Aktual.co.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi langsung merespon dari stand up dari Pandji Pragiwaksono yang ditayangkan di Netflix.
Respon Gubernur Dedi tersebut diposting di Instagram @dedimulyadi71 yang menampilkan potongan stand up Pandji Pragiwaksono yang menilai tentang orang Sunda.
“Di antara masyarakat Indonesia, gue sadari masalah terbesar untuk permasalahan ini ada di Jawa Barat. Orang Sunda. Orang Sunda seneng banget memilih artis, gubernur mereka waktu itu Deddy Mizwar, artis film, Wakil Gubernur mereka Dede Yusuf, artis TV. Sekarang gubernurnya Dedi Mulyadi, artis YouTube. Banyak yang gak suka … banyak yang gak suka … santai saja,” kata Pandji
Potongan stand up tersebut pun mendapat respon dari Dedi Mulyadi yang saat ini menjadi Gubernur Jawa Barat.

“Bang Pandji terima kasih ya, saya penggemar Anda loh. Anda ini keren setiap pernyataan – pernyataan itu menggelitik, korektif, dan edukatif,” katanya.
Termasuk orang Jawa Barat, kata Dedi, memilih pemimpin selalu yang keartisan. Tetapi saying sekali tambah Dedi, Pak Dedi Mizwar dan Dede Yusuf waktu mencalonkan jadi gubernur tidak kepilih.
“Pak Dedi Mizwar pasangannya sama saya loh sebagai wakil gubernurnya. Kemudian Pak Dede Yusuf pasangannya dengan Pak Lex Laksamana juga tidak terpilih juga,” ungkap Dedi.
Tetapi tambah Dedi, walaupun mereka artis Pak Dede Yusuf punya kemampuan pemahaman pembangunan yang relative sangat sangat baik.
“Dan sekarang dua kali menjadi pimpinan komisi di DPR RI karena kerangka berpikir pembangunannya keren. Untuk itu banyak yang artis namun juga banyak kemampuan. Nah, sedangkan saya sendiri, yang dianggap gubernur youtuber saya tidak boleh memuji diri saja,” katanya.
GUbernur Dedi mempersilakan Pandji Pragiwaksono datang ke Jawa Barat, keliling lewat jalan – jalan provinsi, keliling ke daerah – daerah ke berbagai daerah seluruh provinsi Jawa Barat.
“Saya ngebangunnya benar apa tidak? Apakah saya ini hanya gubernur konten, atau gubernur kenyataan. Ya kita sama-sama lihat hasil di lapangan, terus berkarya melakukan otokritik yang terbuka. Karena ini negara demokrasi setiap orang berhak menyampaikan pernyataan pikiran dan gagasan termasuk koreksi secara terbuka. Apalagi dikemas koreksi yang jenaka. Keren,” katanya.
Sebelumnya Pandji Pragiwaksono menggelar stand up Mens Rea yang ditayangkan di youtube. Banyak yang disentil dengan aksi panggung Pandji Pragiwaksono tersebut, umumnya pejabat dan pemimpin negara. (ndi/IG)
