Aktual.co.id – Kepolisian Metropolitan secara resmi telah meluncurkan penyelidikan kriminal atas tuduhan bahwa Peter Mandelson membocorkan email Downing Street dan informasi pasar kepada pelaku pelecehan asusila anak, Jeffrey Epstein.
Dokumen dari arsip Epstein yang dirilis beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa menteri perdagangan saat itu mengirimkan detail rahasia diskusi internal kepada mendiang pengusaha tersebut setelah krisis keuangan.
Dikutip dari The Guardian, pengungkapan tersebut telah memicu reaksi keras dari seluruh spektrum politik, termasuk Gordon Brown yang menjabat sebagai perdana menteri pada saat dugaan pelanggaran tersebut terjadi.
Para detektif kini diperkirakan akan mewawancarai Mandelson dan meminta akses ke perangkatnya, serta mengambil keterangan saksi dari tokoh-tokoh senior Partai Buruh termasuk Brown dan para pejabat senior pemerintahan.
Mereka kemungkinan juga akan meminta pemerintah AS untuk memberikan salinan email yang tidak disensor, di tengah kekhawatiran bahwa Mandelson menggunakan alamat email internet pribadi BT yang sekarang sudah tidak aktif untuk berkomunikasi dengan tokoh-tokoh.
Scotland Yard mengkonfirmasi pada Selasa malam bahwa Mandelson sedang diselidiki atas dugaan pelanggaran dalam jabatan publik.
Dalam sebuah pernyataan, komandan Met, Ella Marriott, mengatakan bahwa setelah dirilisnya jutaan dokumen pengadilan terkait Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat, Met menerima sejumlah laporan tentang dugaan pelanggaran dalam jabatan publik.
“Saya dapat memastikan bahwa Kepolisian Metropolitan kini telah meluncurkan penyelidikan terhadap seorang pria berusia 72 tahun, mantan menteri pemerintahan, atas pelanggaran perilaku dalam jabatan publik,” ungkap Ella Meriot.
Kepolisian Metropolitan akan terus mengevaluasi semua informasi yang disampaikan kepada mereka sebagai bagian dari penyelidikan ini dan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut saat ini. (ndi /The Guardian)
