• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Cara Mengatur Keuangan Agar Tidak Boncos Setiap Bulan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Cara Mengatur Keuangan Agar Tidak Boncos Setiap Bulan

Redaktur III Jumat, 13 Februari 2026
Share
4 Min Read
Ilustrasi mengatur keuangan/ Foto: freepik
Ilustrasi mengatur keuangan/ Foto: freepik

Aktual.co.id – Menurut National Endowment for Financial Education (NEFE), lebih dari 60% orang yang mendapat kenaikan gaji tetap merasa kekurangan.

Artinya, masalah bukan soal jumlah, tapi bagaimana mengatur aliran uang itu. Ada orang dengan gaji pas-pasan tapi tetap bisa menabung, bahkan investasi.

Ada juga gaji besar, tapi selalu habis tanpa jejak. Bedanya ada pada mindset dan kebiasaan finansial.

Catat Semua Pengeluaran Kebocoran

finansial paling banyak terjadi karena tidak sadar ke mana uang pergi. Mulailah dengan hal sederhana: catat semua pengeluaran harian.

Misalnya jajan kopi Rp15 ribu, parkir Rp5 ribu, atau beli jajanan Rp10 ribu. Sekilas kecil, tapi kalau dikalikan sebulan bisa ratusan ribu.

Dengan catatan, lebih paham pola pengeluaran. Dari sana, bisa menentukan mana yang harus dikurangi dan mana yang wajib dipertahankan. Uang yang tidak tercatat, biasanya menguap begitu saja.

Baca Juga:  Peneliti Menghubungkan Sinar Matahari dengan Kesehatan Mental

Terapkan Sistem 50/30/20

Salah satu cara populer mengatur keuangan adalah membagi gaji ke dalam tiga kategori: 50% untuk kebutuhan pokok (makan, transportasi, kontrakan, listrik), 30% untuk keinginan (hiburan, jalan-jalan, nongkrong), 20% untuk tabungan, investasi, atau dana darurat.

Kalau gaji kecil, proporsi ini bisa disesuaikan, misalnya 70% kebutuhan pokok, 20% tabungan, 10% hiburan.

Yang penting, jangan sampai tabungan atau dana darurat dihapus sama sekali. Sekecil apa pun, menabung harus jadi prioritas.

Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Ini jebakan terbesar. Banyak orang merasa “butuh”, padahal sebenarnya hanya “ingin”. Misalnya, butuh HP untuk kerja, tapi malah beli HP mahal keluaran terbaru padahal HP lama masih berfungsi.

Belajar menunda keinginan. Kalau benar-benar hanya ingin, beri jeda beberapa hari sebelum membeli. Biasanya setelah menunggu, rasa ingin itu hilang sendiri.

Orang yang pandai membedakan kebutuhan dan keinginan lebih jarang terjebak gaya hidup konsumtif.

Baca Juga:  Ciri-Ciri Kepribadian Narcissistic yang Sering Disamarkan Jadi "Percaya Diri Tinggi"

Hindari Cicilan Konsumtif

Cicilan adalah jebakan halus yang sering bikin gaji kecil semakin terasa sempit. Membeli barang dengan cicilan memang terlihat ringan, tapi kalau barangnya tidak produktif, cicilan justru mengikat pada gaya hidup yang salah.

Kalau mau berutang atau mencicil, pastikan untuk kebutuhan penting atau sesuatu yang bisa menghasilkan uang.

Misalnya cicilan laptop untuk bekerja, atau kendaraan yang benar-benar dipakai untuk mencari nafkah. Hindari cicilan barang mewah hanya demi gengsi.

Buat Dana Darurat

Banyak orang jatuh miskin bukan karena gaji kecil, tapi karena tidak siap menghadapi situasi darurat. Saat ada keluarga sakit, motor rusak, atau kehilangan pekerjaan, mereka tidak punya simpanan, sehingga terpaksa berutang.

Dana darurat bisa dimulai kecil-kecilan, misalnya Rp100 ribu per bulan. Lama-lama akan terkumpul. Tujuannya bukan untuk dipakai setiap bulan, tapi hanya untuk kebutuhan mendesak agar kamu tidak harus meminjam uang dengan bunga tinggi.

Baca Juga:  Ciri Orang Bertahan Hidup di Tengah Kesulitan

Cari Penghasilan Tambahan

Kalau sudah berhemat tapi gaji tetap tidak cukup, berarti waktunya menambah pemasukan. Jangan hanya bergantung pada satu sumber penghasilan. Banyak orang yang awalnya hanya bekerja sampingan akhirnya bisa membangun usaha dari sana.

Bisa dengan freelance, jualan online, atau memanfaatkan skill yang kamu punya. Dunia digital saat ini memberi banyak peluang.

Disiplin dan Konsisten

Mengatur keuangan itu bukan soal teori, tapi soal kebiasaan. Sering kali orang semangat di awal, lalu kembali boros di tengah jalan.

Padahal kunci utama dari pengelolaan uang adalah disiplin. Berapapun gajimu, kalau setiap bulan konsisten mencatat, menyisihkan, dan mengelola, hasilnya akan terasa dalam jangka panjang. Disiplin kecil hari ini bisa jadi kebebasan finansial di masa depan. (fb)

SHARE
Tag :Gangguan Cemasgangguan jiwaMental health
Ad imageAd image

Berita Aktual

iPhone 17 Pro/ Foto: GSM Arena
Berikut Waktu Peluncuran dan Pra Pemesanan iPhone 18 Pro
Minggu, 30 Agustus 2026
Lee Know dari Stray Kids / Foto; Soompi
Lee Know dari Stray Kids Memberikan Donasi Korban Bencana di Nepal
Minggu, 30 Agustus 2026
Bendera AS dan Iran/ Foto: anadolu
Presiden Iran Mengatakan Nota Kesepahaman Demi Kepentingan Kedamaian Dunia
Minggu, 30 Agustus 2026
Tim SAR sedang mencari korban di bekas longsor di Nepal/ Foto: Vietnam
Biaya Pembangunan Pasca Banjir Mencapai Miliaran Dollar di Nepal
Minggu, 30 Agustus 2026
Area yang hancur akibat banjir bandang dan tanah longsor di Nuwakot, Nepal/ Foto: Vietnam
Badan Penanggulangan Bencana Nepal Menyebutkan 675 Jenazah Ditemukan di Daerah Longsor Lumpur
Minggu, 30 Agustus 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Misi Penyelamatan Ditunda Karena Bendungan Jebol Perbatasan Tiongkok dan Nepal

Teaser Grand Theft Auto VI Akhinya Tayang di Netflix

KATSEYE Batal Tampil di Daisy Chain Fields karena Megan Cidera

Polri Sebut Keamanan Ketertiban Kembali Normal Pasca Demonstrasi

Samsung Mengumumkan Galaxy S26 FE dengan Chipset yang Lebih Baru

More News

Membaca buku bisa menjadi aktifitas sehat menyambut esok hari / Foto : Freepik

Kebiasaan Malam untuk Kesehatan Mental Menyambut Besuk Hari

Jumat, 4 April 2025

Pelecehan Verbal Mengubah Cara Perkembangan Otak Anak Menjadi Pencemas dan Depresi.

Sabtu, 7 Juni 2025
Ilustrasi pertemanan/ Foto: freepik

Lingkungan Pertemanan Menentukan Kualitas Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026
Segera identifikasai orang tertutup yang enggan menerima perubahan/ Foto : Freepik

Orang-orang yang Tertutup Terhadap Perubahan Sering Menunjukkan Perilaku Ini

Rabu, 26 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id