Aktual.co.id – Ridwan Kamil memiliki nama lengkap Mochamad Ridwan Kamil ini lahir di Bandung, Jawa Barat tanggal 4 Oktober 1971.
Ayah Ridwan Kamil bernama Dr. Atje Misbach Muhjiddin, S.H. yang berprofesi sebagai Doktor dan juga dosen Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran.
Ridwan Kamil dikenal anak yang cerdas dan aktif sedari kecil serta jago menjual es mambo buatan tangannya sendiri. Hasil dari berjualan es mambo mendapatkan laba yang cukup besar.
Setelah lulus sekolah pada tahun 1990 Ridwan Kamil mengambil kuliah strata 1 atau S-1 di Fakultas Teknik Arsitektur, Institut Teknologi Bandung dan lulus pada tahun 1995.
Sejak kuliah Ridwan Kamil dikenal aktif di berbagai kegiatan baik kelompok mahasiswa maupun unit kegiatan seni di kampus ITB.
Pada tahun 1995 Kang Emil mendapatkan gelar sebagai Sarjana, lalu Kang Emil memulai karir di Amerika Serikat. Karena terdampak krisis moneter secara global, dan memilih melanjutkan kuliah di University of California Berkeley setelah mendapatkan bea siswa di kampus tersebut.
Setelah mendapatkan kesempatan kuliah gratis, Kang Emil mengambil kesempatan kuliah di Universitas tersebut. Kang Emil mengambil pekerjaan paruh di Departemen Perencanaan Kota Berkeley.
Tahun 1999 usai lulus dari S-2 University of California, Berkeley dirinya melanjutkan bekerja sebagai profesional di bidang arsitek di berbagai firma di Amerika Serikat.
Tahun 2002 Ridwan Kamil kembali pulang ke negara Indonesia serta mendirikan Urbane pada bulan bulan Juli tahun 2004 bersama Achmad D. Tardiyana, Reza Nurtjahja dan Irvan W. Darwis.
Urbane ini perusahaan bidang jasa konsultan perencanaan, arsitektur dan juga desain. Tim Urbane terdiri dari profesional muda yang kreatif menciptakan solusi mengenai masalah desain lingkungan dan perkotaan.
Urbane memiliki proyek berbasis komunitas yang disebut Urbane Projek Komunitas di mana visi dan misinya membantu orang-orang dalam sebuah komunitas perkotaan serta memberikan donasi dan keahlian-keahlian meningkatkan daerah sekitarnya.
Urbane mendapatkan banyak anugerah penghargaan dari media internasional seperti BCI Asia Awards tiga tahun berturut-turut, dari tahun 2008, 2009 dan 2010 dan BCI Green Award pada tahun 2009 atas projek desain Rumah Botol yaitu pendauran dari botol bekas.
Hingga kini dirinya menjabat sebagai prinsipal di PT. Urbane Indonesia sekaligus sebagai Senior Urban Design Consultant SOM, EDAW atau Hong Kong dan San Francisco, serta SAA atau Singapura. (ndi/blog gramedia)
