Aktual.co.id – Hari Kesadaran Penyakit Paget tanggal 11 Januari bertujuan mengedukasi masyarakat tentang dampak penyakit tulang ini.
Tulang, seperti halnya darah, kulit, dan organ, terus menerus memperbaiki dan memperbarui diri sepanjang hidup manusia.
Penyakit Paget memengaruhi proses tersebut sedemikian rupa sehingga tulang dapat mengalami deformasi atau patah tulang dalam jangka waktu yang lama.
Area yang paling umum terkena penyakit Paget adalah tulang belakang, tengkorak, panggul, dan tulang paha. Adalah Baronet Inggris Sir James Paget menemukan penyakit tulang ini selama bertahun-tahun dalam penelitian patologisnya.
Ia menerbitkan makalah pertama tentang penyakit ini pada tahun 1877, di mana ia menyatakan kecurigaan gejala penyakit tersebut akibat dari reaksi peradangan yang terjadi pada jaringan tulang. Beberapa dekade setelah kematiannya, para peneliti menemukan sifat sebenarnya dari penyakit tersebut.
Ketertarikan Sir Paget pada penyakit ini berawal dari seorang kusir yang menderita nyeri hebat di tungkai bawahnya dan mengunjungi rumah sakit tempat Paget bekerja.
Setelah pemeriksaan, Paget melihat adanya kelainan bentuk dan pembesaran pada tulang paha dan tulang kering pria tersebut. Selama 26 tahun, Paget terus mengamati dan menawarkan perawatan manajemen nyeri kepada pasiennya sambil meneliti sifat penyakit tersebut.
Akhirnya, kaki kusir itu menjadi sangat bengkok sehingga ia tidak dapat merapatkan lututnya, dan tengkoraknya membesar sehingga ia tidak dapat mengenakan topi lamanya lagi.
Pada tahun 1973, Ann Stansfield mendirikan Asosiasi Paget dalam upaya mendanai penelitian agar suaminya, Alf, dapat menerima perawatan yang lebih baik untuk diagnosis penyakitnya.
Stansfield menyatakan tiga misi utama dalam mendirikan organisasi tersebut, adalah meningkatkan kesadaran tentang penyakit ini di kalangan profesional kesehatan dan masyarakat umum.
Hari Kesadaran Penyakit Paget pertama kali diadakan pada tanggal 11 Januari 2019, yang juga merupakan peringatan 205 tahun kelahiran Sir Paget.
Setiap tahun anggota Asosiasi Paget dan komunitasnya didorong mengenakan pakaian berwarna biru dan melakukan hal kecil untuk menginformasikan kepada publik tentang penyakit yang menyakitkan ini. (ndi/national today)
