• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Pelatihan Kognitif dapat Mengurangi Persepsi Negatif pada Orang Depresi dan PTSD
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Pelatihan Kognitif dapat Mengurangi Persepsi Negatif pada Orang Depresi dan PTSD

Redaktur III Sabtu, 24 Mei 2025
Share
2 Min Read
Latihan kognitif bisa mengurangi gangguan depresi / Foto : freepik
Latihan kognitif bisa mengurangi gangguan depresi / Foto : freepik

Aktual.co.id – Orang yang mengalami depresi dan gangguan stres pascatrauma cenderung meremehkan kemampuan kognitifnya. Pola ini dianggap dapat memperburuk kesehatan mentalnya.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Neuropsychology memberikan bukti bahwa persepsi diri yang negatif, dikenal bias metakognitif, umum terjadi pada individu dengan depresi dan PTSD.

Para peneliti menemukan bahwa pelatihan kognitif yang ditargetkan atau berbasis permainan dapat memperbaiki bias ini dan dapat berkontribusi pada pengurangan keparahan gejala.

Depresi dan PTSD merupakan dua kondisi kesehatan mental yang paling umum. Ditandai pikiran negatif dan tekanan emosional yang terus-menerus.

Depresi ditandai gejala seperti kesedihan, energi yang rendah, dan hilangnya minat dalam aktivitas. Sedangkan PTSD dapat melibatkan ingatan yang mengganggu, penghindaran pengingat, mati rasa secara emosional, dan peningkatan gairah setelah terpapar peristiwa traumatis.

Baca Juga:  Sikap Buruk Seseorang yang Sedang Melakukan Percakapan

Para peneliti tertarik pada metakognisi yakni kemampuan merenungkan dan mengevaluasi pikiran dan kemampuan sendiri. Kemampuan metakognisi ini diyakini dapat meningkatkan kesehatan mental bagi penderita gangguan depresi dan PTSD.

Pada awal penelitian, para peneliti menemukan bahwa orang dengan gejala depresi atau PTSD yang meningkat secara signifikan meremehkan kemampuan kognitifnya.

Selama periode intervensi 13 minggu, peserta dalam kelompok pelatihan yang ditargetkan dan yang mengikuti pelatihan hiburan menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Peserta yang menyelesaikan program melaporkan lebih sedikit mengalami masalah kognitif, mengurangi gejala depresi, dan peningkatan akurasi metakognitif.

Baca Juga:  Alasan Orang Cerdas yang Diam-diam Sering Kesulitan Tidur di Malam Hari

Di sini menjadi catatan bagi peneliti bahwa peningkatan bias metakognitif ternaya berkorelasi  pada penurunan gejala depresi dan PTSD. Hubungan ini sangat kuat dalam kelompok pelatihan hiburan, di mana peserta mengalami manfaat kesehatan mental.

Setelah tiga bulan pelatihan berakhir, peserta melaporkan terjadi penurunan gejala depresi. Dan saat berada dalam kelompok yang menawarkan hiburan peserta bisa mempertahankan kondisi mentalnya dengan stabil.

Efek ini menunjukkan bahwa pelatihan kognitif, terutama yang dirancang untuk menarik dan memotivasi pemilik gangguan cemas, dapat bermanfaat bagi orang-orang yang berjuang melawan keraguan diri dan pikiran negatif. (ndi)

SHARE
Tag :Gangguan CemasGangguan DepresiMental healthPelatihan Kognitif
Ad imageAd image

Berita Aktual

Pejabat senior penjara mengunjungi peternakan buaya di Hamat Gader, Israel utara / Foto: time of israel
Israel Akan Menggunakan Reptil Buaya untuk Keamanan Penjara
Sabtu, 18 Juli 2026
Kantor Samsung/ Foto: GSM Arena
Samsung Diperkirakan Mengalami Kerugian Khusus Divisi Ponsel Akibat Kenaikan Chip
Sabtu, 18 Juli 2026
Selat Hormuz/ Foto: The Guardian
Perusahaan AS Menandatangani Perjanjian Kemitraan dengan Pemerintah Iran Terkait Jalur Minyak
Sabtu, 18 Juli 2026
Penampakan erupsi di Gunung Semeru/ Foto: ANTARA
Gunung Semeru Mengalami Erupsi Meluncurkan Awan Panas Sejauh 3,5 Kilometer
Sabtu, 18 Juli 2026
Emas Antam/ Foto: pajak
Harga Emas Antam Nak Menjadi Rp2,614 Juta Per Gram
Sabtu, 18 Juli 2026

Mental Health

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ilustrasi depresi/ Foto: freepik

Peristiwa Negatif Memicu Gejala Depresi pada Remaja Putri dan Putra.

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Kung Fu Soccer Karya Stephen Chow Meraup Keuntungan Rp1,2 Triliun Perdana Penayangan

Yordania Berhasil Mencegat 8 Rudal Milik Iran Tanpa Korban Jiwa

Harga Emas Antam Mengalami Penurunan Rp2.606 Juta Per Gram

Aktor Bae Na Ra dan Han Jae Ah Akan Segera Menikah

SpaceX Membatalkan Peluncuran Uji ke-13 Roket Raksasa Starship

More News

Ilustrasi dua pasangan yang tidak sejalan / Foto : freepik

Tanda Telah Dihapus dari Kehidupan Seseorang, Menurut Psikologi

Selasa, 20 Mei 2025
Keramahan bisa jadi menutupi sifatnya yang buruk. / Foto : Freepik

Berikut Perilaku Orang Bersikap Ramah Namun Aslinya Pembenci

Selasa, 18 Maret 2025
Ilustrasi optimis / Foto : Freepik

Tanda Seseorang Memiliki Kepribadian yang Sangat Menarik

Selasa, 20 Mei 2025
Emosi yang tidak terprediksi bisa karena pengalaman masa kecil/ Foto : Freepik

Perilaku Orang yang Tumbuh dalam Rumah Tangga yang Kacau

Sabtu, 15 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id