• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Pemimpin Visioner, Berhati Nurani, dan Masyarakat Disiplin: Duet Maut Menuju Indonesia Maju
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pakar Menulis

Pemimpin Visioner, Berhati Nurani, dan Masyarakat Disiplin: Duet Maut Menuju Indonesia Maju

redaksi Kamis, 7 Mei 2026
Share
4 Min Read
Ilustrasi pemimpin visioner/dok.aktual.co.id
Ilustrasi pemimpin visioner/dok.aktual.co.id

Aktual.co.id – Indonesia tengah menghadapi tantangan besar di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, lingkungan, hingga tata kelola pemerintahan. Kasus korupsi yang merugikan negara dalam jumlah fantastis terus bermunculan. Salah satu yang mencuat pada 2025 adalah skandal di PT Timah yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp300 triliun.

Sementara itu, dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina juga menjadi sorotan besar, semakin memperlihatkan lemahnya pengawasan terhadap kebijakan strategis nasional.

Di sisi lain, masalah lingkungan terus memburuk. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) melaporkan 47 perusahaan atas dugaan kejahatan lingkungan dan korupsi sumber daya alam, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp437 triliun. Sementara itu, data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengungkapkan bahwa timbunan sampah di Indonesia mencapai 69,7 juta ton sepanjang tahun 2023, mengindikasikan rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga:  Layar Keliling 2025 Jadi Momentum UPN Veteran Jatim Kenalkan Perfilman kepada Pelajar

Untuk mengatasi krisis ini, diperlukan sinergi antara pemimpin yang visioner, berhati nurani, serta masyarakat yang disiplin dan berintegritas. Dari sudut pandang psikologi sosial, keterkaitan ini dapat dijelaskan melalui Teori Keteladanan (Social Learning Theory) oleh Albert Bandura dan Teori Efek Lingkungan terhadap Perilaku (Broken Windows Theory) oleh James Q. Wilson dan George L. Kelling.

Pemimpin Visioner dan Teori Keteladanan menurut Albert Bandura (1977), ialah individu cenderung meniru perilaku orang-orang yang mereka anggap sebagai pemimpin atau panutan. Jika seorang pemimpin menunjukkan sikap visioner, tegas, dan bertanggung jawab, maka masyarakat akan lebih terdorong untuk mengikuti prinsip yang sama. Sebaliknya, jika pemimpin abai terhadap kepentingan rakyat dan cenderung permisif terhadap korupsi, maka masyarakat juga akan sulit mengembangkan budaya disiplin dan tanggung jawab.

Pemimpin yang memiliki visi jangka panjang akan lebih mampu menciptakan kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, bukan hanya mengejar keuntungan sesaat. Selain itu, mereka akan berupaya membangun budaya yang berbasis integritas dan kepedulian sosial, sehingga masyarakat lebih percaya terhadap sistem pemerintahan dan merasa terdorong untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan bangsa.

Baca Juga:  Pelaku Penembakan di Pantai Bondi Memiliki Ijin Legal Penggunaan Sejata Api

Masyarakat Disiplin dan Teori “Broken Windows” James Q. Wilson dan George L. Kelling (1982) mengembangkan Broken Windows Theory, yang menyatakan bahwa lingkungan yang terawat, bersih, dan tertata rapi akan menciptakan perilaku masyarakat yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. Sebaliknya, lingkungan yang kumuh dan tidak terurus cenderung menciptakan perilaku permisif terhadap pelanggaran aturan, termasuk korupsi dan tindakan kriminal.

Jika masyarakat terbiasa menjaga kebersihan, merawat lingkungan, dan memiliki disiplin dalam kehidupan sehari-hari, maka mereka juga lebih cenderung menolak praktik-praktik buruk seperti korupsi, nepotisme, atau penyalahgunaan wewenang. Hal ini karena kebersihan dan kerapian bukan hanya sekadar urusan fisik, tetapi juga mencerminkan pola pikir yang tertata, sistem yang lebih terstruktur, dan mentalitas masyarakat yang menghargai ketertiban serta keadilan.

Baca Juga:  Cuaca Panas, Lelah, dan Tantangan Daya Tahan Tubuh.

Negara yang maju adalah negara yang memiliki pemimpin visioner sebagai panutan dan masyarakat yang disiplin dalam menjalankan tanggung jawabnya. Kepemimpinan yang kuat dan penuh integritas akan menciptakan kebijakan yang berdampak jangka panjang, sementara masyarakat yang memiliki kebiasaan positif seperti menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan akan memperkuat tatanan sosial yang berlandaskan etika dan tanggung jawab.

Jika pemimpin yang berhati nurani dan bertanggung jawab berjalan seiring dengan masyarakat yang disiplin dan peduli terhadap lingkungan, maka Indonesia dapat bergerak menuju masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan. Dengan begitu, korupsi bisa diberantas dari akar, lingkungan lebih terjaga, dan masyarakat dapat hidup dalam kesejahteraan yang lebih merata.

(Penulis: Samas Adimisa Mishbah Habibie/Dosen Prodi Akuntansi UPN Veteran Jawa Timur)

SHARE
Ad imageAd image

Berita Aktual

Hoshi SEVENTEEN / Foto: Soompi
Hoshi SEVENTEEN Mengalami Cedera ACL Saat Menjalani Wajib Militer
Sabtu, 12 September 2026
Personel Polres Probolinggo bantu padamkan karhutla di Blok Pengol Bromo/ Foto: ANTARA
Kebakaran Meluas di Kawasan Gunung Bromo, Polres Probolinggo Terjunkan Personel Padamkan Karhutla
Sabtu, 12 September 2026
Ilustrasi fitur satelit pada Apple/ Foto: GSM Arena
Apple Memperpanjang Fitur Satelit Gratis untuk iPhone Model Lama
Sabtu, 12 September 2026
Presiden Iran Masoud Pezeshkian / Foto: Ist
Presiden Iran Tidak Menyerah Atas Tekanan Ekonomi dari Amerika Serikat
Sabtu, 12 September 2026
Wakapolda Banten Brigjen Pol. Iwan Saktiadi saat memantau area Gunung Krakatau / Foto: ANTARA
Pencarian Jurnalis yang Hilang Kontak Diperluas Sekitar Area Gunung Krakatau
Sabtu, 12 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

AirPods 5 Mampu Menghadirkan Suara Jernih dan Meredam Kebisingan Maksimal

iPhone 18 Pro Max Hadir dengan Tampilan Sama dengan iPhone 17 Pro Max

Iran Memperluas Zona Ekslusif Maritimnya Hingga Teluk Oman dan Laut Arab

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Apple Akhirnya Merilis iPhone Duo yang Tersedia dengan Dua Warna

More News

Ilustrasi depresi bisa memicu bunuh diri / Foto: freepik

Bersama Mencegah Bunuh Diri

Rabu, 10 September 2025
Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Kasus Bunuh Diri, Antara Stigma, dan Kepedulian

Rabu, 6 Mei 2026
Foto bersama usai kegiatan/dok.aktual.co.id

UPN Veteran Jatim Bangun Budaya Etika dan Keamanan Digital di Tengah Ledakan Ekonomi Siber

Rabu, 5 November 2025
Para pengurus CLAS dan narasumber berfoto bersama usai seminar internasional/dok.aktual.co.id

UPN Veteran Jatim Perkuat Kerja Sama Internasional Lewat Webinar Wellness Tourism Berbasis Riset Ekonomi

Jumat, 14 November 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id