• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Festival Peh Cun Digelar oleh Seluruh Keturunan Tionghoa di Dunia
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Travel & Kuliner

Festival Peh Cun Digelar oleh Seluruh Keturunan Tionghoa di Dunia

Redaktur III Minggu, 1 Juni 2025
Share
4 Min Read
Festival Perahu Peh Cun di Cina / Foto : capture ANTARA
Festival Perahu Peh Cun di Cina / Foto : capture ANTARA

Aktual.co.id – Di Indonesia festival perahu ini lebih dikenal dengan sebutan Festival Peh Cun. Adalah salah satu festival penting dalam kebudayaan dan sejarah Tiongkok. Peh Cun berasal dari dialek Hokkian untuk kata Pachuan.  Bahasa Indonesia: mendayung perahu.

Festival ini dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 5 bulan 5 penanggalan Imlek dan telah berumur lebih 2300 tahun dihitung dari masa akhir Dinasti Zhou.

Perayaan festival ini biasanya diramaikan dengan makan bakcang dan perlombaan dayung perahu naga. Karena dirayakan secara luas, maka bentuk kegiatan juga berbeda di satu daerah dengan daerah lainnya.

Dari catatan sejarah dan cerita turun temurun dalam masyarakat Tiongkok, asal usul festival ini dapat dirangkum menjadi 2 kisah:

Pertama peringatan atas Qu Yuan. Peringatan Qu Yuan adalah seorang menteri setia di Negara Chu pada masa Negara-Negara Berperang. Qu Yuan a seorang pejabat yang berbakat dan setia pada negaranya.

Baca Juga:  Pendaki Langgar Aturan di Gunung Gede-Pangrango Bakal di-"Blacklist"

Dirinya banyak memberikan ide untuk memajukan Negara Chu, bersatu dengan negara Qi dan memerangi negara Qin.

Sayang Qu Yuan dikritik oleh keluarga raja yang tidak senang padanya. Akhirnya Qu Yuan diusir dari Ibukota Negara Chu. Qu Yuan yang sedih dan cemas akan masa depan Negara Chu kemudian bunuh diri dengan melompat ke sungai Miluo. Ini tercatat dalam buku sejarah Shi Ji.

Qu Yuan melompat ke sungai pada tanggal 5 bulan 5. Rakyat kemudian merasa sedih kemudian mencari-cari jenazah sang menteri di sungai tersebut. Warga melemparkan nasi dan makanan ke dalam sungai dengan maksud agar ikan dan udang dalam sungai tersebut tidak mengganggu jenazah sang menteri.

Untuk menghindari makanan tersebut dari naga dalam sungai tersebut maka mereka membungkusnya dengan daun-daunan yang dikenal sebagai bakcang sekarang.

Baca Juga:  Hamburger Hindangan yang Dianggap Rendahan yang Kini Populer Makanan Cepat Saji

Para nelayan yang mencari-cari jenazah sang menteri dengan berperahu akhirnya menjadi cikal bakal dari perlombaan perahu naga setiap tahunnya.

Perayaan kedua, sejenis Duan Wu Jie, juga telah dirayakan oleh Suku Yue di Tiongkok Selatan pada masa Dinasti Qin dan Dinasti Han. Perayaan tersebut bentuk peringatan dan penghormatan kepada nenek moyangnya.

Setelah melebur secara budaya dengan suku Han, perayaan ini berkembang menjadi perayaan Duan Wu Jie yang sekarang kita kenal.

Tradisi perlombaan perahu naga ini ada sejak masa negara-Negara Berperang. Perlombaan ini masih ada sampai sekarang dan diselenggarakan setiap tahun di Tiongkok, Hong Kong, Taiwan maupun di Amerika Serikat.

Bahkan ada perlombaan berskala internasional yang dihadiri oleh peserta dari manca negara, kebanyakan berasal dari Eropa ataupun Amerika Utara. Perahu naga ini biasanya didayung secara beregu sesuai panjang perahu tersebut.

