• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Mengenal Penyakit Paget yang Diperingati Setiap Tanggal 11 Januari
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Mengenal Penyakit Paget yang Diperingati Setiap Tanggal 11 Januari

Redaktur III Minggu, 11 Januari 2026
Share
2 Min Read
ilustrasi / Foto: Alodokter
ilustrasi / Foto: Alodokter

Aktual.co.id – Hari Kesadaran Penyakit Paget tanggal 11 Januari bertujuan mengedukasi masyarakat tentang dampak penyakit tulang ini.

Tulang, seperti halnya darah, kulit, dan organ, terus menerus memperbaiki dan memperbarui diri sepanjang hidup manusia.

Penyakit Paget memengaruhi proses tersebut sedemikian rupa sehingga tulang dapat mengalami deformasi atau patah tulang dalam jangka waktu yang lama.

Area yang paling umum terkena penyakit Paget adalah tulang belakang, tengkorak, panggul, dan tulang paha. Adalah Baronet Inggris Sir James Paget menemukan penyakit tulang ini selama bertahun-tahun dalam penelitian patologisnya.

Ia menerbitkan makalah pertama tentang penyakit ini pada tahun 1877, di mana ia menyatakan kecurigaan gejala penyakit tersebut akibat dari reaksi peradangan yang terjadi pada jaringan tulang. Beberapa dekade setelah kematiannya, para peneliti menemukan sifat sebenarnya dari penyakit tersebut.

Baca Juga:  Situasi yang Diharuskan Diam untuk Menambah Kekuatan dalam Diri

Ketertarikan Sir Paget pada penyakit ini berawal dari seorang kusir yang menderita nyeri hebat di tungkai bawahnya dan mengunjungi rumah sakit tempat Paget bekerja.

Setelah pemeriksaan, Paget melihat adanya kelainan bentuk dan pembesaran pada tulang paha dan tulang kering pria tersebut. Selama 26 tahun, Paget terus mengamati dan menawarkan perawatan manajemen nyeri kepada pasiennya sambil meneliti sifat penyakit tersebut.

Akhirnya, kaki kusir itu menjadi sangat bengkok sehingga ia tidak dapat merapatkan lututnya, dan tengkoraknya membesar sehingga ia tidak dapat mengenakan topi lamanya lagi.

Pada tahun 1973, Ann Stansfield mendirikan Asosiasi Paget dalam upaya mendanai penelitian agar suaminya, Alf, dapat menerima perawatan yang lebih baik untuk diagnosis penyakitnya.

Baca Juga:  Ciri Orang yang Menganggap Diam Lebih Menenangkan daripada Musik

Stansfield menyatakan tiga misi utama dalam mendirikan organisasi tersebut, adalah meningkatkan kesadaran tentang penyakit ini di kalangan profesional kesehatan dan masyarakat umum.

Hari Kesadaran Penyakit Paget pertama kali diadakan pada tanggal 11 Januari 2019, yang juga merupakan peringatan 205 tahun kelahiran Sir Paget.

Setiap tahun anggota Asosiasi Paget dan komunitasnya didorong mengenakan pakaian berwarna biru dan melakukan hal kecil untuk menginformasikan kepada publik tentang penyakit yang menyakitkan ini. (ndi/national today)

SHARE
Tag :11 JanuariPagetPenyakit tulang
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ha Jung Woo dan Cha Jung Won / Foto: soompi
Ha Jung Woo dan Cha Jung Won Umumkan Pernikahan
Rabu, 14 Oktober 2026
Antrian pembeli BBM di SPBU Denpasar, Bali/ Foto: ANTARA BALI
Bahlil: Kendaraan Antrian BBM Diduga Karena Isu Distribusi di Bali
Rabu, 14 Oktober 2026
Kepulan asap rudal yang dicegat di Riyadh/ Foto: anadolu
Empat Orang Terluka dan 15 Rumah Rusak Setelah Rudal Houthi Dicegat Jatuh di Riyadh
Rabu, 14 Oktober 2026
Tahanan KPK dalam kasus operasi tangkap tangan di linglungam BNPB keluar dari Gedung Merah Putih KPK/ Foto: courtesy ANTARA
KPK Menahan Lima Orang Tersangka Hasil OTT di Lingkungan BNPB
Rabu, 14 Oktober 2026
Petugas berjuang memadamkan Karhutla/ Foto: Kemenhut
Dampak Polusi Udara Karhutla Terhadap Kesehatan Respirasi
Rabu, 14 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

KPK Menangkap 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB

Pemerintah Thailand Mendorong Pensiun Dini Bagi Pegawai Negeri Sipil

Tiga Negara Mengeluarkan Bersama Mengutuk Serangan Houthi

Israel Menolak Penerbangan Ethiopian Airlines Tujuan Tel Aviv Kerena Pilot WNI

More News

Cemas bisa mengganggu produktifitas / foto : freepik

Seni Mengontrol Pikiran Supaya Tidak Cemas

Selasa, 25 November 2025
Kepribadian narsissistik lebih banyak menggunakan media sosial untuk aktualisasi diri/ foto : Freepik

Kepribadian Narsissisme Dekat dengan Media Sosial untuk Validasi Diri

Senin, 17 Maret 2025
Ilustrasi mengelola keuangan/ Foto: freepik

Kemampuan Mengelola Keuangan untuk Kehidupan Lebih Tenang

Kamis, 11 Juni 2026
Jenis tipe gangguan obsesif kompulsif / Foto : Ist

Gangguan Obsesif Kompulsif Ditandai Kebersihan dan Kerapihan yang Sangat Ekstrim

Senin, 23 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id