• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Ali Yusa : Perpeloncoan pada MPLS Diredam Lewat Peran Aktif Guru.
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Ali Yusa : Perpeloncoan pada MPLS Diredam Lewat Peran Aktif Guru.

Redaktur III Senin, 14 Juli 2025
Share
4 Min Read
Siswa jenjang SMA/SMK/SLB saat mengampanyekan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ramah dengan komitmen anti judi online (daring), pinjaman online, dan perundungan saat pembukaan MPLS di SMA 1 Hang Tuah Surabaya, Jatim / courtesy ANTARA
Siswa jenjang SMA/SMK/SLB saat mengampanyekan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ramah dengan komitmen anti judi online (daring), pinjaman online, dan perundungan saat pembukaan MPLS di SMA 1 Hang Tuah Surabaya, Jatim / courtesy ANTARA

Aktual.co.id – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang saat ini digelar hukumnya wajib diikuti oleh seluruh siswa baru di semua jenjang.

Hal tersebut disampaikan oleh Ali Yusa, anggota Dewan Pendidikan Diknas Provinsi Jawa Timur, ketika menanggapi pertanyaan disampaikan dari aktual.co.id.

“Dasar MPLS tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 18 Tahun 2016,” ungkapnya.

Dalam peraturan tersebut disebutkan bahwa MPLS bertujuan mengenalkan siswa pada lingkungan sekolah baru, nilai-nilai positif pendidikan, menumbuhkan rasa aman dan nyaman ketika proses transisi dari satu jenjang ke jenjang berikutnya (Kemendikbud, 2016).

“MPLS bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bagian penting dari proses pembentukan karakter dan adaptasi siswa terhadap sistem pembelajaran yang berbeda dari sebelumnya,” ujar Ali Yusa.

Agenda MPLS idealnya mencerminkan pendekatan edukatif, kreatif, dan menyenangkan. Dikatakan jika kegiatan yang disarankan mencakup pengenalan tata tertib sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, sesi motivasi belajar, penguatan nilai-nilai Pancasila, kebhinekaan, pengenalan program literasi dan digitalisasi.

Baca Juga:  Trump Tandatangani RUU Belanja untuk Akhiri ‘Shutdown’ di AS
Ali Yusa / Foto : courtesy RRI
Ali Yusa / Foto : courtesy RRI

“Kegiatan fisik seperti senam bersama, permainan edukatif, atau kegiatan kelas inspiratif juga dapat menjadi pengisi MPLS sekaligus membangun solidaritas antarsiswa,” ungkapnya.

Namun masih ada persepsi di masyarakat masyarakat MPLS praktik pelonco atau perploncoan antara senior terhadap junior yang bersifat memberi tekanan psikologis, atau kekerasan fisik terselubung.

Menurut Ali Yusa, praktik semacam ini dilarang keras oleh regulasi, tetapi juga bertentangan dengan semangat pendidikan inklusif dan humanis.

Oleh karena itu, penting bagi sekolah menyusun agenda MPLS secara terbuka, transparan, dan berbasis nilai, serta melibatkan orang tua sebagai pihak yang ikut mengawasi jalannya kegiatan seperti tertuang dalam Permendikbud No. 18 Tahun 2016 Pasal 4–5.

Baca Juga:  Anak Berkebutuhan Khusus Meninggal dalam Peristiwa Kebakaran di Kota Bandung

“Untuk mencegah MPLS bergeser ke arah peloncoan, pengawasan dan pendampingan guru menjadi sangat vital,” katanya. Guru tidak hanya berperan sebagai pelaksana teknis, tetapi juga fasilitator, pembina karakter, dan pengawas nilai-nilai yang ditanamkan selama masa pengenalan.

Di jenjang SMP dan SMA, masa remaja awal merupakan tahap perkembangan yang rentan terhadap tekanan sosial dan identitas kelompok.

Dalam hal ini, kehadiran guru dapat menjadi penyeimbang dan pengarah agar kegiatan tetap edukatif dan suportif, bukan ajang dominasi kelompok tertentu.

