Aktual.co.id – Menurut psikologi, ada hubungan unik antara pilihan makanan dan ciri kepribadian. Jika ada orang yang suka pesan dengan menu yang sama menunjukkan perilaku tertentu terhadap orang tersebut.
Psikolog Eliza Hartley memaparkan perilaku seseorang yang dikaitkan memesan menu yang sama ketika makan di luar. Berikut alasan orang memesan menu yang sama setiap hari saat makan.
Pencinta Kesederhanaan
Menueut Eliza, orang yang memean menu yang sama saat makan di luar menunjukka kepribadian yang sederhana.
“Tidak ada kejutan, tidak ada kerumitan, hanya kepuasan yang sederhana dan dapat diandalkan,” ungkap Eliza.
Menjaga pilihan makanan tetap sederhana merupakan cara menikmati proses dan perjalanan hidup, satu kali makan dalam satu waktu.
Jiwa Petualang
Selalu memesan hidangan yang sama sebenarnya bisa menjadi tanda jiwa petualang. Maksud dari Eliza adalah ketika seseorang mendapatkan makanan yang lebih enak dibanding sebelumnya, maka dia akan kembali ke menu tersebut di waktu lain.
Dalam konteks ini, maksud ‘petualangan’ adalah terpaku pada satu menu namun menjadi tertantang ketika mendapatkan makanan yang berbeda. Di siniah jiwa petualang terpacu.
Penjaga Konsistensi
Menurut Eliza, seseorang yang memesan menu yang sama setiap kali makan di restoran memiliki kepribadian yang konsisten.
Perilaku ini dapat menunjukkan preferensi yang kuat terhadap konsistensi dalam hidup. Jika memesan hidangan kesukaan secara konsisten memberikan pengalaman positif membuat orang tersebut tidak bisa lepas memesan menu makanan yang sama.
Menghindari Keribetan Mengambil Keputusan
Jika terus-menerus memesan hidangan yang sama, mungkin masalahnya bukan pada makanannya, melainkan, bisa jadi masalah pada energi mental.
Sebuah penelitian mengungkap apa yang dikenal ” kelelahan mengambil keputusan .” Artinya, semakin banyak keputusan yang dibuat, semakin sulit bagi otak mengambil keputusan karena lelah otak.
Takut Kecewa
Memilih makanan yang sama dapat menunjukkan rasa takut akan kekecewaan. Gagasan mencoba sesuatu yang baru mungkin tampak lebih menakutkan daripada melepaskan kesempatan untuk menemukan hidangan yang selama ini dinikmatinya.
Salah seorang psikolog Abraham Maslow berkata “,Pada momen tertentu, kita punya dua pilihan: melangkah maju menuju pertumbuhan atau melangkah mundur menuju rasa aman.”
Pencari Kenyamanan
Selalu memilih hal yang dikenal dan familier bisa jadi indikasi lebih suka tinggal di zona nyaman daripada mengambil risiko. Dalam hal ini, kenikmatan dari hidangan yang sudah dikenal akan mengalahkan hidangan baru yang belum dikenal.
Penghindaran kekecewaan ini dilakukan karena mungkin ada kelelahan mental yang pernah dialami sebelumnya. Atau memang tidak ingin kecewa ketika makan karena masalah kebiasaan yang dijalani selama ini. (ndi)
