• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Sikap Orang-orang yang Dibesarkan dalam Rumah Tangga yang Dingin, Menurut Psikololgi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Sikap Orang-orang yang Dibesarkan dalam Rumah Tangga yang Dingin, Menurut Psikololgi

Redaktur III Selasa, 8 Juli 2025
Share
4 Min Read
Ilustrasi wanita menyendiri / Foto : freepik
Ilustrasi wanita menyendiri / Foto : freepik

Aktual.co.id – Tumbuh dalam rumah tangga yang dingin atau jauh sering kali meninggalkan jejak pada kepribadian seseorang yang dibawa dalam kehidupan sehari – hari.

Orang ini dibesarkan dalam keluarga yang jarang menggunakan komunikasi yang efektif untuk pertumbuhan psikologi.

Menurut Olivia Reid mengenali perilaku ini bisa membantu seseorang untuk menghadapi ketika bertemu dengan orang dengan kepribadian berikut ini.

Takut Ditinggalkan

Perilaku paling signifikan yang ditunjukkan oleh orang ini yang dibesarkan dalam keluarga dingin atau jauh sering kali perasaan takut akan ditinggalkan.

Rasa takut ini muncul dari pengabaian emosional yang dialami selama tahun-tahun ketika dalam pembentukan diri sehingga menciptakan kekhawatiran seumur hidup akan ditinggalkan.

Sangat penting memahami dan mengatasi ketakutan ini, karena dapat memengaruhi kemampuan membentuk hubungan yang aman dan sehat.

Hiperkesadaran Terhadap Orang Lain

Sering kali, individu yang dibesarkan dalam lingkungan yang dingin atau jauh mengembangkan kesadaran yang tajam terhadap perasaan orang lain.

Baca Juga:  Trik Halus Dibutuhkan Semua Orang Menurut Psikolog

Kesadaran yang berlebihan ini merupakan hasil dari pola pengasuhan semasa masih kecil sehingga cenderung menghindari konflik.

Ketika dewasa orang ini memiliki kepekaan perhatian kepada orang lain yang meningkat luar biasa. Namun dampaknya akan menguras emosi karena mengutamakan kebutuhan emosi orang lain.

Berjuang dengan Kepercayaan

Membentuk hubungan dekat bisa jadi sulit karena melibatkan keterbukaan dan risiko penolakan atau kekecewaan.

Dampak belajar sejak dini bahwa orang-orang yang seharusnya paling dihandalkan tiba – tiba mengecewakan.

Sebagai orang dewasa, membawa ketakutan akan pengkhianatan ini ke dalam membangun hubungan. Memahami perilaku langkah pertama dalam mengatasi dan membangun hubungan yang lebih bermakna.

Lebih Suka Menyendiri

Orang-orang yang dibesarkan dalam keluarga yang dingin lebih suka menyendiri. Orang ini belajar menemukan kenyamanan dalam kebersamaan dengan diri sendiri, karena kesendirian bebas dari penghakiman atau kekecewaan.

Baca Juga:  Fakta Orang Introvert Adalah Berfikir Lama Sehingga Asing dengan Teman Dekat

Saat dewasa, lebih tertarik pada kegiatan dan hobi yang menyendiri. Mungkin juga memiliki lingkaran sosial yang lebih sempit. Lebih menghargai beberapa hubungan dekat daripada jaringan pertemanan yang luas.

Ketahanan Tinggi

Dibesarkan di lingkungan yang dingin sering kali menghasilkan ketahanan yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan untuk beradaptasi dan mengatasi keadaan yang menantang sejak usia dini.

Orang ini belajar mengandalkan diri sendiri, sehingga menjadi sangat mandiri dan tidak bergantung pada orang lain.

Meskipun ketahanan ini dapat menjadi aset, namun keadaan ini bisa membuat dirinya kesulitan meminta bantuan kepada orang lain.

Perilaku ini berakar pada pengalaman masa kecil di mana ketika mencari bantuan ditanggapi dengan pengabaian atau ketidakpedulian.

