• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Jika Makan Sendirian di Tempat Umum Tanpa Canggung, Menunjukkan Sikap Ini
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Jika Makan Sendirian di Tempat Umum Tanpa Canggung, Menunjukkan Sikap Ini

Redaktur III Jumat, 13 Juni 2025
Share
4 Min Read

Aktual.co.id – Sering kali melihat seseorang yang makan sendirian di ruang makan tanpa ditemani ponsel atau alat lain.

Jika melihat orang seperti menurut peneliti psikologi Farley Ledgerwood memiliki kepribadian yang unik. 

Makan sendiri tanpa teman adalah kebiasaan unik yang jarang ditemui oleh banyak orang. Apalagi tanpa ditemui oleh ponsel yang ada disebelahnya. 

Menyukai Kesendirian 

Orang yang terbiasa duduk sendirian sambil menikmati makan siang atau malamnya, menurut Farley, adalah sosok yang menyukai kesendirian. 

“Jika dapat duduk di meja tanpa orang lain selain diri sendiri dan merasa puas, itu mungkin karena dia menikmati kesendirian,” tulisnya di geediting.  

Dia menghargai diri sendiri dan percaya diri sehingga tidak perlu pengakuan dari orang lain untuk mendapatkan validasi. 

Menurut Farley, orang yang duduk dalam kesendirian merupakan sosok yang memiliki kebebasan serta tidak ingin mendapatkan banyak tekanan.

Baca Juga:  Studi Menunjukkan Keteraturan Tidur Dapat Melindungi Kesehatan Mental Remaja

Berdamai dengan Ketidaksempurnaan

Orang ini tidak mengejar validasi dari orang lain sehingga nyaman ketika dalam kesendirian. 

Menurut Farley, orang yang menyendiri dan nyaman dengan kesendiriannya telah merangkul ketidaksempurnaan yang dimiliki selama ini. 

“Orang-orang yang makan sendirian, dia memiliki karakter lebih peduli tentang bagaimana perasaannya,” katanya. 

Orang yang Jeli 

Menurut Farley orang yang makan sendirian lebih cenderung memiliki kejelian dan lebih selaras terhadap diri sendiri 

“Ketika tidak terganggu dengan telepon atau chat di HP menunjukkan dirinya memiliki ketangguhan dalam diri,” katanya.

Orangnya lebih jeli setiap perubahan atau ada detail terhadap sesuatu. Dan dalam kesendirian dirinya berlatih untuk mengasah kepekaan lingkungan sekitar. 

Mandiri Secara Emosional 

Orang ini tidak merasa terganggu ketika sendiri di sebuah restoran meski sebagian orang menganggapnya aneh. 

Baca Juga:  Tanda Wanita yang Hidupnya Tampak Sempurna Namun Tidak Bahagia

“Dia memiliki kematangan emosional meski beberapa pandangan tertuju padanya yang memilih dalam kesendirian,” katanya. 

Ada rasa nyaman ketika bersendiri di sebuah tempat ketika rasa mulai lelah. Sebagian psikolog menyebut kesendirian bisa menguatkan mental untuk menjadi mandiri. 

Memilik Batasan 

“Makan sendirian tanpa rasa malu seperti hanya mengatakan, Tidak perlu ada kewajiban kenapa makan sendirian” ungkapnya

Kekuatan Itu sering berasal dari memiliki batasan yang kuat dan sehat. Orang ini tidak takut untuk melindungi waktu, ruang, atau energi dirinya. 

Menolak Kehidupan Penuh Performatif.

Bagi orang yang menikmati kesendirian di meja restoran, maka dia mengabaikan tentang performa. 

“ Dia cenderung bebas serta tidak terikat dengan kekinian atau keformalan,” ungkapnya. 

Baca Juga:  Kepribadian Narsissisme Dekat dengan Media Sosial untuk Validasi Diri

Pribadinya tidak membutuhkan sesuatu yang bisa mengikatnya sehingg tidak bisa bergerak secara bebas. 

Nyaman dengan Kesendirian.

Sendirian tidak sama dengan kesepian. “Orang yang duduk dengan pikirannya sendiri, menikmati momen, dan menikmati kebersamaannya sendiri dengan  melakukan beberapa pekerjaan internal,” katanya.

Orang ini tidak takut akan diam serta menikmati kesendirian tanpa ada gangguan yang menyertainya. Dia menikmati kesendirian. 

Terjamin Tanpa Memakai Validasi Eksternal

Ada kepercayaan diri unik yang berasal dari tidak membutuhkan penguatan sosial yang konstan. 

“Jika makan sendirian di depan umum dan tidak merasa seperti sedang dihakimi telah menumbuhkan rasa harga diri yang mendalam yang tidak bergantung pada perusahaan atau pujian,” kata Farley. 

Dia menghargai diri sendiri serta berdamai dengan apa yang sudah dimiliki selama ini.  (ndi)

SHARE
Tag :gangguan kepribadianMental healthpsikologiPsikologi Kepribadian
Ad imageAd image

Berita Aktual

Foto bersama usai kegiatan/dok.aktual.co.id
UPN Veteran Jatim Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan WhatsApp Marketing Berbasis AI di Malang
Rabu, 29 April 2026
Ilustrasi pertobatan/dok.aktual.co.id
Refleksi Sebuah Fenomen: Perlukah Pertobatan Nasional?
Rabu, 29 April 2026
Tangkapan layar google translate/ Foto: engagatged
Google Translate Ulang Tahun ke-20 Dirayakan Penggunaan AI untuk Pengucapan
Rabu, 29 April 2026
Ilustrasi bugar/ Foto: freepik
Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup
Rabu, 29 April 2026
Logo YouTube/ Foto: Techcrunch
YouTube Menggunakan AI untuk Kebutuhan Perjalanan Pengguna Aplikasi
Selasa, 28 April 2026

Mental Health

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup

Ilustrasi terbakar surya/ Foto: freepik

Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn

Ilustrasi minum kopi/ Foto: freepik

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Konsumsi telur 2 minggu sekali mengurangi risiko Alzheimer/ Foto: daily Mail

Konsumsi Telur Dua Kali Seminggu Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Ada Surat dari Kedutaan Besar AS Terkait Kasus Bang Si Hyuk

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Pakar Meminta Meningkatkan Kewaspadaan Megagempa di Jepang

M Qodari Dilantik Sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI

Jepang Dilanda Gempa Bumi 6,2 M Tanpa Peringatan Tsunami

More News

Ilustrasi membaca buku/ Foto: freepik

Membaca Buku Diyakini Memperpanjang Usia dan Terapi Dimensia

Sabtu, 21 Februari 2026
Percakapan membutuhkan pemilihan kalimat agar bisa saling mengerti dan memahami/ Foto : Freepik

Kalimat yang Membuat Seseorang Jadi Sosok Menjengkelkan

Minggu, 6 April 2025
Keceriaan kadang menyembunyikan luka batin seseorang / Foto : Freepik

Tanda Orang Ceria Menutupi Luka Batin yang Sesungguhnya

Selasa, 1 April 2025

Jika Penyuka Kesendirian Berikut Sifat Asli Berdasarkan Analisa Psikologi.

Selasa, 10 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id