• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Individu yang Memilih Melajang Menunjukkan Ciri Khas Ini, Menurut Psikologi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Individu yang Memilih Melajang Menunjukkan Ciri Khas Ini, Menurut Psikologi

Redaktur III Rabu, 18 Juni 2025
Share
4 Min Read
Ilustrasi melajang / Foto : freepik
Ilustrasi melajang / Foto : freepik

Aktual.co.id – Sebuah tulisan dari Isabella Chase di situs geediting mengungkapkan individu yang memilih tetap melajang meski usia sudah siap untuk melakukan pernikahan.

Dalam penulisan pengantarnya, Isabella menuliskan jika memilih hidup melajang memiliki cara yang berbeda dalam menjalani kehidupan.

Berikut karakter khas yang dimiliki oleh seseorang yang memilih untuk hidup sendiri berdasarkan analisa psikologi.

Mempraktikkan Kesendirian yang Positif

Kesendirian bukan berarti tidak ada orang lain melainkan kehadiran diri sendiri. Meditasi teratur, sesi penulisan jurnal, jalan-jalan sendirian di alam, bagian dari kesendirian yang positif.

Bella DePaulo pernah menulis, “Kebebasan untuk melajang adalah menciptakan jalan hidup yang tidak sama dengan jalan hidup orang lain karena tidak sama dengan orang-orang yang memilih hidup berdampingan.”

Bagi yang menguasai praktik kesendirian, maka akan mudah menjalani hidup dengan melajang meski bagi banyak orang terasa tidak lazim.

Fleksibilitas Tanpa Negoisasi

Fleksibilitas dalam konteks ini adalah dapat beralih dari sesi satu ke sesi berikutnya tanpa ada keterikatan negoisasi dengan pasangan.

Baca Juga:  Perbedaan Orang Jujur dengan Orang yang Berpura – pura

Pribadi ini sering kali menemukan kegembiraan dalam mengubah arah tanpa negosiasi, memandang spontanitas sebagai kemewahan hidup yang terbesar.

Keterbukaan Terhadap Pengalaman

Seringnya kemana – mana secara spontan membuat pribadi yang melajang memiliki pengalaman yang tanpa batas.

Penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan dapat menjadi penangkal kesepian dengan mengubah kesendirian menjadi penjelajahan yang menyenangkan.

“Para lajang melihat dunia sebagai sesuatu yang patut dicicipi dan dijelajahi bukan sesuatu yang mesti ditunggu,” kata Isabella.

Batasan Pribadi yang Jelas

Ketika hidup sendiri akan mengalami hal tidak terduga seperti kunjungan yang mendadak, komentar yang tidak nyaman sehingga menuntut orang ini mendirikan tembok pembatas.

Para lajang yang sukses akan menanggapi semua penilaian ini dengan kalimat “tidak”. Menetapkan batasan melindungi seseorang dari kelelahan mental karena gesekan psikologis lingkungan.

Batasan-batasan ini bukan sekadar tembok melainkan kerangka agar hubungan dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga:  Pekerjaan atau Profesi yang Dianggap Paling Stres Oleh Psikolog

Kemandirian Terhadap Keuangan

Orang lajang cenderung membuat anggaran dengan cermat, berinvestasi lebih awal, dan mendiversifikasi aliran pendapatan secara detail.

Bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keuangan mendorong pemahaman mendalam tentang uang mulai cara memperolehnya serta membelanjakannya secara tepat

Dan tingkat kendali itu dapat membangun kepercayaan diri yang meresap ke setiap bagian kehidupan, dari perjalanan hingga rencana pensiun.

Jaringan Sosial

Para jomblo jarang menyamakan sendiri dengan terisolasi. Individu ini sengaja membangun lingkaran pertemanan yang berlapis-lapis untuk berbincang-bincang sembari mengembangkan kemampuan.

Laporan Pew Research Center tahun 2020 menemukan bahwa 55% orang lajang bertemu teman setidaknya seminggu sekali, melampaui 43% yang dilaporkan oleh orang yang sudah menikah.

