• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Pamer Barang Mewah Menunjukkan Topeng dari Orang yang Rapuh
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Pamer Barang Mewah Menunjukkan Topeng dari Orang yang Rapuh

Redaktur III Minggu, 13 April 2025
Share
4 Min Read
Tampilan mewah hanya sekedar topeng menutupi kerapuhannya / Foto : Freepik
Tampilan mewah hanya sekedar topeng menutupi kerapuhannya / Foto : Freepik

Aktual.co.id– Memakai barang mewah oleh sebagian orang dianggap sebagai bentuk symbol kesuksesan. Namun berdasarkan analisan psikolog Minh Tran, menunjukkan barang barang mewah dari ujung rambut sampai kaki, melambangkan kebangkrutan. Berikut ciri orang bangkrut dengan kemewahan barang yang dipakai.

Label Desainer

Orang yang mengenakan label desainer dari ujung kepala hingga ujung kaki, memamerkan logo merek seolah-olah lambang kehormatan.

Pada kenyataannya, obsesi terhadap logo dan label ini berasal dari rasa tidak aman. Ini upaya memproyeksikan citra kekayaan dan kesuksesan tanpa harus memiliki stabilitas keuangan untuk mendukungnya.

Faktanya, banyak orang kaya lebih suka menginvestasikan uangnya dalam filantropi atau aset yang nilainya akan meningkat seiring waktu, daripada menghabiskan barang-barang yang nilainya terus menurun seperti pakaian dan aksesori.

Memakai Mobil Mahal

Bagi orang yang menggunakan mobil mahal untuk keseharian, bisa jadi lambang ketidakamanan pada dirinya. Menurut Minh Tran, orang tersebut butuh pengakuan jika dirinya orang yang berada, padahal rapuh segala-galanya.

Baca Juga:  Penelitian Menyebutkan Adanya Keterkaitan Kepribadian Narsisitik dengan Dukungan Terhadap Perang

Banyak orang kaya justru menggunakan mobil tanpa merek terkenal. Mobil yang dipilih dari model yang simple serta mudah perawatan. Keuangan yang dimilikinya akan dialihkan ke bidang yang lebih produktif menghasilkan investasi baru.

Makan di Restoran Mewah

Menurut sebuah penelitian, rata-rata keluarga Amerika menghabiskan sekitar 3.000 USD per tahun untuk makan di luar. Sebaliknya, para jutawan mengalokasikan kurang dari 1% kekayaannya untuk investasi mendirikan restoran tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa yang sering makan mewah menghabiskan sebagian besar pendapatannya untuk mempertahankan kemewahan daripada mengumpulkan kekayaan.

Memanjakan diri dengan makanan mewah sesekali tidak masalah, namun menggunakan sebagai simbol status mungkin lebih menyulitkan keuangan daripada keuntungan finansial.

Baca Juga:  Penelitian Bahwa Kepribadian Narsistik Cenderung Memiliki Sedikit Anak

Menggunakan Gadget Canggih

Saat ini, mudah terjebak dalam kehebohan gadget terkini. Orang sukses memiliki gadget canggih untuk kebutuhan pekerjaan dan meningkatkan produktivitas. Artinya bukan untuk pamer.

Sementara yang terlilit kesulitan keuangan, kepemilikan gadget hanya sekedar menaikkan citra diri. Ironisnya, fakta sesungguhnya mereka kesulitan ekonomisehingga mengorbankan keuangannya untk foya- foya.

Liburan Mewah

Banyak yang menggunakan media sosial untuk memamerkan kehidupan topengnya. Berlibur ke tempat mewah yang diimpikan banyak orang dengan fasilitas mewah bagi orang yang rapuh hanya untuk pamer belaka.

Perjalanan memang menyenangkan dan terlihat kaya, namun jika piknik tersebut digunakan untuk simbol status dapat menyebabkan stres finansial dan utang dikemudian hari.

Sementara orang kaya sering menyukai pengalaman daripada kemewahan. Kekayaan yang dimiliki akan dipusatkan untuk berinvestasi menawarkan pertumbuhan bisnis daripada berfoya-foya.

