• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Redaktur III Kamis, 10 September 2026
Share
4 Min Read
Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik
Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Aktual.co.id – Dr. Erwin Ringel (1921-1994) seorang ahli neurologi dan psikiatri Austria, diakui pencetus istilah ‘sindrom pra-bunuh diri’ dan merupakan pelopor dalam bidang suicidologi.

Ia mendirikan Asosiasi Internasional untuk Pencegahan Bunuh Diri (IASP) pada tahun 1960, meletakkan dasar bagi upaya global memahami dan mencegah bunuh diri, termasuk Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia.

Dikutip dari National Today, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bunuh diri terjadi di suatu tempat di dunia setiap 40 detik. Sekitar 800.000 orang meninggal setiap tahun karena bunuh diri.

Sebagian besar terjadi di negara-negara terbelakang dan berkembang. Angka-angka ini mengejutkan, mengingat bunuh diri dapat dicegah. Penyakit mental yang tidak terdiagnosis dan tidak diobati adalah alasan terbesar di balik bunuh diri.

Asosiasi Internasional untuk Pencegahan Bunuh Diri (IASP) memulai Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia pada tahun 2003. Disponsori oleh Federasi Kesehatan Mental Dunia dan Organisasi Kesehatan Dunia.

Baca Juga:  Kembali Ditemukan Penderita Virus Nipah di Bengala Barat India

Tujuan adalah meneliti dan mengumpulkan data tentang perilaku bunuh diri, menentukan berbagai penyebab dan mengapa tanda-tandanya tidak disadari, serta mengembangkan praktik dan kebijakan yang tepat untuk pencegahan bunuh diri.

IASP ingin meningkatkan kesadaran memberi tahu masyarakat cara mengidentifikasi tanda-tanda peringatan seseorang yang sedang mempertimbangkan bunuh diri dan menjangkau mereka sebelum terlambat.

Karena inisiatif ini berjalan sangat baik, WHO bermitra sejak tahun kedua. Kampanye pencegahan bunuh diri global WHO sejak tahun 1999 disebutkan pada Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia pertama pada tahun 2003, dengan menyebutkan hal-hal berikut sebagai tujuan utamanya:

“Pengorganisasian kegiatan multi-sektoral global, regional, dan nasional untuk meningkatkan kesadaran tentang perilaku bunuh diri dan cara mencegahnya secara efektif.”

Baca Juga:  Tanda Seseorang Berpura-pura Menjadi Korban Hanya Untuk Manipulasi Orang

“Penguatan kemampuan negara-negara untuk mengembangkan dan mengevaluasi kebijakan dan rencana nasional untuk pencegahan bunuh diri.”

IASP dan WHO bertujuan mengkomunikasikan kepada masyarakat siapa pun dapat mencegah seseorang mengakhiri hidupnya melalui pesan yang secara terbuka didukung,

Kedua organisasi ini memberdayakan semua untuk membantu yang menderita depresi dan mengumpulkan dana mendukung kesehatan mental.

Inilah mengapa Hari Kesadaran Bunuh Diri Nasional semakin populer. Pada tahun 2020, sebuah acara bersepeda global yang diselenggarakan di lebih dari 40 negara berhasil mengumpulkan sekitar $12.000 (Rp210 juta)

WHO juga telah menjalin hubungan dengan para penyintas bunuh diri untuk berbagi kisah mereka melalui Kampanye Nyalakan Lilin. Hingga saat ini, IASP memiliki para ahli dan sukarelawan dari hampir 77 negara.

Kegiatan dan acara pada Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia meliputi konferensi, seminar, dan forum diskusi; perumusan kebijakan baru untuk pencegahan bunuh diri; penggunaan media sebagai alat untuk meningkatkan kesadaran; upacara peringatan untuk mengenang mereka yang kalah dalam perjuangan melawan penyakit mental; mendidik remaja tentang bunuh diri dan kepada siapa harus menghubungi jika diperlukan; dan mendirikan kelompok dukungan dan pusat fasilitas khusus sebagai sumber daya untuk kesadaran dan pengobatan depresi dan bunuh diri.

Baca Juga:  WHO Mengadakan Pertemuan Terkait Darurat Ebola di Kongo

Pada tahun 2017, rapper terkenal Logic meningkatkan kesadaran tentang nomor layanan bantuan bunuh diri melalui lagunya dan nomor layanan ‘1-800-273-8255’.

Lagu yang bercerita tentang seseorang yang mencari bantuan untuk pikiran bunuh diri ini menyebabkan peningkatan jumlah panggilan ke nomor layanan bantuan bunuh diri. Pada waktu yang hampir bersamaan, laporan kematian selebriti meningkatkan angka bunuh diri sebesar 13%. (ndi)

 

SHARE
Tag :Hari Pencegahan Bunuh Diri SeduniaPencegahan Bunuh DiriWHO
Ad imageAd image

Berita Aktual

AirPods5/ Foto: GSM Arena
AirPods 5 Mampu Menghadirkan Suara Jernih dan Meredam Kebisingan Maksimal
Kamis, 10 September 2026
Xiaomi 18 / Foto: Gizmochina
Xiaomi 18 Pro Max Telah Muncul Spesifikasinya Berikut Ini
Kamis, 10 September 2026
Aktifitas di Selat Hormuz/ Foto: Vietnam
Sekjen PBB Mengaku Prihatin dengan Perkembangan di Selat Hormuz
Kamis, 10 September 2026
Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik
Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia
Kamis, 10 September 2026
Peta Selat Hormuz/ Foto: vn
Iran Memperluas Zona Ekslusif Maritimnya Hingga Teluk Oman dan Laut Arab
Kamis, 10 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Polda Banten Siapkan Pos Antemortem untuk Pencarian Lima Jurnalis di Gunung Anak Krakatau

Apple Dirumorkan Akan Meluncurkan iPhone Ultra dalam Waktu Dekat

Harga Emas Antam Turun Rp17.000,- Menjadi Rp2.610 Juta Per Gram

Empat Lukisan Karya Renoir Berhasil Dicuri di Museum Perancis dalam Hitungan Menit

Redmi Note 17 Pro Segera Diluncurkan dengan Kekuatan Battery 10.000mAh

More News

Menggosok gigi bisa mengurangi risiko depresi / Foto : Freepik

Studi : Kesehatan Mulut Memiliki Hubungan Terhadap Risiko Depresi

Sabtu, 26 April 2025
Hati hati dengan orang suka memuji, bisa jadi pintu masuk untuk manipulasi/ foto : Freepik

Hati hati Seseorang Terlalu Baik, Bisa Jadi Pintu Masuk Sikap Manipulasi

Rabu, 5 Maret 2025
Ilustrasi menikmati kesendirian/ Foto : freepik

Begini Cara Hidup Dalam Kesendirian Tapi Tidak Kesepian

Kamis, 18 Desember 2025
Di usia tua mulai memikirkan kesehatan diri / Foto : freepik

Jika Memasuki Usia 50 Tahun Mulai Memikirkan Perilaku Ini

Senin, 26 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id