Para lajang sering kali mengambil tanggung jawab penuh atas kesehatan sosialnya dengan membangun hubungan yang berkualitas alih-alih mengutamakan kedekatan atau kenyamanan.

Kesadaran Diri yang Kuat

Kebanyakan orang lajang  meluangkan banyak waktu untuk merenung bisa melewati meditasi, kadang lewat penulisan jurnal. Tinjauan Frontiers in Psychology tahun 2022 mencatat para lajang yang melaporkan kepuasan hidup tertinggi mendapat skor tinggi pada keterbukaan dan kehati-hatian.

Baca Juga:  Empati Menjadi Petunjuk Seseorang Memiliki Ketulusan dan Kekuatan

Kesadaran diri memberi kejelasan tentang apa yang benar-benar dibutuhkan dan apa yang telah diinginkan. Keselarasan internal ini sering kali menjadi kompas bagi kedamaian pribadi dan pengambilan keputusan jangka panjang.

Kenyamanan dengan Otonomi

Orang dewasa yang hidup sendiri cenderung menunjukkan “orientasi otonomi” yang tinggi. Satu studi lintas budaya terhadap 629 orang dewasa menemukan bahwa orang yang memilih hidup melajang secara konsisten mendapat skor lebih rendah pada ukuran ketakutan menjadi lajang dan lebih tinggi pada motivasi otonom untuk pilihan sehari-hari.

Otonomi tersebut meluas ke dalam pekerjaan, hobi, dan bahkan kebiasaan tidur. Orang-orang ini tidak sekadar menoleransi kesendirian namun membentuk menjadi ruang di mana kebebasan pribadi dan kreativitas dapat berkembang. (ndi)

SHARE
Ad imageAd image

Berita Aktual

Para lansia berolahraga dengan dumbel kayu dalam acara kesehatan yang menandai "Hari Penghormatan Lansia" Jepang /Foto: REUTERS
Jumlah Lansia Usia di Atas 100 Tahun Mencapai 107 Ribu di Jepang
Selasa, 15 September 2026
Purbaya Budi Sadewa/ Foto: Ist
Purbaya Menyerahkan ke Suahasil dengan Keahliannya Pimpin Kemenkeu
Selasa, 15 September 2026
Aktivitas SPBU di Makassar/ Foto: ANTARA
Pertamina Yakinkan Akan Memulihkan Layanan BBM di Kota Makassar
Selasa, 15 September 2026
Prediksi tampilan Galaxy S27/ Foto: gizmochina
Dirumorkan Samsung Galaxy S27 Menggunakan OLED M16 Terbaru
Selasa, 15 September 2026
Foto Pre Wedding Won Hyun Jun dan Lee Su Jin / Foto: Soompi
Won Hyun Jun dan Lee Su Jin Umumkan Jadwal Pernikahan Mereka
Selasa, 15 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Mengenal Prof. Dr. Suahasil Nazara yang Dilantik Menjadi Menkeu

Menkeu Suahasil Mengatakan Akan Menjaga Defisit di Bawah 3 Persen

Suahasil Nazara Dilantik Menjadi Menkeu Menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa

KM Virgo Transport 8 Dihantam Ombak Tiga Meter Saat Kecelakaan

Yeji Absen Kegiatan ITZY di Amsterdam Karena Nenek Meninggal Dunia

More News

Kecerdasan emosi mempengaruhi kemampuan membaca pada anak / Foto : Freepik

Kecerdasan Emosional Membantu Anak-Anak Menjadi Pembaca Lebih Baik

Kamis, 10 April 2025
Ilustrasi perceraian orang tua / foto : freepik

Perceraian Orang Tua Tidak Serta Merta Membuat Anak Menjadi Depresi

Sabtu, 12 Juli 2025
Ilustrasi/ foto: freepik

Ciri Orang Bertahan Hidup di Tengah Kesulitan

Kamis, 12 Februari 2026
Pembicaraan perlu dua arah sehingga bisa saling memahami isi pembicaraan / Foto : geediting

Orang yang Berbicara Tentang Dirinya Sendiri Dalam Percakapan Menampilkan Perilaku Ini

Jumat, 18 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id