• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Mondar – Mandir saat Sedang Menelepon, Berikut Psikologi Kepribadiannya
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Mondar – Mandir saat Sedang Menelepon, Berikut Psikologi Kepribadiannya

Redaktur III Selasa, 27 Mei 2025
Share
4 Min Read
Menelepon sambil bergerak memiliki kepribadian tertentu / Foto : Freepik
Menelepon sambil bergerak memiliki kepribadian tertentu / Foto : Freepik

Aktual.co.id –Sebagian orang memiliki kebiasaan mondar mandir saat menelepon. Menurut Isabella Case ada beberapa kepribadian yang dimiliki oleh orang yang memiliki kebiasaan mondar mandir ketika bertelepon.

Ada psikologi dibalik fenomena ini. Sebab banyak yang tidak menyadari tentang kebiasaan ini dikaitkan dengan psikologi.

Merangkul Gerakan

Hal terpenting yang perlu dipahami tentang mengatur tempo selama panggilan adalah bahwa hal itu bukanlah kebiasaan buruk. Itu adalah respons alami yang digunakan tubuh mengelola beban kognitif, meningkatkan kreativitas, menangani stres, dan meningkatkan komunikasi.

Jadi, jika mondar-mandir saat menelepon, jangan melawannya adalah gerak alami bagi pemilik tubuh. Menurut psikologi gerakapn itu untuk membantu otak berfungsi dengan baik.

Kekuatan Bahasa Tubuh

Beberapa orang merasa ketika diam, menelepon terasa kurang bersemangat. Namun, saat mulai melangkah, tubuh menjadi lebih terlibat dalam percakapan. Keterlibatan fisik ini tercermin dalam suara, membuatnya lebih dinamis dan ekspresif.

Baca Juga:  Tanda Seseorang Memikul Beban Hidupnya Sendiri, Menurut Psikologi

Pikirkan saat merasa gembira atau bersemangat tentang sesuatu. Gerakan menambah lapisan ekspresi ekstra pada komunikasi, meskipun itu hanya panggilan telepon. Lain kali jika mondar-mandir saat menelepon menunjukkan sikap progresif dari penelepon tersebut.

Gerakan Gangguan

Suatu hari, saat sedang melakukan panggilan yang menegangkan, orang ini mondar-mandir tanpa henti. Menurut orang tersebut, selalu bergerak ketika menelepon menujukkan adanya kecemasan di dalam dirinya.

Fenomena ini dikenal sebagai ‘gangguan’. Berjalan cepat atau melakukan gerakan apa pun akan menghabiskan sumber daya kognitif, sehingga mengurangi ruang yang tersedia untuk berpikir berlebihan atau khawatir. Ini seperti memberi pikiran untuk difokuskan, sehingga mengurangi intensitas

Pemicu Stres.

Berjalan ke sana kemari selama panggilan yang intens, adalah bentuk pikiran alam bawah sadar. Bisa jadi selama menelepon orang tersebut menemukan kenyamanan dalam irama Gerakan.
sebagaian orang mengatakan menelepon dengan bergetak ke sana kemari memberikan kenyamana untuk berbicara serta memudahkan mengingat sesuatu.

Baca Juga:  Kebiasaan Orang Lanjut Usia yang Dapat Membuat Hidup Lebih Baik

Terhubung dengan Ketegangan

Di saat stress, tubuh melepaskan adrenalin, hormon yang mempersiapkan respons “lawan atau lari”. Lonjakan adrenalin ini menghasilkan gerakan fisik, seperti mondar-mandir.

Mengatur kecepatan dapat membantu meredakan lonjakan adrenalin, membuat merasa tidak terlalu cemas dan mampu mengendalikan situasi.

Hubungan dengan Kreativitas

Saat mondar-mandir selama menelepon, tidak hanya membakar energi berlebih atau membuat otak bekerja lebih baik, namun berpotensi meningkatkan kreativitas.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Stanford menemukan bahwa berjalan kaki, bahkan hanya di sekitar kantor atau ruang tamu, dapat meningkatkan hasil kreativitas hingga 60 persen.

Baca Juga:  Mengenal dan Waspada pada Rabies di Hari Rabies Sedunia

Hal ini karena gerakan fisik membuat darah mengalir, yang pada gilirannya membuat otak bekerja secara maksimal.

Kebutuhan untuk Bergerak

Semua pernah mengalami ketika menerima panggilan telepon yang panjang dan tampa sengaja kaki mulai bergerak.

Teori beban kognitif, sebuah konsep yang dikembangkan oleh John Sweller pada tahun 1980-an, menunjukkan bahwa otak memiliki kapasitas beban mental tertentu.

Saat sedang menelepon, terutama yang intens, otak bekerja keras untuk memproses semua informasi. Pemrosesan ini memerlukan energi dan diyakini pengaturan kecepatan dapat membantu meningkatkan sirkulasi oksigen ke otak, meningkatkan kemampuan berpikir dan berkonsentrasi.

Jadi ketika mondar-mandir saat menelepon, menujukkan otak membantu untuk memproses pembicaraan ketika bertelepon. Otak perlu sedikit bergerak agar proses kognitif berjalan lancar dan tajam. (ndi)

SHARE
Tag :kepribadianMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ilustrasi pertambangan minyak/ Foto: anadolu
Harga Emas Melonjak Sementara Harga Minyak Turun Pasca Perdamaian AS dan Iran
Senin, 15 Juni 2026
Kapal tangker di Selat Hormuz/ Foto: Aljazeera
Kesepakatan Perdamaian AS dan Iran Tercapai dengan Pembukaan Selat Hormuz
Senin, 15 Juni 2026
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier beserta Ibu Negara Jerman Elke Büdenbender menuruni tangga pesawat di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta/ Foto: capture ANTARA
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Berkunjung ke Indonesia
Senin, 15 Juni 2026
EJAE/ Foto: Allkpop
EJAE Mendapat Respon Positif Saat Memakai Sepatu Kets di Pembukaan Piala Dunia 2026
Senin, 15 Juni 2026
Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik
Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat
Senin, 15 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik

Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat

Ilustrasi bekerja di depan komputer/ Foto: gemini

Kebiasaan yang Bisa Menghancurkan Kesehatan Seseorang

Ilustrasi mengelola keuangan/ Foto: freepik

Kemampuan Mengelola Keuangan untuk Kehidupan Lebih Tenang

Ilustrasi media sosial/ Foto: freepik

Postingan Media Sosial Bukan Cerminan Diri Mental Seseorang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

DJI Menggugat Insta360 Luna Ultra Karena Memiliki Kemiripan dengan DJI Osmo Pocket 4P

BMKG Memperkirakan Hujan Ringan di Wilayah Indonesia

Hujan Ringan dan Lebat Masih Terjadi Periode 12 sd 18 Juni 2026 di Indonesia

Harga Emas Antam Mengalami Kenaikan Menjadi Rp2,7 Juta Per Gram

AS Klaim Akan Ada Perjanjian Perdamaian dengan Iran dan Pembukaan Selat Hormuz

More News

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup

Rabu, 29 April 2026
Menggulir media sosial bisa menyebabkan gangguan kecemasan / Foto : freepik

Tanda Saatnya Seseorang Mulai Detok dari Media Sosial Menurut Psikologi

Selasa, 1 Juli 2025
Cemas bisa mengganggu produktifitas / foto : freepik

Mengenal Gangguan Neurotisme pada Orang Dewasa

Minggu, 1 Juni 2025
Ilustrasi nyeri pada dada / Foto : freepik

Mengenal Angin Duduk yang Sering Diremehkan Sebagian Orang

Kamis, 28 Agustus 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id