Baca Juga:  China Blokir Akuisisi Meta Atas Terhadap Pengembang Agen AI Manus

Sementara tradisi makan bakcang secara resmi dijadikan salah satu kegiatan dalam festival Duan Wu Jie sejak Dinasti Jin. Walaupun bakcang telah populer di Tiongkok, namun belum menjadi makanan simbol festival Duan Wu Jie.

Bentuk bakcang sebenarnya juga bermacam-macam dan yang sekarang hanya salah satu dari bentuk dan jenis bakcang tadi. Di Taiwan, pada masa Dinasti Ming, bentuk bakcang yang dibawa oleh pendatang dari Fujian adalah bulat gepeng, agak lain dengan bentuk prisma segitiga yang dilihat sekarang.

Isi bakcang juga bermacam-macam dan bukan hanya daging. Ada yang isinya sayur-sayuran, ada pula yang dibuat kecil-kecil namun tanpa isi yang kemudian dimakan bersama srikaya atau gula manis. (ndi)

SHARE
Tag :ChinaFestival PerahuPeh CunTionghoa
Ad imageAd image

Berita Aktual

Kue Waffle/ Foto: national today
Peringatan Menikmati Wafel yang Memiliki Banyak Cita Rasa
Senin, 29 Juni 2026
Emas Antam/ Foto: pajak
Harga Emas Antam Mengalami Penurunan Menjadi Rp2,645 Juta Per Gram
Senin, 29 Juni 2026
Ilustrasi keluarga/ Foto: freepik
Hari Keluarga Nasional Mengenang Para Pejuang Berkumpul Bersama Keluarga
Senin, 29 Juni 2026
Aksi kerusuhan di depan Gedung Grahadi Surabaya/ Foto: Jawa Pos
Polisi Menetapkan Empat Tersangka Dibalik Kerusuhan Unjuk Rasa di Gedung Grahadi Surabaya
Senin, 29 Juni 2026
Ilustrasi kontrol terhadap orang lain
Berikut Alasan Pemilik Kepribadian Narisistik Membatalkan Rencana Mendadak
Senin, 29 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi kontrol terhadap orang lain

Berikut Alasan Pemilik Kepribadian Narisistik Membatalkan Rencana Mendadak

Narsisistik kagum terhadap dirinya sendiri / Foto : freepik

Peneliti: Narisistik Grandios Cenderung Melebih-lebihkan Kemampuan Sendiri

Ayah dan putra-putranya/ foto: freepik

Pekan Ayah untuk Mengenang Perjuangan Ayah Buat Keluarga

Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik

Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Saham Teknologi Asia Anjlok Setelah Kenaikan Harga Produk Apple

Hari UMKM Internasional untuk Meningkatkan Kewirausahaan dan Inovasi

SAMSUNG Digugat Hak Cipta oleh Perusahaan di Pengadilan Distrik AS

Harga Emas Antam Mengalami Kenaikan Menjadi Rp2,660 Juta Per Gram

Joshua SEVENTEEN Menghadiri Upacara Sebagai Duta UNESCO di Paris

More News

Kepulauan Seribu jadi destinasi utama warga saat berlibur / Foto ; kepulauan seribu

Wisatawan Kunjungi Kepulauan Seribu di Libur Panjang

Selasa, 13 Mei 2025
Aktifitas porter profesional / Foto :capture porter gunung profesional

Pasca Viralnya Agam Rinjani, Banyak yang Penasaran Tugas Porter Gunung

Sabtu, 28 Juni 2025
KA Purwojaya yang anjlok/ Foto: Daop 1

Rangkaian KA Purwojaya Berhasil di Evakuasi Namun 9 KA Masih Batal Diberangkatkan

Minggu, 26 Oktober 2025
Tampilan roti panggang keju / Foto: Ist

Lezatnya Roti Panggang Keju di Sajikan Pertengahan Bulan September

Senin, 15 September 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id