• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Alasan Orang Kesulitan Meminta Dukungan Emosional
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Alasan Orang Kesulitan Meminta Dukungan Emosional

Redaktur III Sabtu, 19 April 2025
Share
3 Min Read
Hargai setiap emosi yang dicurahkan seseorang / Foto ; Freepik
Hargai setiap emosi yang dicurahkan seseorang / Foto ; Freepik

Aktual.co.id – Tidak sedikit orang kesulitan meminta dukunga emosional karena pengalaman masa kecil. Banyak yang menganggap kesedihan, menangis adalah bentuk kelemahan. Berikut ciri kepribadian yang kesulitan menerima pengalaman emosi karena masa kecilnya yang dirilis oleh geediting.

Mendapat Kritikan Ketika Menangis

Ketika menangis atau menunjukkan kesedihan keluarga akan mengkritik sebagai orang yang lemah. Akibatnya di masa dewasa menangis adalah sikap yang berisiko.

Akhirnya di masa dewasa lebih kuat menyimpan rahasia serta membangkitkan depresi di dalam dirinya. Cemoohan saat usia anak-anak meninggalkan jejak yang bertahan lama, membuatnya berhati-hati dalam mengungkapkan perasaan.

Harus Menjadi Orang Kuat Dalam Keluarga

Baca Juga:  Hati - Hati Sikap Seseorang yang Menyembunyikan Kekejaman Dibalik Kesopanan

Beberapa anak berperan sebagai pengasuh, menjaga saudara kandung, atau menghadapi tekanan rumah tangga.

Seiring waktu ketika dewasa menginternalisasi keyakinan bahwa membiarkan dirinya menjadi rentan akan mengecewakan orang lain. Meminta dukungan emosional terasa seperti mengkhianati peran yang dimainkan begitu lama.

Setiap “Masalah” Harus Ditangani Secara Internal

Beberapa keluarga memiliki aturan yang tidak tertulis: masalah pribadi harus dirahasiakan, dan tidak boleh membebani orang lain.

Anak-anak yang tumbuh dalam rumah tangga seperti ini belajar kelak di masa dewasa akan merahasiakan masalahnya.

Tidak Pernah Menerima Bantuan Ketika Meminta

Salah satu hal yang menyedihkan adalah mengumpulkan keberanian meminta dukungan tetapi malah diabaikan dan diremehkan.

Baca Juga:  Orang yang Lama Membalas Pesan Singkat Memiliki Kecenderungan Psikologis Seperti Ini

Mungkin orang tua menganggapnya “terlalu sensitif” sehingga mencoba menyimpan rahasia kesedihan di dalam dirinya. Mengubah pola pikir itu butuh waktu, tetapi memahami akarnya bisa memecahkan persoalannya.

Menghubungkan Harga Diri dengan Kemandirian

Banyak orang yang tumbuh dengan mendengar pesan-pesan seperti “Berdirilah dengan kedua kakimu sendiri” atau “Jadilah kuat, jangan bergantung pada siapa pun.”

Pernyataan-pernyataan ini tampak memberdayakan, tetapi menunjukkan membutuhkan bantuan tanda kelemahan.  Jika tidak pernah diajarkan keseimbangan, maka kehidupan akan beralih ke kehidupan yang ekstreme.

Takut Membebani Orang Lain

Beberapa anak terbiasa orang dewasa di sekitarnya berjuang terhadap masalah kesehatan, atau gejolak emosi. Dampak di masa dewasa orang seperti ini melihat semua orang penuh beban, sehingga kesulitan untuk meminta bantuan.

Baca Juga:  Suka Setting Ponsel Model Senyap? BIsa Jadi Memiliki Kepribadian Berikut Ini

Di masa dewasa akan memendam rasa tidak ingin menjadi “beban”. Bahkan jika memiliki teman dan keluarga yang peduli, orang seperti ini berasumsi tidak akan sanggup mengatasinya.

Kesulitan Mengidentifikasi Kebutuhan Diri

Orang tidak yakin dukungan seperti apa yang dibutuhkan. Karena lama terputus dengan emosinya, sehingga kesulitan memaknai dalam diri.

Di sinilah terapi, jurnal, atau percakapan jujur ​​sering kali berperan. Mengidentifikasi kebutuhan adalah keterampilan seperti keterampilan lainnya, dan dapat dipelajari atau ditingkatkan. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan jiwaMental healthPsikolog
Ad imageAd image

Berita Aktual

Salah satu ilustrasi game miliki Sony/ Foto: engagatged
Sony Akan Melakukan Perubahan Multiplatform untuk Game PC dan PS5
Kamis, 5 Maret 2026
Tangkapan layar postigan youtube Isyana Saraswati/ Foto: youtube
Video Teaser Lagu Isyana Mendapat Tanggapan Negatif dari Warganet
Kamis, 5 Maret 2026
Kapal tanker di Selat Hormuz/ Foto: The Guardian
Penutupan Selat Hormuz Bisa Mengancam Ketersediaan Pertanian Pangan Dunia
Kamis, 5 Maret 2026
Tampilan cheez keju/ Foto: national today
Camilan Cheez Keju Akibat Kesalahan Pemanggangan yang Mendatangkan Makanan Enak
Kamis, 5 Maret 2026
Tampilan Mac Book Neo/ Foto: engagatged
MacBook Neo: Laptop Apple Seharga Rp10 Jutaan Sudah Terasa Sangat Hebat.
Kamis, 5 Maret 2026

Mental Health

ilustasi / Foto: freepik

Berikut Perbedaan Kepribadian Introvert dan Covert Narsisistik Personality Disorder (NPD)

Ilustrasi mendidik anak/ Foto: freepik

Perbedaan Anak Patuh dengan Anak yang Penuh Tantangan Kreativitas

Ilustrasi mendengarkan/ Foto: freepik

Cara Menghadapi Orang Yang Memiliki Sikap yang Menguras Energi Mental

Meditasi salah satu cara melepaskan/ Foto: freepik

Seni Melepaskan Salah Satu Cara untuk Menyembuhkan Diri

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Berikut Waktu Gerhana Bulan Merah yang Melintas di Indonesia

Gerhana Bulan Darah Menakjubkan Berlangsung di Beberapa Negara

Panduan Salat Gerhana Bulan yang Terjadi pada 3 Maret 2026

Seni Melepaskan Salah Satu Cara untuk Menyembuhkan Diri

Tiffany Young Menambah Keluarga Byun Yo Han ke Dalam Pertemanan Media Sosial

More News

Empati salah satu trik untuk menadi orang yang dibutuhkan / Foto : Geediting

Trik Halus Dibutuhkan Semua Orang Menurut Psikolog

Kamis, 17 April 2025
Banyak orang menutupi lelah mental dengan lewat kata baik - baik saja/ Foto : Freepik

Ucapan Orang yang Sebenarnya Tidak Bahagia, Menurut Psikologi

Minggu, 30 Maret 2025
Orang yang memiliki sensitifitas identik dengan kecemasan / Foto : freepik

Ciri Orang yang Sensitif Terhadap Lingkungan Sosial

Sabtu, 3 Mei 2025
Ilustrasi penggunaan ponsel / Foto : freepik

Hal yang Dihindari Orang Sukses Ketika Posting di Instagram, Menurut Psikologi

Kamis, 31 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id