Kesulitan Mengekspresikan Emosi

Tumbuh di lingkungan yang jauh dari rumah akan cepat belajar menyimpan emosi diri sendiri. Ini adalah mekanisme bertahan hidup, cara menghindari menarik perhatian atau menyebabkan stres tambahan.

Baca Juga:  Hati – hati dengan Pria yang Memiliki Ciri Seperti Ini

Ketika dewasa sulit mengungkapkan perasaan secara terbuka. Bahkan di lingkungan yang mendukung sekalipun. Akhinya memiliki tetap diam daripada berbagi tentang perasan dalam hatinya.

Kurangnya kehangatan dan kasih sayang sering kali menyebabkan kesulitan mengenali dan memproses emosi karena ada ketakutan dihakimi atau disalahpahami.

Mencari Validasi

Orang-orang yang tumbuh dalam rumah tangga yang dingin memiliki keinginan mendapatkan validasi. Karena orang ini tidak mendapatkan cukup asupan perhatian ketika masa pembentukan diri.

Orang-orang ini cenderung menyenangkan orang lain, selalu berusaha memenuhi harapan orang lain. Keinginan umtuk diakui dapat membuat sangat sensitif terhadap kritik dan penolakan.

Dalam benaknya, setiap interaksi merupakan kesempatan mendapatkan pengakuan yang tidak didapatkan saat masih anak-anak.

Orang ini sering kali melakukan hal-hal yang lebih dari yang seharusnya, bahkan merugikan diri sendiri, hanya sekedar merasa diterima dan dihargai. (ndi)

SHARE
Tag :Gangguan Mentalkesehatan jiwaMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ju Haknyeon / Foto: allkpop
Seorang Jurnalis Didakwa Bersalah Karena Pencemaran Nama Baik Ju Haknyeon
Selasa, 2 Juni 2026
Dadan Hindayana / Foto: Ist
Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana
Selasa, 2 Juni 2026
Petugas kesehatan sedang mengukur suhu badan warga/ Foto: anadolu
Jumlah Kasus Ebola Melampaui 300 di Republik Demokratik Kongo
Selasa, 2 Juni 2026
Athropic AI/ Foto: engagatged
Claude AI Down: Anthropic Konfirmasi Gangguan Layanan
Selasa, 2 Juni 2026
Nadhiem Makarim / Foto : courtesy iNews
Nadiem Mengaku Sedih Dianggap Koruptor Padahal Tidak Ada Buktinya
Selasa, 2 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi pengidolaan terhadap selebriti/ Foto: psypost

Penelitian Menyebutkan Keterkaitan Obsesi Terhadap Selebriti dengan Kecemasan Masa Kecil

Ilustrasi Phubbing/ foto: freepik

Individu dengan Kecemasan Cenderung Depresi Ketika Diabaikan oleh Pasangan

Ilustrasi makan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Makan Secara Teratur Bisa Meredam Gejala Depresi

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Seorang Netizen Menerima Hukuman Berat Akibat Ujaran Kebencian Terhadap Artis IU

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berpotensi Berawan

LEMONADE Masuk Puncak Lagu iTunes dan Spotify

Individu dengan Kecemasan Cenderung Depresi Ketika Diabaikan oleh Pasangan

Meta Tengah Mengembangkan Liontin Bertemakan AI

More News

Ngobrol dengan orang sehat mental memberikan kenyamanan./ Foto : Freepik

Seseorang yang Memiliki Jiwa Sehat Menunjukkan Sikap Seperti Ini

Kamis, 13 Maret 2025
Kepatuhan bisa menjadi racun di dalam keluarga karena membunuh jati diri anak / Foto : geedeting

Perilaku Beracun yang Dianggap Wajar di Lingkungan Keluarga

Rabu, 16 April 2025
Merasa tua untuk memulai hidup baru bisa menghambat diri sendiri / Foto : Freepik

Orang yang Merasa Terlalu Tua Memulai Hidup Baru Menunjukkan Sikap Seperti Ini

Kamis, 10 April 2025
Mode senyap pada ponsel memberikan ruang privasi pada pemiliknya / Foto : Freepik

Orang yang Ponselnya dalam Mode Senyap Menampilkan Ciri Unik Ini, Menurut Psikologi

Senin, 2 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id