• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Larung Sembonyo Legenda Cinta Raden Tumenggung Yudho Negoro dan Putri Gambar Inten
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Travel & Kuliner

Larung Sembonyo Legenda Cinta Raden Tumenggung Yudho Negoro dan Putri Gambar Inten

Redaktur III Minggu, 18 Mei 2025
Share
2 Min Read
Prosesi puncak Larung Sembonyo di Pantai Prigi/ Foto : capture fotografer indonesia
Prosesi puncak Larung Sembonyo di Pantai Prigi/ Foto : capture fotografer indonesia

Aktual.co.id – Di balik tradisi labuh laut larung Sembonyo di Teluk Prigi, Kabupaten Trenggalek menyimpan banyak kisah di dalamnya.

Tradisi ini tersimpan kisah cinta  antara Raden Tumenggung Yudho Negoro dan Putri Gambar Inten. Cerita legenda ini menjelaskan bahwa pernikahan Raden Tumenggung Yudho Negoro dengan  Putri Gambar Inten bukan hanya menyatukan dua sosok dalam ikatan cinta

Pernikahan itu menjadi simbol pembuka kawasan pesisir selatan, termasuk wilayah Teluk Prigi. Pernikahan itu terjadi pada hari Senin Kliwon dalam kalender Jawa.

Sejak saat itu, masyarakat mulai menggelar tradisi labuh laut larung sembonyo sebagai bagian dari janji dan warisan budaya yang harus dijaga.

Baca Juga:  Panduan Salat Gerhana Bulan yang Terjadi pada 3 Maret 2026

Dalam cerita rakyat, Raden Tumenggung Yudho Negoro hanya diizinkan menikahi Putri Gambar Inten dengan syarat bersedia mengadakan ritual labuh laut setiap tahun.

Tak hanya itu, sang putri juga meminta agar tradisi tersebut diramaikan dengan pertunjukan seni seperti jaranan dan langgam tayub.

Kedua elemen budaya ini pun melebur menjadi satu kesatuan dalam prosesi larung sembonyo.

Tradisi labuh laut larung sembonyo dilaksanakan selama 40 hari, dengan puncak perayaan berlangsung pada hari ke-40.

Prosesi puncak biasanya dipusatkan di Teluk Prigi, dan menjadi momen sakral bagi masyarakat pesisir untuk menyampaikan rasa syukur atas hasil laut yang melimpah.

Baca Juga:  Gua Lowo Dinobatkan Goa Terpanjang di Asia Tenggara Sejak Tahun 1985

Selain sebagai wujud penghormatan terhadap leluhur dan cerita masa lampau, larung sembonyo juga menjadi sarana doa dan harapan bagi keselamatan para nelayan saat melaut.

Warga percaya bahwa ritual ini mampu membawa berkah, menjaga keseimbangan alam, dan menjadi pengingat akan pentingnya menjaga harmoni antara manusia dan laut.

Tradisi larung sembonyo bukan hanya warisan budaya, tetapi juga representasi identitas dan sejarah yang mengikat masyarakat pesisir selatan Trenggalek dengan laut dan leluhurnya.

Larung Sembonyo berkembang sejak tahun 1985 yang terlaksana secara ramai dan besar-besaran. Sebelumnya sempat terhenti karena politik tidak mendukung.

Baca Juga:  Dua Taman di Surabaya Resmi Bersertifikat SNI Ruang Bermain Ramah Anak

Tradisi Larung Sembonyo telah menjadi agenda rutin warga Kabupaten Trenggalek yang didukung oleh pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk nguri-uri tradisi budaya.

Upacara Larung Sembonyo disebut dengan berbagai istilah seperti sedekah laut, larung sembonyo, upacara adat sembonyo, mbucal sembonyo, atau bersih laut. (ndi/Wikipedia)

SHARE
Tag :Larung SembonyoPantai PrigiTrenggalekwisataWisata Prigi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ilustrasi aktifitas kargo udara/ foto: gemini
ASPERINDO Minta Pembatalan Tarif Jasper dan SGHA pada Layanan Kargo Udara
Kamis, 11 Juni 2026
Kekeringan/ Foto: freepik
BMKG Memprediksi Puncak Musim Kemarau Juli – September 2026 di Indonesia
Rabu, 10 Juni 2026
ASN baris di depan gedung Pemkot Surabaya/ Foto: Pemkot Surabaya
Pemkot Surabaya Berkomitmen Membayar Gaji ke-13 Kepada ASN
Rabu, 10 Juni 2026
Paraterdakwa penyiraman air keras Andrie Yunus mendengar putusan Mahkamah Militer Jakarta/ Foto: ANTARA
Tersangka Penyiraman Andrie Diputus 2 Orang Dipecat dari TNI dan 2 Tahun Penjara
Rabu, 10 Juni 2026
Orang-orang berkendara melewati mural yang menggambarkan mendiang pemimpin tertinggi, Ayatollah Ruhollah Khomeini, di Teheran/ Foto: The Guardian
Iran Mengatakan Melancarkan Serangan Rudal ke Pangkalan AS di Yordanian
Rabu, 10 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi media sosial/ Foto: freepik

Postingan Media Sosial Bukan Cerminan Diri Mental Seseorang

Ilustrasi tua bahagia/ Foto: freepik

Seni Menikmati Hidup Saat Menjelang Usia Tua

Ilustrasi pertemanan/ Foto: freepik

Lingkungan Pertemanan Menentukan Kualitas Kesehatan Mental

Ilustrasi overthingking / Foto : Freepik

Berikut Langkah Meredam Overthingking yang Mengganggu Pikiran

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Harga BBM RON 92 Naik Rp16 Ribu Bersamaan di Semua SPBU

War Ticket BTS World Tour ‘ARIRANG’ di Jakarta Dibuka 9 Juni 2026

Google Menetapkan Harga AI Berlangganan yang Lebih Terjangkau

Seni Menikmati Hidup Saat Menjelang Usia Tua

Nanik S Deyang Dilantik Presiden Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

More News

Potongan poster Culinary Class Wars 2 / Foto: Soompi

Penyuka Kuliner Siap Menyaksikan Culinary Class Wars 2 di Netflix

Selasa, 18 November 2025
Kaldera Danau Toba / Foto : Indonesia

Asesor UNESCO Kembali Meninjau Danau Toba untuk Penilaian Ulang

Senin, 14 Juli 2025
Dekorasi altar pernikahan / foto : ist

Dibalik Larangan Melangsungkan Pernikahan di Bulan Suro Menurut Tradisi Jawa

Rabu, 25 Juni 2025
Puncak Gunung Rinjani yang menjadi destinasi internasional / Foto : Tripadvisor

Warga Sembalun Ingin Kelola Pintu Pendakian Gunung Rinjani

Kamis, 10 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id