• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Cara Orang Cerdas Emosional Menangani Suasana Hati Orang Lain yang Buruk
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Cara Orang Cerdas Emosional Menangani Suasana Hati Orang Lain yang Buruk

Redaktur III Rabu, 28 Mei 2025
Share
4 Min Read
Mendengarkan salah satu kemampuan seseorang yang memiliki kecerdasan emosi / Foto : Freepik
Mendengarkan salah satu kemampuan seseorang yang memiliki kecerdasan emosi / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Mengendalikan gelombang emosi orang lain bisa jadi tugas yang sulit. Terutama saat suasana hati orang lain sedang buruk. Karena bisa terbawa suasana hati orang tersebut.

Psikolog Isabella Chase memiliki cara untuk menangani situasi buruk ini yang didukung oleh psikologi. Strategi ini bisa menjadikan rambu untuk semua orang ketika berhadapa dengan kerabat atau teman yang sedang dalam suasana hati yang buruk.

Berlatih Kesabaran

Maksud nya adalah suasana hati yang buruk tidak akan langsung hilang kemudian dalam proses kembali menjadi baik.

Jika dipaksakan, justru akan menjadi boomerang terhadap orang tersebut. Artinya suasana akan semakin buruk dan bisa saling menyalahkan.

Dengan kesabaran bisa membantu atau membimbing orang lain untuk berpikir lebih positif ke depannya. Melalui kesabaran, individu yang cerdas emosional memastikan dapat memberikan dukungan yang tepat kepada orang yang mengalami beban emosional.

Mengakui Suasana Hati

Orang yang cerdas emosional tidak menghindari suasana hati yang buruk. Dirinya akan mengakui suasana hati yang buruk tersebut..

Baca Juga:  Berikut Cara Percepatan untuk Adaptasi dengan Kebiasaan Baru

Mengabaikan atau menghindari suasana hati yang buruk tidak akan membuatnya hilang. Malah, sering kali justru memperburuknya.

Dengan mengakui suasana hati yang buruk, orang yang cerdas secara emosional menghindari mengubur emosi dan sebaliknya menciptakan ruang untuk percakapan yang terbuka dan konstruktif .

Menetapkan Batasan

Orang yang memiliki kecerdasan emosional memahami bahwa hadir bagi orang lain, sama pentingnya melindungi kesejahteraan emosional diri sendiri.

Dengan menetapkan batasan yang jelas , individu yang cerdas secara emosional memastikan dapat memberikan dukungan tanpa terseret ke dalam kekacauan emosional.

Saya menemukan bahwa menjadi jelas mengenai batasan-batasan emosional saya sendiri tidak hanya membantu saya menjaga suasana hati saya tetap stabil, tetapi juga membuat saya lebih efektif dalam mendukung orang lain.

Menggunakan Humor Meringankan Suasana Hati

Orang yang cerdas secara emosional memahami kekuatan humor. Dirinya tahu bahwa lelucon yang tepat waktu atau anekdot yang lucu cukup meredakan ketegangan dan meringankan suasana hati.

Baca Juga:  Orang Memonopoli Pembicaraan Memiliki Kepribadian Berikut Ini

Sebuah studi yang dilakukan dari Universitas Kansas menemukan bahwa humor dapat secara signifikan mengurangi stres dan meningkatkan persepsi seseorang terhadap dirinya sendiri dalam situasi sulit.

Menggunakan Pendengaran Secara Empatik

Orang yang memiliki kecerdasan emosional memahami kekuatan mendengarkan secara empatik – benar-benar mendengar dan memahami apa yang dikatakan orang lain tanpa menghakimi atau menyela.

Ini bukan tentang memperbaiki suasana hati orang lain, tetapi menawarkan ruang aman di mana seseorang dapat mengekspresikan perasaannya.

Dengan mempraktikkan mendengarkan secara empatik, orang-orang yang cerdas secara emosional memberikan anugerah kepada orang lain berupa perasaan dilihat dan didengar, yang seringkali cukup membantu seseorang keluar dari suasana hati yang buruk.

Mempertahankan Pandangan Positif

Orang yang cerdas emosional tahu kekuatan dari sikap positif. Sebuah kutipan dari psikolog terkenal Albert Bandura , “Orang-orang yang percaya memiliki kekuatan melakukan sejumlah kontrol atas hidupnya akan lebih sehat, lebih efektif, dan lebih sukses daripada yang kurang yakin pada kemampuannya melakukan perubahan dalam dirinya.”

