Aktual.co.id — Suasana antusias dan semangat belajar tampak memenuhi ruangan Laboratorium Juruan Desain Komunikasi Visual SMA Yadika Lampung siang itu. Sekitar pukul 13.00 WIB, puluhan siswa berkumpul mengikuti kegiatan pelatihan keterampilan public speaking yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPN VJT) dan Universitas Saburai Lampung dalam Program Pengabdian Masyarakat.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi wadah bagi dosen untuk berbagi ilmu sekaligus memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kepakaran. Tujuan utamanya adalah membekali para siswa dengan keterampilan berbicara di depan publik secara profesional , mengingat public speaking merupakan kemampuan yang dinilai penting di era persaingan global yang kompetitif ini.
Pelatihan dibawakan oleh Tazkiyah Azizah, S.I.Kom., M.I.Kom., dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur. Dalam pemaparannya, Tazkiyah menjelaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum bukan sekadar tentang berbicara lancar, tetapi juga bagaimana menyampaikan pesan dengan percaya diri, terstruktur, dan menyenangkan bagi audiens.
“Public speaking merupakan keterampilan yang akan dibutuhkan siapa pun di dunia kerja dan kehidupan sosial, bahkan sekalipun pekerjaannya tidak menuntutnya untuk berhadapan dengan publik. Melalui pelatihan ini, kami ingin membantu siswa agar berani tampil percaya diri, mampu menyampaikan ide dan gagasan dengan tepat, serta mampu menjadi komunikator yang efektif,” ungkap Tazkiyah di sela kegiatan.
Pelatihan ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga diisi dengan praktik langsung. Para siswa dilatih cara membuka acara, mengelola intonasi suara, menentukan bahasa verbal yang tepat, hingga mengatur ekspresi dan gesture tubuh agar menarik perhatian audiens. Sesi praktik berlangsung interaktif dan penuh gelak tawa ketika beberapa siswa mencoba berbicara di depan teman-temannya.
Salah satu peserta pelatihan mengungkapkan rasa senangnya karena mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan sekolah pada umumnya.
“Kegiatan ini seru banget! Kami jadi tahu cara ngomong di depan umum tanpa gugup. Ada tips bagaimana membangun topik, membuat suasana jadi lebih santai, dan gimana mengatasi rasa grogi. Bisa langsung praktek juga, jadi lebih percaya diri,” ujar salah satu siswa SMA Yadika Lampung dengan antusias.
Kepala SMA Yadika Lampung turut menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan dampak besar bagi pengembangan potensi siswa, khususnya dalam membangun karakter percaya diri dan kemampuan komunikasi yang baik.
“Kami sangat berterima kasih kepada UPN Veteran Jawa Timur dan Universitas Saburai Lampung. Harapan kami, kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut agar semakin banyak siswa mendapat kesempatan belajar langsung dari para dosen dan praktisi profesional,” ujarnya.
Pelatihan public speaking ini juga menjadi bagian dari upaya implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kerja sama lintas universitas, kegiatan ini tidak hanya memperluas jaringan akademik, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dunia pendidikan menengah.
Di akhir sesi, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara dosen, guru, dan seluruh peserta pelatihan. Senyum lebar para siswa menjadi bukti bahwa kegiatan tersebut meninggalkan kesan mendalam bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan keberanian untuk berbicara dan mengekspresikan diri di depan publik.
“Komunikasi yang baik akan membuka banyak peluang di masa depan. Semoga setelah pelatihan ini, para siswa semakin berani menunjukkan potensi terbaiknya,” pungkasnya. (Penulis: Tazkiyah Azizah)
