• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kebiasaan yang Menjebak Seseorang pada Kelelahan Mental
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Kebiasaan yang Menjebak Seseorang pada Kelelahan Mental

Redaktur III Selasa, 11 Maret 2025
Share
2 Min Read
Tidak memberikan batasan bisa memicu kelelahan mental. / Foto : Freepik
Tidak memberikan batasan bisa memicu kelelahan mental. / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Jika merasa terlambat, kewalahan, atau kelelahan, inilah saatnya mencermati kebiasaan harian. Psikolog Alex Navaro memberikan kebiasan yang bisa menjebak seseorang pada kelelahan mental psikologi.

Mengabaikan Rutinitas Pagi

Sama seperti emosi yang tidak dapat diprediksi, pagi hari juga bisa menjadi hal yang sama jika tidak dikelola dengan baik.  Tetapkan rutinitas pagi untuk mempersiapkan diri meraih kesuksesan.

Terjebak Gangguan Digital

Terjebak aktifitas digital bisa menyebabkan seseorang menjadi tidak produktif serta kelelahan mental. Tetapkan batasan waktu untuk cek email dan akun media sosial lainnya. Di luar waktu tersebut gunakan aktfitas yang lebih produktif.

Baca Juga:  Tipe Pria yang Tidak Disukai Wanita Berkualitas

Menjadi Multitasking

Multitasking sebenarnya tidak menghemat waktu malah sebaliknya. Mengerjakan banyak tugas sekaligus demi efisiensi bukan pilihan tepat. Cobalah fokus pada satu tugas sebelum beralih ke tugas berikutnya.

Mengabaikan Pendelegasian

Menerima terlalu banyak pekerjaan dapat menyebabkan kelelahan dan stress. Belajarlah mendelegasikan tugas pekerjaan sehingga mudah mengatur waktu untuk tugas lain.

Gagal Menentukan Prioritas

Cobalah menentukan prioritas tugas. Ini adalah perubahan kecil yang dapat berdampak besar pada cara mengatur waktu.

Melewatkan Waktu Istirahat

Jika terus bekerja keras tanpa istirahat dapat memicu kelelahan psikologis. Luangkan waktu beberapa menit setiap jam untuk melakukan peregangan, berjalan-jalan, atau sekadar bersantai.

Baca Juga:  Orang Bersikap Baik Hanya untuk Mendapatkan Sesuatu, Biasanya Menunjukkan Perilaku Seperti Ini

Menunda Tugas yang Sulit

Penundaan adalah pemborosan waktu yang bisa menciptakan kecemasan. Ucapkan selamat tinggal pada penundaan dan sambut rutinitas yang lebih sederhana dan produktif.

Tidak Menetapkan Batasan

Berdirilah teguh, lindungi waktu dan energy dengan menetapkan batasan yang jelas dalam semua aspek kehidupan. Penetapan batasan ini dapat memperbaiki gaya hidup yang lebih seimbang dan tidak menegangkan. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan mentalMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Emas Antam/ Foto: pajak
Harga Emas Antam Nak Menjadi Rp2,614 Juta Per Gram
Sabtu, 18 Juli 2026
Tangkapan layar Permainan Roblox/ foto: Ist
Roblox Mengumumkan Sebuah Fitur Baru Bernama Bulid Berdasarkan AI
Sabtu, 18 Juli 2026
Nelson Mandela/ Foto: capture KOMPAS
Hari Nelson Mandela untuk Mengenang Pejuang Hak Asasi Manusia
Sabtu, 18 Juli 2026
Harga bensin di sebuah SPBU di Chicago, Illinois / Foto: aljazeera
Harga Minyak Global Kembali Naik Dampak Konflik AS dan Iran
Jumat, 17 Juli 2026
Hotman Paris Hutapea/ Foto: Jawa Pos
Hotman Paris Hutapea Resmi Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Jumat, 17 Juli 2026

Mental Health

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ilustrasi depresi/ Foto: freepik

Peristiwa Negatif Memicu Gejala Depresi pada Remaja Putri dan Putra.

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Yordania Berhasil Mencegat 8 Rudal Milik Iran Tanpa Korban Jiwa

Kung Fu Soccer Karya Stephen Chow Meraup Keuntungan Rp1,2 Triliun Perdana Penayangan

Harga Emas Antam Mengalami Penurunan Rp2.606 Juta Per Gram

BYD Menantang Merek Premium Eropa dengan Performa Lebih Tinggi

Aktor Bae Na Ra dan Han Jae Ah Akan Segera Menikah

More News

Menunjukkan ketertarikan bagian magnetik untuk berkenalan dengan orang/ Foto : Freepik

Trik Psikologis Menjadi Magnetis Ketika Bertemu Orang Baru

Sabtu, 22 Maret 2025
Kelelahan mental bisa menyebabkan depresi / Foto : freepik

Sikap yang Membuat Wanita Lelah Secara Emosional Saat Berada di Sekitarnya

Kamis, 29 Mei 2025
Ilustrasi/ Foto: freepik

Memaafkan Langkah Menyehatkan Mental Seutuhnya

Senin, 16 Maret 2026
Aktual.co.id – Gatal tidak melulu karena digigit serangga atau alergi, namun rasa gatal di kulit bisa diakibatkan stress, depresi dan kecemasan. Gatal akibat depresi, stress dan kecemasan ini disebut Dermatitis, yakni peradangan atau iritasi di kulit yang umumnya ditandai dengan kulit gatal, kering, dan kemerahan. Umumnya, menurut data yang dihimpun, gatal dermatitis ini dialami oleh orang yang memiliki kecenderungan stress, cemas, dan depresi. Menurut kutipan alodokter, dermatitis bisa karena alergi, faktor genetik, system kekebalan tubuh, kurang tidur, atau mengalami depresi, gangguan cemas, maupun asma. Gejala pada umumnya adalah gatal, ruam dikulit, bersisik, ruam kemerahan, yang lokasinya bisa di berbagai titik di dalam tubuh, mulai kaki, tangan, ketiak bahkan sebagian kulit kepala. Pengobatan dermatitis disesuaikan dengan gejala yang dialami pasien. Sebagai contoh, dermatitis kontak akibat alergi akan hilang dengan sendirinya jika paparan alergen atau iritan penyebabnya dihilangkan. Oleh karena itu, pasien dianjurkan menghindari kontak dengan alergen dan zat iritan. Selain menghindari kontak dengan alergen dan zat iritan, pasien bisa menggunakan krim atau salep pelembap yang mengandung emolien. Pelembap ini bisa digunakan setelah mencuci tangan, mandi, atau saat kulit kering. Sementara untuk pencegahannya antara lain : -. Tidak mandi menggunakan air yang terlalu panas -. Menggunakan sabun dan sampo yang lembut atau khusus untuk kulit sensitif -. Mengoleskan pelembap dan tabir surya dengan rutin -. Menggunakan sarung tangan ketika mencuci jika mengalami iritasi terhadap deterjen atau sabun cuci -. Berolahraga rutin dan menerapkan pola makan sehat untuk memperbaiki sistem imun -. Berobat dan kontrol secara rutin ke dokter jika menderita asma atau penyakit terkait alergi lainnya Jika ada gejala yang semakin berat segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang lebih baik. (ndi)

Dermatitis, Gatal Akibat Tekanan Depresi dan Kecemasan

Rabu, 20 Agustus 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id