• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Orang yang Tenang Saat Berkonflik Memahami Sifat Manusia
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Orang yang Tenang Saat Berkonflik Memahami Sifat Manusia

Redaktur III Rabu, 26 Maret 2025
Share
3 Min Read
Saling memahami kunci ketenangan ketika dialog bersama seseorang / Foto : Freepik
Saling memahami kunci ketenangan ketika dialog bersama seseorang / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Orang yang tetap tenang ketika menghadapi konflik diyakini memahami kepribadian seseorang. Berikut ciri orang yang tenang ketika berkonflik denga orang lain berdasarkan penelitian psikolog Isabella Chase yang dimuat di geedeting.

Memahami Penularan Emosi

Pernahkah memperhatikan bagaimana berada di sekitar orang yang stres dapat membuat ikut stres? Konsep ini dikenal ‘penularan emosi’.

Orang-orang yang tenang selama konflik menyadari fenomena ini. Dengan tetap tenang akan mempengaruhi orang lain ikut tenang. Tetap tenang berarti mengendalikan emosi dan merespons daripada bereaksi selama konflik.

Memahami Sudut Pandang Orang Lain

Memahami bahwa setiap orang punya sudut pandang sendiri dapat membantu merespons dengan tenang. Hal ini mengingatkan bahwa perbedaan pendapat tidak selalu berupa serangan pribadi, tetapi berupa sudut pandang yang berbeda.

Baca Juga:  Berikut Orang yang Menyenangkan Namun Sebenarnya Menyakiti Mental Orang Lain

Lebih Banyak Mendengar

Sebuah studi oleh Harvard Business Review menemukan bahwa pendengar yang baik tidak hanya menerima informasi secara pasif namun mereka mendengarkan secara suportif.  Mereka merenungkan, mengajukan pertanyaan, dan mendorong terciptanya ruang aman untuk dialog

Orang yang tenang selama konflik tahu hal yang paling ampuh adalah tidak mengatakan apa pun dan membiarkan keheningan yang penuh perhatian berbicara.

Berprinsip Konflik Bukan Hal yang Buruk

Orang yang tenang saat berselisih memahami bahwa konflik tidaklah buruk. Bahkan, konflik dapat menjadi katalisator pertumbuhan dan perubahan.

Kuncinya terletak pada cara menangani konflik, yakni menghadapinya dengan rasa hormat, keterbukaan, dan kemauan menemukan titik temu yang dapat mengubah potensi krisis menjadi momen pertumbuhan.

Baca Juga:  Ciri Kepribadian Wanita Menyingkirkan Pria yang Baik, Menurut Psikologi

Setiap Orang Berjuang dengan Keadaaan.

Ada pepatah terkenal yang berbunyi, “Bersikaplah baik, karena setiap orang sedang berjuang dalam persoalan yang tidak diketahui.”

Orang yang tenang selama konflik mendekati orang lain dengan empati dan kebaikan. Mereka menyadari bahwa reaksi emosional lawan bicara bisa karena didorong fakto situasi sulit

Meminta Maaf Tidak Berarti Salah

Orang-orang yang tetap tenang selama konflik menggunakan kalimat maaf untuk menenangkan keadaan.  Mereka tahu bahwa permintaan maaf dapat menjadi alat ampuh menyelesaikan konflik.  Cara ini untuk menjaga hubungan baik dan menumbuhkan pemahaman.

Kesabaran adalah Kebajikan

Baca Juga:  Berikut Cara Percepatan untuk Adaptasi dengan Kebiasaan Baru

Saat konflik sedang berlangsung, emosi dapat meledak dan kata-kata diucapkan dengan tergesa-gesa. Bagi yang berhasil tetap tenang akan memahami pentingnya kesabaran.

Kesabaran adalah mundur sejenak, bernapas, dan menilai situasi secara objektif. Kesabaran memberi ruang berpikir sebelum berbicara. Kesabaran bukan berarti pasif atau tunduk melainkan mengendalikan reaksi yang tergesa-gesa.

Rasa Hormat

Betapa pun panasnya perselisihan, menghargai perasaan, pikiran, dan pendapat adalah yang terpenting. Ini tidak berarti harus setuju, melainkan mengakui hak orang lain untuk memiliki sudut pandang yang berbeda.

Orang yang menjaga rasa hormat, sama halnya menciptakan ruang aman untuk terbuka dan jujur guna mendapatkan penyelesaian lebih baik. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan jiwaMental healthmental sehatpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kedua kiri) serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (keempat kiri) menyampaikan keterangan kepada pers terkait Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja / Foto: ANTARA
Mensesneg Prasetyo Hadi Ditunjuk Menjadi Ketua Satgas Mitigasi PHK
Jumat, 26 Juni 2026
Tantri Syalindri/ Foto: Ist
Tantri Kota Speak Up Ditipu oleh Teman yang Dikenal Sejak TK
Jumat, 26 Juni 2026
Jeonghan SEVENTEEN / Foto: allkpop
Jeonghan SEVENTEEN Resmi Menyelesaikan Wajib Militer dan Siap Menyapa Penggemar
Jumat, 26 Juni 2026
Ilustrasi penyalahgunaan narkoba/ Foto: national today
Hari Melawan Penyalahgunaan dan Perdagangan Narkoba Meningkatkan Kesadaran di Masyarakat
Jumat, 26 Juni 2026
Ilustrasi hujan lebat/ Foto: freepik
BMKG Mengingatkan Kewaspadaan Terhadap Perubahan Cuaca di Indonesia
Jumat, 26 Juni 2026

Mental Health

Ayah dan putra-putranya/ foto: freepik

Pekan Ayah untuk Mengenang Perjuangan Ayah Buat Keluarga

Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik

Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat

Ilustrasi bekerja di depan komputer/ Foto: gemini

Kebiasaan yang Bisa Menghancurkan Kesehatan Seseorang

Ilustrasi mengelola keuangan/ Foto: freepik

Kemampuan Mengelola Keuangan untuk Kehidupan Lebih Tenang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Mantan Anggota NCT Mark Meminta Maaf Setelah Memicu Kontroversi

Ford Menyewa Beruang untuk Tes Keamanan Mobil F-150 Platinum

Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan Ditahan di Sel Khusus Polda Jabar

Mengenal Hari Ikan Lele yang Menjadi Makanan Favorit Banyak Orang

Otorita Penerbangan Iran Membuka Kembali Wilayah Udara Bagian Barat

More News

Perlu kontrol untuk membelanjakan barang / Foto : Freepik

Penyebab Orang Boros Menghabiskan Uang Tanpa Kontrol

Minggu, 30 Maret 2025

Studi Menemukan, ChatGPT Meniru Disonansi Kognitif Manusia Dalam Eksperimen Psikologis

Rabu, 4 Juni 2025
Ilustrasi narsisistik dengan kemewahan / Foto : Freepik

Studi Baru Mengidentifikasi Kepribadian Narsisistik yang Kontradiksi

Selasa, 6 Mei 2025
Kurang tidur bisa berpengaruh pada otak dan mood seseorang / Foto : Freepik

Pola Otak Ditemukan Berbeda pada Gangguan Tidur Dibandingkan dengan Kurang Tidur

Selasa, 29 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id