• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Mengenal Penyakit Virus Hanta
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pakar Menulis

Mengenal Penyakit Virus Hanta

Redaktur III Selasa, 12 Mei 2026
Share
4 Min Read
Ilustrasi penularan Hantavirus/ Foto: Ist
Ilustrasi penularan Hantavirus/ Foto: Ist

Apakah penyakit virus Hanta?

Penyakit zoonosis (penyakit yang ditularkan melalui binatang) akibat infeksi virus dalam kelompok genus Orthohantavirus dan famili Bunyaviridae yang ditularkan melalui Rodensia ( tikus, curut / celurut ),mempunyai riwayat kurang dari 14 hari kontak dengan rodensia.

Kemungkinan apa yang terjadi apabila terinfeksi penyakit virus Hanta?

Seseorang yang mengalami infeksi virus Hanta bisa mengalami komplikasi mengenai ginjal dan paru paru tergantung jenis virus Hanta nya, yaitu :

Haemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS) atau dikenal sebagai penyakit virus Hanta ‘Old World’ dengan manifestasi berupa gangguan ginjal akut. Banyak tersebar di sebagian besar Eropa dan Asia.

Hantavirus pulmonary syndrome (HPS) atau dikenal sebagai penyakit virus Hanta ‘New World’ dengan manifestasi berupa gangguan paru paru dan pernafasan. Banyak tersebar sebagian besar di Amerika.

Apa saja gejala yang timbul akibat penyakit virus Hanta?

Pada Haemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS), gejala awal dapat berupa sakit kepala, nyeri perut, nyeri punggung, demam, menggigil, mual mual, penglihatan kabur, serta gejala lainnya seperti wajah kemerahan, mata merah, timbul ruam di kulit bahkan sampai perdarahan.

Baca Juga:  Personal Branding Jadi Bekal Penting Pelaku UMKM Kalanganyar di Era Media Digital

Bila penyakit berlanjut menjadi berat maka timbul tekanan darah rendah / menurun, perdarahan, pembuluh darah pecah, shock / penurunan kesadaran dan gangguan ginjal akut.

Pada Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) gejala awal dapat berupa kelelahan, demam, nyeri otot terutama di paha/pinggang/punggung dan bahu.

Bila penyakit berlanjut  (4-10 hari kemudian) maka timbul batuk dan sesak nafas, timbunan cairan di dalam paru paru (efusi pleura, paru bengkak/oedem paru, ARDS) dan gagal nafas, gangguan jantung dan perfusi aliran darah (Hantavirus Cardiopulmonary Syndrome/HCPS) yang dapat mengancam nyawa / kematian.

Bagaimana terjadinya penularan penyakit virus Hanta?

Seseorang dapat tertular virus Hanta dengan menghirup atau terhirup udara yang terkontaminasi virus Hanta dari cairan kencing, kotoran/tinja, air liur atau gigitan langsung tikus atau celurut.

Baca Juga:  dr. Sukma Sahadewa: Waspada Risiko Penyakit Pascabanjir di Aceh dan Sumatera

Siapakah yang berisiko terkena penyakit virus Hanta?

Setiap orang berisiko dapat terkena penyakit virus Hanta selama adanya kontak dengan binatang rodensia (tikus,celurut), yaitu :

Kegiatan membuka dan membersihkan gudang, lumbung padi, garasi motor/mobil yang lama tidak terpakai dan tidak terjaga kebersihannya

Kegiatan membersihkan rumah, tempat bersarang tikus di plafon/atap rumah, saluran pembuangan, bak sampah

Kegiatan berkemah,pendakian gunung,area perkebunan dan persawahan yang bisa menjadi tempat bersarang rodensia (tikus,celurut)

 

Gambar penularan virus Hanta/ gambar dikutip dari Pedoman Penyakit virus Hanta,Kemenkes RI,2023
Gambar penularan virus Hanta/ gambar dikutip dari Pedoman Penyakit virus Hanta,Kemenkes RI,2023

Bagaimana pencegahan penyakit virus Hanta?

Pencegahan dilakukan dengan pengendalian hama tikus serta menghindari kontak air kencing,air liur,tinja dan menghindari gigitan tikus.

Upaya yang dapat dilakukan?

Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar,menutup lubang2 yang menjadi tempat masuknya tikus kedalam rumah atau di tempat kerja

Baca Juga:  UPN Veteran Jatim Dorong Profesionalitas Guru Lewat Program Literasi Pengelolaan Keuangan

Menempatkan perangkap tikus di sekitar tempat tinggal dan tempat kerja untuk mengurangi populasi rodensia/tikus

Melindungi makanan dan minuman dari kemungkinan tercemar tikus/rodensia,memakai tudung saji atau disimpan pada wadah tertutup.

Menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) misalkan masker, sepatu booth, sarung tangan bila melakukan bersih-bersih rumah atau tempat yang kemungkinan menjadi sarang hama tikus

Rajin cuci tangan (hand washing) setelah aktifitas sehari hari.

Bagaimana pengobatan Penyakit Virus Hanta?

Sampai saat ini belum ada obat khusus untuk virus Hanta, tata kelola pengobatan ditujukan untuk menangani gejala yang timbul akibat infeksi tersebut.

Pemberian antibiotik bila disertai infeksi bacterial, hemodialisis bila terjadi gagal ginjal, pemakaian alat bantu nafas (ventilator mekanik, HFNC, dan lain-lain) bila terjadi gagal nafas.

DR. dr. Agus Hidayat, Sp.P(K) / Foto: pribadi
DR. dr. Agus Hidayat, Sp.P(K) / Foto: pribadi

Penulis :

Dr Agus Hidayat, dr., Sp.P(K)

Dokter Spesialis Paru Konsultan

RSUD Dr Soetomo Surabaya / RSI Pinatih Gresik

SHARE
Tag :HantavirusMV Hondius
Ad imageAd image

Berita Aktual

Jet tempur F-16 berpatroli di Timur Tengah/ Foto: the guardian
AS Melakukan Penyerangan Iran di Tengah Gencatana Senjata yang Rapuh
Sabtu, 27 Juni 2026
Tampilan belakang Samsug Galaxy S26 / Foto: Gizmochina
SAMSUNG Digugat Hak Cipta oleh Perusahaan di Pengadilan Distrik AS
Sabtu, 27 Juni 2026
Joshua SEVENTEEN/ Foto: Allkpop
Joshua SEVENTEEN Menghadiri Upacara Sebagai Duta UNESCO di Paris
Sabtu, 27 Juni 2026
Ilustrasi UMKM/ Foto: Ist
Hari UMKM Internasional untuk Meningkatkan Kewirausahaan dan Inovasi
Sabtu, 27 Juni 2026
Emas Antam/ Foto: pajak
Harga Emas Antam Mengalami Kenaikan Menjadi Rp2,660 Juta Per Gram
Sabtu, 27 Juni 2026

Mental Health

Ayah dan putra-putranya/ foto: freepik

Pekan Ayah untuk Mengenang Perjuangan Ayah Buat Keluarga

Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik

Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat

Ilustrasi bekerja di depan komputer/ Foto: gemini

Kebiasaan yang Bisa Menghancurkan Kesehatan Seseorang

Ilustrasi mengelola keuangan/ Foto: freepik

Kemampuan Mengelola Keuangan untuk Kehidupan Lebih Tenang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Mengenal Hari Ikan Lele yang Menjadi Makanan Favorit Banyak Orang

Tiket Temu Penggemar Ultah NCT Dream Ludes Terjual

Hari Melawan Penyalahgunaan dan Perdagangan Narkoba Meningkatkan Kesadaran di Masyarakat

Gempa Bumi Magnitudo 6,9 Melanda Lepas Pantai Iwate Jepang Timur Laut

Mobil Ford Woody Ditemukan Tim Ekspedisi di Dasar Samudra Pasifik

More News

Foto bersama usai kegiatan/dok.aktual.co.id

UPN Veteran Jatim Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan WhatsApp Marketing Berbasis AI di Malang

Rabu, 29 April 2026
Dr. dr. Sukma Sahadewa, M.Kes/ foto: dok pribadi

dr. Sukma Sahadewa: Waspada Risiko Penyakit Pascabanjir di Aceh dan Sumatera

Jumat, 28 November 2025
Ilustrasi pemotongan anggaran/istimewa

Gaduh Pemangkasan Anggaran dan Tantangan Komunikasi Publik

Rabu, 12 Februari 2025
Foto udara ini menunjukkan pemandangan umum kapal pesiar MV Hondius yang sedang berlabuh di lepas pelabuhan Praia, ibu kota Tanjung Verde/ Foto: The Guardian

Hantavirus Masih Misteri Namun Diduga Penularan dari Hewan Pengerat seperti Tikus

Selasa, 5 Mei 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id