Aktual.co.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2025 tentang kegiatan murid selama libur Natal dan Tahun Baru 2026.
Mengutip dari surat edaran tersebut ada beberapa kegiatan yang bisa dimanfaatkan selama liburan yang hampir 2 minggu tersebut.
Dalam surat edaran tersebut kepala satuan pendidikan di daerah agar tidak membebani siswa dengan pekerjaan rumah atau proyek liburan yarrg berlebihan, terutama yang menuntut biaya tambahan besar atau kewajiban penggunaan gawai dan internet secara intensi.
“Apabila sekolah memberikan penugasan, diharapkan penugasan tersebut sederhana, menyenangkan, dapat dikerjakan bersama keluarga, dan tidak menimbulkan beban finansial bagi orang tua,” kutip surat edaran tersebut.
Adapun kegiatan yang bisa dimanfaatkan oleh siswa dan keluarga adalah, kegiatan sederhana sehari-hari seperti memasak, mengatur keuangan rumah tangga, membersihkan rumah yang dapat menjadi sarana belajar keterampilan hidup atau lile skills.
“Pada saat liburan bisa membangun dialog tentang pengalaman anak di sekolah, minat, dan rencana masa depan anak dan kegiatan rekreasi dan perjalanan yang disesuaikan dengan kemampuan keluarga,” ulas surat edaran tersebut.
Jika liburan di rumah bisa dilakukan aktivitas positif yang mendorong literasi, numerasi, dan karakter, seperti membaca buku atau bahan bacaan lain bersama anak, permainan yang melatih logika, kerjasama, dan kreativitas, serta kegiatan seni, olahraga, dan budaya sesuai minat anak.
Sementara untuk pemakaian gawai atau smartphone surat edaran ini memberikan gambaran menetapkan batas waktu penggunaan gawai dengan setting screen timel yang wajar dan disepakati bersama anak.
“Mendampingi anak ketika mengakses internet dan media sosial, mengarahkan anak memanfaatkan konten yang bermanfaat dan menghindarkan dari konten mengandung kekerasan, pornografi, perjudian, pemndungan, dan disinformas,” ketik surat edaran tersebut.
Selain itu bagi yang memiliki anak berkebutuhan khusus untuk menjaga rutinitas dasar anak seperti iam tidur, pola makan, aktivitas harian, memberikan stimulasi sesuai kebutuhan dan kemampuan anak
“Berkomunikasi dengan guru atau satuan pendidikan apabila membutuhkan dukungan tambahan atau penyesuaian tertentu selama dan setelah masa libur,” ungkap surat tersebut. (ndi)
