat kecemasan dan depresi yang lebih rendah, dan energi kebahagiaan lebih tinggi. Hailnya menyatakan kepuasan dengan pola tidur yang pulas. Manfaat ini paling terlihat di antara yang mandi sauna satu hingga empat kali per bulan.
Mandi lebih sering tidak menghasilkan peningkatan tambahan dalam kesehatan mental atau energi, dan skor kebahagiaan lebih rendah yang menggunakan sauna lebih dari empat kali per bulan dibandingkan dengan pengguna sedang. (ndi/psypost)