Baca Juga:  Kepribadian Individu Ketika Tidak Mendapatkan Pengakuan Emosional Sejak Kecil

Dengan mempertahankan pandangan positif, individu yang cerdas secara emosional dapat membantu mengubah lingkungan emosional, memberi ruang bagi interaksi yang lebih baik dan sedikit konflik

Tidak Menganggapnya Hal yang Pribadi

Ketika orang lain sedang dalam suasana hati yang buruk, mudah untuk merasa menuduh orang lain dengan penilaian buruk. Individu yang cerdas secara emosional memahami suasana hati orang lain tidak bergantung dirinya.

Emosi itu seperti gelombang, datang dan pergi. Dan suasana hati seseorang yang buruk dapat berasal dari berbagai sumber yakni stres, kurang tidur, masalah pribadi, dan lain-lain.

Mengenali hal ini adalah kunci untuk menjaga keseimbangan emosional diri. Ini dapat membantu tidak menanggapi segala sesuatu secara pribadi dan hanyut dalam pusaran emosi. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan kepribadiankesehatan jiwaMental healthPsikolog
Ad imageAd image

Berita Aktual

Rismon dan Gibran sesaat setelah saling memaafkan/ Foto : courtesy ANTARA
Rismon Sianipar Mendatangi Gibran Meminta Maaf Soal Ijazah Jokowi
Jumat, 13 Maret 2026
Ilustrasi advocat/ Foto: Freepik
Menjaga Etika Profesi Advokat di Tengah Tantangan Hukum Modern
Jumat, 13 Maret 2026
Yaqut Cholil Qoumas / Foto: Ist
KPK Menduga Yaqut Cholil Qoumas Menerima Uang Percepatan Haji Khusus
Jumat, 13 Maret 2026
ilustrasi depresi dengan ponsel/ Foto: freepik
Berikut Alasan Rindu Sulit Terobat Akibat Luka Dikecewakan
Jumat, 13 Maret 2026
Warga berkumpul di sekitar gedung kantor polisi yang rusak di pusat kota Teheran, Iran/ Foto: aljazeera
Pemimpin Tertinggi Iran Menyerukan Pengkalan Militer AS untuk Ditutup atau Diserang
Jumat, 13 Maret 2026

Mental Health

ilustrasi depresi dengan ponsel/ Foto: freepik

Berikut Alasan Rindu Sulit Terobat Akibat Luka Dikecewakan

Pemimpin narsisitik cenderung menyembunyikan sifat aslinya / Foto : freepik

Berikut Alasan Psikologis NPD Panik Ketika Titik Lemah Tersetuh

Ilustrasi berbuka dengan kurma/ Foto; Ist

Peneliti Sepakat Puasa Baik untuk Kesehatan dan Penurunan Berat Badan

Ilustrasi depresi / Foto : Freepik

Awas Masa Tua Depresi Jika Tidak Melepaskan Hal Ini

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Jisoo BLACKPINK Akan Menerima Penghargaan Madame Figaro Rising Star Award di Cannes

Google Gemini Akan Meluncurkan Prediksi Bencana Banjir Bandang

Pemimpin Tertinggi Iran Menyerukan Pengkalan Militer AS untuk Ditutup atau Diserang

Menjaga Etika Profesi Advokat di Tengah Tantangan Hukum Modern

Harga Emas Antam Turun Rp21 Ribu

More News

Di usia tua mulai memikirkan kesehatan diri / Foto : freepik

Jika Memasuki Usia 50 Tahun Mulai Memikirkan Perilaku Ini

Senin, 26 Mei 2025
Membuka kulkas dianggap bisa meredakan ketegangan / Foto : geedeting

Perilaku Orang yang Membuka Kulkas Tanpa Mengeluarkan Apa pun Memiliki Kepribadian Berikut Ini

Jumat, 16 Mei 2025
Penelitian otak memancarkan cahaya redup / Foto : psypost

Studi : Otak Manusia Memancarkan Sinyal Cahaya yang Redup

Sabtu, 26 Juli 2025
Ilustrasi situasi sulit./ Foto : Freepik

Situasi dalam Hidup yang Bisa Membuka Sifat Asli Seseorang Terungkap

Selasa, 21 Oktober 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id