Aktual.co.id – Rektor UPN “Veteran” Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Ahmad Fauzi, MMT., IPU, secara resmi membuka kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) 2026 yang digelar di Ruang Auditorium Gedung GKB, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan dengan dihadiri berbagai unsur akademik dan lembaga keagamaan di Jawa Timur.
Dalam acara pembukaan tersebut, Rektor didampingi oleh jajaran Wakil Rektor (SeWarek) serta dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, perwakilan ADPISI Jawa Timur, JQHNU Jawa Timur, dan LPTQ Jawa Timur. MTQ 2026 diikuti sebanyak 225 peserta khafilah dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam tilawah dan pemahaman Al-Qur’an, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat.
Dalam sambutannya, Prof. Ahmad Fauzi menegaskan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan memiliki semangat bela negara.“Nilai-nilai Al-Qur’an harus mampu menjadi fondasi moral dan spiritual bagi generasi muda. Semangat Bela Negara yang menjadi identitas UPN ‘Veteran’ Jawa Timur sejalan dengan ajaran Al-Qur’an tentang persatuan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan akhlak mulia,” ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa MTQ bukan hanya ajang kompetisi, melainkan sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah serta membentuk mahasiswa yang religius, nasionalis, dan berwawasan kebangsaan.

Sementara itu, salah satu dewan juri sekaligus dosen Ilmu Komunikasi Drs.Saifuddin Zuhri.M.Si menyampaikan bahwa Al-Qur’an memiliki peran besar dalam pendidikan karakter berbasis wahyu. Bahkan, Al-Qur’an menjadi pilar pembentukan Akhlakul Karimah. “Melalui nilai-nilai Al-Qur’an, manusia diajarkan proses pencucian jiwa serta strategi implementasi kehidupan yang membawa kedamaian, etika, dan tanggung jawab sosial,” jelasnya.
Menurutnya, implementasi nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari sangat penting, terutama di tengah tantangan moral dan perkembangan teknologi saat ini. Oleh sebab itu, kegiatan MTQ dinilai menjadi sarana strategis dalam membentuk generasi muda yang cerdas secara intelektual sekaligus matang secara spiritual.
Acara pembukaan MTQ 2026 berlangsung meriah dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta seremoni pembukaan yang disambut antusias oleh seluruh peserta dan tamu undangan. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (Penulis Dosen Ilmu Komunikasi Drs. Saifuddin Zuhri.M.Si)
