Aktual.co.id – Gempa bumi melanda sebelah barat ibu kota Venezuela pada Rabu sore, meruntuhkan bangunan di Caracas dan menjebak orang-orang di bawah reruntuhan.
Gempa bumi berkek mag 7,2 melanda sekitar 160 km (100 mil) sebelah barat Caracas. Satu menit kemudian gempa susulan berkekuatan 7,5 melanda di tempat yang sama menurut Survei Geologi AS (USGS).
“Korban jiwa dan kerusakan kemungkinan tersebar meluas,” kata USGS, yang awalnya memperkirakan jumlah korban tewas kemungkinan besar berkisar antara 10.000 hingga 100.000.
Presiden sementara Delcy Rodriguez mengatakan akan mendeklarasikan keadaan darurat dan meminta dana dari organisasi multilateral untuk mendukung upaya pemulihan.
“Kami menyampaikan belasungkawa kepada yang kehilangan anggota keluarga,” katanya dalam pidato nasional, tanpa memberikan angka pasti mengenai jumlah korban jiwa.
Pejabat setempat dan saksi mata melaporkan bangunan yang runtuh, operasi penyelamatan, dan jumlah korban luka yang terus bertambah.
“Ada gedung-gedung, rumah-rumah, dan bangunan yang runtuh, dan kami sedang menangani dengan segala yang dimiliki dalam hal keamanan dan bantuan sipil,” kata Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello sebelumnya di televisi pemerintah.
Rekaman video menunjukkan petugas penyelamat memanjat reruntuhan bangunan yang runtuh di ibu kota saat malam tiba, sementara kerabat yang putus asa mencari bantuan untuk orang-orang terkasih mereka yang diyakini terjebak.
Wali Kota Chacao Gustavo Duque mengatakan beberapa bangunan runtuh, dan 18 orang selamat berhasil dievakuasi dari satu bangunan saja.
Ia mendesak para saksi mata mencari perlindungan dan bantuan di alun-alun publik karena kemungkinan akan terjadi gempa susulan. “Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk menyelamatkan sebanyak mungkin orang,” katanya.
Gubernur Victor Clark mengatakan 22 orang terluka di negara bagian pesisir Falcon. Lima belas orang yang hilang, semuanya orang dewasa.
Banyak warga Venezuela berada di rumah ketika gempa bumi melanda saat hari libur nasional yang menandai kemenangan militer tahun 1821 yang membantu mengamankan kemerdekaan negara itu dari Spanyol.
“Begitu dimulai, kami mendengar orang-orang berteriak,” kata Astrid Ramirez, seorang humas berusia 41 tahun di Caracas bagian barat.
“Terdengar suara benturan yang sangat keras. Barang-barang berjatuhan di dalam rumah, termasuk kendi di dalam kulkas. Saya belum pernah mengalami hal seperti ini,” kata Coro Martinez, 56 tahun, yang tinggal di Caracas bagian timur.
Rodriguez telah memimpin negara itu sejak AS menggulingkan Presiden Nicolas Maduro pada bulan Januari. Dia menyambut era baru kerja sama dengan AS dan negara-negara lain, terutama di bidang minyak, pertambangan, dan industri lainnya.
Kedutaan Besar AS di Caracas mengatakan pihaknya memantau dengan cermat dampak gempa dan mendesak warga mencari tempat berlindung yang aman dan menghindari daerah yang rusak.
Di Rumah Sakit de Clinicas Caracas, diminta untuk bekerja lembur di shift malam untuk membantu merawat para korban luka. “Bandara terbesar Venezuela, di Maiquetia di pesisir utara Caracas, ditutup karena kerusakan,” kata Redrigues.
Kegiatan belajar mengajar dibatalkan untuk sisa minggu itu karena pihak berwenang mulai menilai kerusakan yang terjadi.
Infrastruktur minyak Venezuela tampaknya tidak langsung terpengaruh oleh gempa, karena hampir tidak ada kota yang dilaporkan mengalami kerusakan parah yang mencakup infrastruktur minyak yang penting.
Otoritas perlindungan sipil di Maracaibo, dekat pusat minyak besar Danau Maracaibo, mengatakan tidak ada laporan korban luka.
Banyak perusahaan energi yang beroperasi di negara tersebut sedang menghitung jumlah karyawan sebelum melakukan penilaian awal terhadap kondisi ladang minyak, pabrik, dan kilang.
Salah satu sumber mencatat pemadaman listrik pada tingkat produksi minyak mentah hingga layanan dipulihkan. Kementerian perminyakan Venezuela, perusahaan minyak milik negara PDVSA (PDVSA.UL) dan mitra asing utamanya, Chevron (CVX.N), membuka tab baru, tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Sistem Peringatan Tsunami AS mengeluarkan ancaman tsunami untuk Puerto Rico dan Kepulauan Virgin AS dan Inggris setelah gempa bumi
Lembaga tersebut mengatakan gelombang berbahaya juga dapat mempengaruhi Aruba, Curaçao, dan Bonaire. Peringatan tersebut dicabut sekitar satu jam kemudian. Venezuela terletak di zona aktif seismik tempat Lempeng Karibia bertemu dengan Lempeng Amerika Selatan. (ndi/reuters)