Lebih jauh lagi, melibatkan korlas, komite sekolah dan guru dalam perencanaan hingga pelaksanaan MPLS akan memperkuat nilai edukatif dari kegiatan tersebut.

Baca Juga:  BMKG Mengeluarkan Peringatan Dini Terkait Perubahan Cuaca Ekstrim

Guru dapat menyisipkan muatan lokal, pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, serta keterampilan belajar abad ke-21 ke dalam kegiatan. Misalnya, sesi pengenalan digital safety, komunikasi asertif, atau pengelolaan emosi remaja bisa menjadi bagian dari agenda MPLS yang aplikatif dan berdampak jangka panjang.

“Di beberapa sekolah rujukan, kegiatan MPLS bahkan dikaitkan dengan projek penguatan profil pelajar Pancasila, menjadikannya relevan dan selaras dengan kurikulum nasional yang baru,” tambah Ali Yusa.

Kekhawatiran terhadap pelonco dapat diredam dengan peran aktif guru sebagai pengarah, pelindung, dan pendidik selama kegiatan berlangsung.

Serta melibatkan orang tua  yang diwakili oleh korlas dan komite sekolah. Dengan demikian, MPLS menjadi jembatan positif menuju proses belajar yang sehat, inklusif, dan berorientasi masa depan menuju sekolah Pancasila. (ndi)

SHARE
Tag :Masuk SekolahMPLS
Ad imageAd image

Berita Aktual

Praka Rico Pramudia / Foto: capture ANTARA
Perwakilan Indonesia Sedang Mengurus Proses Pemulangan Jenazah Praka Rico
Sabtu, 25 April 2026
Mendiang Michael Jackson/ Foto: variety
Keluarga Michael Jakson Kembali Digugat Masalah Pelecehan Asusila
Sabtu, 25 April 2026
Park Bo-young dan Kim Hee-won/ Foto: chosun
Park Bo-young Menyangkal Kencan dengan Kim Hee-won di Dialog Podcast
Sabtu, 25 April 2026
Gedung KPK / Foto : Ist
KPK: Masuk Anggota Parpol Bisa Menjadi Sumber Terciptanya Korupsi
Sabtu, 25 April 2026
GT Watch 5 Pro / foto: ooq
GT Watch 5 Pro dan GT Buds 5 Hadir dengan Harga Lebih Rendah
Sabtu, 25 April 2026

Mental Health

Ilustrasi banyak drama di kantor/ Foto: freepik

Berikut Tanda Seseorang Berada di Lingkungan Racun

Ilustrasi panik/Foto: freepik

Watak Asli Seseorang Akan Muncul Saat Mengalami Seperti Ini

Ilustrasi/ Foto: freepik

Cara Kendalikan Diri Ketika Menghadapi Situasi Penuh Emosi

Ilustrasi penyakit Chagas/ Foto: national today

Mengenal Penyakit Chagas yang Diperingati 14 April untuk Menekan Penyebaran

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gerhana Matahari Total Terjadi 12 Agustus 2026 Dapat Dilihat di Belahan Eropa

Keponakan Michael Jackson Mengejek Media Melalui Platform X

RM BTS Tertangkap Kamera Saat Merokok di Zona Larangan Rokok

Mayat di Bawah Jembatan Cangar Diketahui Pria Asal Lumajang

Desas Desus iPhone 18 Menggunakan Material OLED M12+ Milik Samsung

More News

Gedung BRIN / foto : istimewa

Efisensi Anggaran Disorot oleh Netizen

Jumat, 7 Februari 2025
BPKN wawancara carat di Lotte Mall, Jakarta Selatam / foto : X

BPKN Turun ke Acara SEVENTEEN RIGHT HERE, Carat : Woow BPKN Turun Langsung.

Jumat, 7 Februari 2025
Ilustrasi guru mengajar / Foto : capture ANTARA

Berikut Pendaftaran UKPPPG Bagi Guru yang Ingin Mendapatkan Sertifikasi

Kamis, 4 Desember 2025
Sapi kurban milik Presiden Prabowo mendadak mati / Foto : Ist

Sapi Kurban Prabowo Mendadak Mati. Publik Memposting Tentang Keracunan MBG

Kamis, 15 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id