Baca Juga:  Cara Orang Cerdas Menghadapi Pertemuan dengan Kerabat yang Beracun

Memakai Perhiasan Mencolok

Meskipun perhiasan dapat menjadi bentuk investasi, namun jika digunakan untuk sehari hari jatuhnya untuk pamer symbol yang menyesatkan.

Fakta, banyak orang kaya memilih perhiasan untuk investasi, bukan ajang pamer digunakan dalam keseharian. Secara sadar orang kaya menilai kehidupan bukan dari karat yang dikenakan, melainkan prestasi dan karakter pribadi.

Tinggal di Lingkungan Mewah.

Tinggal di lingkungan kelas atas dengan halaman rumput yang terawat dan mobil mewah yang diparkir di setiap jalan masuk dapat memberikan ilusi kekayaan. Namun kenyataannya, hal ini menjadi beban finansial daripada simbol kemakmuran.

Membeli rumah di luar kemampuan dapat menyebabkan tekanan finansial. Bagi orang kaya, rumah bukan sekadar simbol status, tetapi investasi. Dengan membeli properti yang mampu akan dijadikan investasi untuk pertumbuhan. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan jiwaMental healthPsikolog
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ilustrasi zakat/ Foto: Ist
Berikut Tata Cara Pembayaran Zakat Fitrah Sebelum Salat Idul Fitri
Minggu, 8 Maret 2026
Titik gempa di Aceh/ Foto: BMKG
Gempa 5,6 Magnitudo Akibat Subduksi Lempang Indo-Australia di Aceh
Minggu, 8 Maret 2026
Pemeriksaan mata / Foto: national hospital
Peringatan Glaukoma untuk Meningkatkan Kesadaran Kondisi Medis Pasien
Minggu, 8 Maret 2026
Sampul resmi "Ruby (The Complete Collection)/ Foto: koreantimes
Jennie BLACKPINK Buka Toko Pop Up untuk Merayakan Ultah Album Ruby
Minggu, 8 Maret 2026
Sundar Pichai / Foto: techcrunch
Paket Gaji Sundar Pichai Bisa Bernilai Rp11 Trilyun
Minggu, 8 Maret 2026

Mental Health

Ilustrasi depresi / Foto : Freepik

Awas Masa Tua Depresi Jika Tidak Melepaskan Hal Ini

ilustasi / Foto: freepik

Berikut Perbedaan Kepribadian Introvert dan Covert Narsisistik Personality Disorder (NPD)

Ilustrasi mendidik anak/ Foto: freepik

Perbedaan Anak Patuh dengan Anak yang Penuh Tantangan Kreativitas

Ilustrasi mendengarkan/ Foto: freepik

Cara Menghadapi Orang Yang Memiliki Sikap yang Menguras Energi Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Awal Mula Hari Perempuan International 8 Maret 2026

Mengenal Kanker Ginjal yang Diderita Vidi Aldiano

Rudal Israel Menghantam Depo Penyimpanan Minyak di Teheran

Awas Masa Tua Depresi Jika Tidak Melepaskan Hal Ini

Jenazah Vidi Aldiano dimakamkan di TPU Tanah Kusir

More News

Proses FGD bersama peserta/dok.istimewa

Angka Persalinan Sesar Meningkat, Dosen Kebidanan FK Unair Cetuskan Birth Plan Berbasis Co-Design

Senin, 22 Desember 2025
Remaja yang pernah mengalami cidera otak cenderung memiliki perilaku psikopat kekerasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Remaja dengan Cidera Otak Menunjukan Sifat Psikopat Lebih Tinggi

Rabu, 16 April 2025
Berpelukan bisa melatih kepekaan mental pada anak / Foto : Freepik

Orang yang Jarang Dipeluk Saat Kecil Membawa Pola Emosi Seperti Ini

Kamis, 10 April 2025
Ilustrasi narsisistik dengan kemewahan / Foto : Freepik

Individu Narsisistik Lebih Rentan Terhadap Lamunan Maladaptive

Kamis, 17 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id