• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Pelecehan Verbal Mengubah Cara Perkembangan Otak Anak Menjadi Pencemas dan Depresi.
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Pelecehan Verbal Mengubah Cara Perkembangan Otak Anak Menjadi Pencemas dan Depresi.

Redaktur III Sabtu, 7 Juni 2025
Share
3 Min Read

Aktual.co.id – Kata-kata kasar  diarahkan pada anak-anak dapat memiliki dampak seumur hidup.

Penelitian menunjukkan bahwa ketika kata-kata secara rutin digunakan oleh orang dewasa untuk mempermalukan atau mengendalikan anak dapat mengubah perkembangan otak. 

Sebuah studi tahun 2023 terhadap lebih dari 20.500 orang dewasa Inggris menemukan bahwa satu dari lima melaporkan telah dilecehkan secara verbal saat masih kecil.

Definisi pelecehan verbal bervariasi, tetapi umumnya ditandai dengan pola perilaku yang berkelanjutan di mana kritik, ancaman, atau penolakan terhadap anak membuat merasa diremehkan, disalahkan, diancam, ketakutan, atau diejek. 

Paparan pelecehan, termasuk pelecehan verbal, menyebabkan peningkatan risiko kecemasan, depresi, upaya bunuh diri dan penggunaan narkoba.

Baca Juga:  Kegiatan yang Perlu Dihindari Bagi Penderita Jantung

Hal ini memiliki dampak pada pembentukan hubungan saling percaya sebagai orang dewasa. Mencegah pelecehan verbal bukan sekadar keharusan moral, melainkan penting untuk perkembangan otak yang sehat dan kesejahteraan seumur hidup.

Dalam penelitian ahli saraf ditemukan bahwa penciptaan trauma awal akibat kekerasan verbal yang diucapkan oleh orang tua ketika anak masih dalam asuhan.

Menurut penelitian bahwa bahasa yang secara konsisten bermusuhan atau merendahkan dapat secara signifikan mengubah cara otak anak memandang dan bereaksi terhadap dunia.

Beberapa sistem otak utama terpengaruh. Misalnya, sistem ancaman yang biasanya membantu tetap aman karena dalam bahaya terus menerus maka akan posisi melawan atau lari.

Baca Juga:  Kebiasaan yang Menunjukkan Seseorang Sulit Dibaca

Pada anak-anak yang sering mengalami pelecehan, termasuk pelecehan verbal, sistem ini menjadi hiperaktif. Bahkan isyarat sosial yang netral seperti ekspresi wajah, atau lelucon atau komentar yang bermaksud baik dapat disalahartikan sebagai ancaman.

Pelecehan verbal juga mempengaruhi anak-anak membentuk hubungan. 

Pelecehan verbal, bersama dengan bentuk penganiayaan masa kecil dapat menumpulkan sistem penghargaan otak. Otak menjadi kurang responsif terhadap pengalaman positif.

Pada masa dewasa, risikonya adalah bahwa siklus berulang dari stres dan pecahnya hubungan interpersonal terbentuk. Hubungan romantis dapat menjadi tidak stabil karena ketakutan yang mendalam akan ditinggalkan atau ditolak.

Baca Juga:  Penelitian Mengungkapkan Ciri Kepribadian Gelap Memiliki Kemampuan Melawan Depresi

Luka-luka awal itu terlipat ke dalam rasa diri, menciptakan lensa abadi yang melaluinya dunia dirasakan. 

Ini bisa menjadi perjuangan untuk mencapai rasa nyaman dalam pikiran seseorang, atau aman dalam pikiran orang lain.

Pelecehan verbal bukanlah bagian yang tak terelakkan dari tumbuh dewasa. Namun pelecehan verbal bisa dicegah sejak usia dini. 

Dengan menghentikan pelecehan verbal lepas anak maka akan meningkatkan kesehatan mental anak bahkan sampai seumur hidup. 

Sehingga masyarakat secara luas bisa mendapatkan nilai manfaatnya ketika anak anak mendapatkan pengasuhan secara benar. (ndi)

SHARE
Tag :anxietydepresiGangguan CemasGangguan DepresiMental healthPsikolog
Ad imageAd image

Berita Aktual

Rismon dan Gibran sesaat setelah saling memaafkan/ Foto : courtesy ANTARA
Rismon Sianipar Mendatangi Gibran Meminta Maaf Soal Ijazah Jokowi
Jumat, 13 Maret 2026
Ilustrasi advocat/ Foto: Freepik
Menjaga Etika Profesi Advokat di Tengah Tantangan Hukum Modern
Jumat, 13 Maret 2026
Yaqut Cholil Qoumas / Foto: Ist
KPK Menduga Yaqut Cholil Qoumas Menerima Uang Percepatan Haji Khusus
Jumat, 13 Maret 2026
ilustrasi depresi dengan ponsel/ Foto: freepik
Berikut Alasan Rindu Sulit Terobat Akibat Luka Dikecewakan
Jumat, 13 Maret 2026
Warga berkumpul di sekitar gedung kantor polisi yang rusak di pusat kota Teheran, Iran/ Foto: aljazeera
Pemimpin Tertinggi Iran Menyerukan Pengkalan Militer AS untuk Ditutup atau Diserang
Jumat, 13 Maret 2026

Mental Health

ilustrasi depresi dengan ponsel/ Foto: freepik

Berikut Alasan Rindu Sulit Terobat Akibat Luka Dikecewakan

Pemimpin narsisitik cenderung menyembunyikan sifat aslinya / Foto : freepik

Berikut Alasan Psikologis NPD Panik Ketika Titik Lemah Tersetuh

Ilustrasi berbuka dengan kurma/ Foto; Ist

Peneliti Sepakat Puasa Baik untuk Kesehatan dan Penurunan Berat Badan

Ilustrasi depresi / Foto : Freepik

Awas Masa Tua Depresi Jika Tidak Melepaskan Hal Ini

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Jisoo BLACKPINK Akan Menerima Penghargaan Madame Figaro Rising Star Award di Cannes

Google Gemini Akan Meluncurkan Prediksi Bencana Banjir Bandang

Pemimpin Tertinggi Iran Menyerukan Pengkalan Militer AS untuk Ditutup atau Diserang

Menjaga Etika Profesi Advokat di Tengah Tantangan Hukum Modern

Harga Emas Antam Turun Rp21 Ribu

More News

Jika Ingin Memiliki Ketangguhan Mental Lakukan Hal Berikut Ini

Minggu, 24 Agustus 2025
Ilustrasi penggunaan gawai oleh anak-anak/ Foto: freepik

Gunakan Batas Waktu Pemakaian Gawai untuk Anak Selama Libur Sekolah

Selasa, 23 Desember 2025
Ilustrasi depresi bisa memicu bunuh diri / Foto: freepik

Bersama Mencegah Bunuh Diri

Rabu, 10 September 2025
Ilustrasi patah hati / Foto : freepik

Putus Cinta Memicu Aktivitas Otak Trauma pada Anak Muda Dewasa

Selasa, 22 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id