Aktual.co.id – Media sosial dipenuhi dengan unggahan pamer terselubung tentang promosi, liburan mewah, dan kehidupan yang tampak sempurna.
Inilah yang dipelajari oleh psikolog bernama Farley Ladgerwood yang mengamati orang-orang sukses dengan menjalani kehidupan lebih tenang dan stabil.
Inilah tanda halus yang menunjukkan seseorang yang sukses dalam menjalani hidup meskipun tidak ada yang memberikan tepuk tangan.
Berkontribusi Tanpa Menghitung Hasil
Kemampuan membantu orang tanpa membutuhkan pujian adalah tanda seseorang telah melampaui kehidupan transaksional.
Disampaikan oleh Farley, seseorang yang mengerjakan kebaikan tanpa berharap balasan adalah tindakan yang tenang serta menunjukkan kedewasaan serta ketenangan batin.
Tidak Iri Melihat Kesuksesan Orang Lain
Ini bukan menjadi orang yang kurang ambisi melainkan ketenangan ketika melihat orang lain sukses. Kesuksesan orang lain tidak membuatnya goyang atau cemburu, melainkan ikut dalam mensyukuri kesuksesan tersebut.
Farley mengatakan ketika seseorang berhenti melihat semua orang sebagai pesaing dan mulai melihat sebagai sesama manusia yang mencoba memahami berbagai hal, orang ini telah mencapai tingkat rasa aman.
Tidur Merasa Nyaman dan Nyenyak
Bukan karena membeli kasur mahal atau minum pil tidur, tetapi karena telah menyelesaikan urusan.
Menurut Farley bisa menciptakan tidur nyenyak bisa menjadi indikasi orang tersebut dalam kondisi damai terhadap diri sendiri.
Ketenangan bukan diciptakan dari harta yang berlebih, melainkan ketenangan pikiran serta sikap mental yang bisa menerima apa adanya.
Selektif Memilih Lingkaran Pertemanan
Orang ini menurut Farley tidak membutuhkan validasi dengan mengumpulkan banyak teman. “Beberapa orang merasa khawatir ketika tidak diundang dalam sebuah acara akhir pekan, namun orang yang sudah damai, dia tenang dalam kesendirian,” katanya
Mengutamakan kualitas daripada kuantitas bukanlah sekadar klise, itu adalah tanda bahwa orang tersebut telah memahami tentang ketenangan.
Bisa Menghadapi Saat Tidak Nyaman
Kemampuan untuk menahan emosi yang sulit tanpa mematikannya atau meledak pada orang lain adalah tanda kematangan emosional yang serius. Dengan memahami perasaan adalah pola cuaca sementara, bukan iklim permanen.
Berhenti Membutuhkan Validasi dari Semua Orang
Kemampuan menahan diri untuk tidak mendapat validasi dari banyak orang adalah kedawasaan yang patut diapresiasi.
Tidak sedikit yang mengejar prestasi untuk mendapatkan pengakuan, padahal hal tersebut bisa menjadi bumerang jika kelak prestasinya akan surut. Dan semua hanya menjadi memori. (ndi)
