• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Menurut Penelitian, Aktivitas Ini Dikaitkan dengan Risiko Insomnia 59%
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Menurut Penelitian, Aktivitas Ini Dikaitkan dengan Risiko Insomnia 59%

Redaktur III Rabu, 9 April 2025
Share
4 Min Read
Tidur berkualitas mempengaruhi mood dan kesehatan mental seteahnya / Foto : Freepik
Tidur berkualitas mempengaruhi mood dan kesehatan mental seteahnya / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Sebuah studi terhadap mahasiswa Norwegia menemukan bahwa, menghabiskan banyak waktu di depan layar dikaitkan dengan insomnia atau kurang tidur dengan jenis aktivitas di depan layar.

Peserta yang menghabiskan menata layar di tempat tidur, memiliki peluang 59% lebih tinggi melaporkan insomnia dan tidur rata-rata 24 menit lebih sedikit dibanding yang lain.

Menariknya, mahasiswa yang hanya menggunakan media sosial di tempat tidur, melaporkan lebih sedikit gejala insomnia dengan durasi tidur lebih lama daripada yang terlibat dalam aktivitas berbasis layar lainnya.

Para peneliti melakukan studi ini untuk memahami waktu menonton layar setelah tidur apakah memengaruhi tidur pada orang dewasa muda.

Peneliti juga ingin menyelidiki apakah aktivitas layar seperti media sosial, menonton video, atau bermain game memengaruhi tidur. Beberapa ahli berspekulasi media sosial sangat berbahaya karena sifatnya yang merangsang dan interaktif.

Baca Juga:  Studi Baru Mengidentifikasi Kepribadian Narsisistik yang Kontradiksi

Untuk menjawab pertanyaan di atas, peneliti menggunakan data dari Studi Kesehatan dan Kesejahteraan Mahasiswa 2022, sebuah survei nasional terhadap mahasiswa pendidikan tinggi di Norwegia.

Dari kumpulan data ini, para peneliti berfokus pada sampel yang terdiri dari 45.654 mahasiswa penuh waktu berusia 18 hingga 28 tahun.

Para mahasiswa ini menjawab pertanyaan-pertanyaan terperinci tentang penggunaan layar sebelum tidur, jenis-jenis aktivitas yang mereka lakukan, dan pola tidur mereka.

Sekitar 38.800 dari mereka melaporkan penggunaan layar di tempat tidur, yang menjadi sampel inti untuk analisis utama.

Peserta diberikan pertanyaan seberapa sering menggunakan layar di tempat tidur, berapa lama menghabiskan waktu di depan layar setiap malam.

Para peneliti mengelompokkan peserta ke dalam tiga kategori:  pertama hanya menggunakan media sosial, kedua menggunakan media sosial bersama dengan aktivitas lain, dan ketiga tidak menggunakan media sosial tetapi terlibat dalam tugas yang menggunakan layar.

Baca Juga:  Lima Kalimat yang Membuat Orang Kurang Cerdas Menurut Psikologi

Untuk mengukur tidur, para peneliti mengumpulkan informasi tentang waktu tidur dan waktu bangun pada hari kerja dan akhir pekan.

Mereka juga menanyakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk tidur, apakah peserta terbangun di malam hari, dan seberapa sering merasa lelah di siang hari.

Peserta diklasifikasikan memiliki gejala insomnia jika melaporkan kesulitan tidur atau tetap tertidur selama tiga kali seminggu. Mengantuk di siang hari tiga kali seminggu, dan durasi seperti ini berlangsung tiga bulan.

Temuan tersebut mengonfirmasi pola yang konsisten: lebih banyak waktu menonton layar di tempat tidur dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih buruk.

Baca Juga:  Kalimat yang Menunjukkan Pribadi Sehat Secara Mental Menurut Psikologi

Rata-rata, setiap jam tambahan yang dihabiskan di depan layar setelah tidur dikaitkan dengan kemungkinan 59% lebih besar untuk memenuhi kriteria insomnia dan 24 menit lebih sedikit tidur per malam.

Penelitian ini menujukkan fakta bahwa bermedia sosial sangat berbahaya terutama ketika sambil melihat tagkapan layar. Hasilnya mendukung gagasan bahwa mengurangi penggunaan layar di tempat tidur dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

“Kami tidak menemukan perbedaan signifikan antara media sosial dan aktivitas layar lainnya, yang menunjukkan penggunaan layar menjadi faktor utama dalam gangguan tidur,”  ungkap penulis utama Gunnhild Johnsen Hjetland dari Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia.

Gangguan tidur diakibatkan perpindahan waktu istirahat, di mana penggunaan layar membuat penunda tidur dengan menghabiskan waktu yang seharusnya digunakan untuk beristirahat. (ndi/psypost)

SHARE
Tag :Gangguan Tidurkesehatan mentalMental health

Berita Aktual

Presiden Prabowo Subianto/ Foto: setneg
Pejabat Negara Ramai Mengucapkan Ultah Kepada Prabowo Subianto
Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy/ Foto: gizmochina
Samsung Galaxy A38 Bocor dengan Berbagai Spesifikasi
Sabtu, 17 Oktober 2026
Aktifitas pemandaman kebakaran hutan dan lahan/ Foto: vietnam
Singapura Menyiapkan Tuntutan Hukum Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan di Indonesia
Sabtu, 17 Oktober 2026
Penampakan erupsi Gn Semeru/ Foto: ANTARA
Gunung Semeru Mengalami Erupsi Tinggi Letusan 1 Kilometer
Sabtu, 17 Oktober 2026
Triton Aviation / Foto: vn
Pesawat Triton Aviation Mendarat Darurat Akibat Pintu Pesawat Terbuka
Sabtu, 17 Oktober 2026

Mental Health

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menggeledah Ruang Kepala BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai

Singapura Menyiapkan Tuntutan Hukum Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan di Indonesia

Gunung Semeru Mengalami Erupsi Tinggi Letusan 1 Kilometer

Pesawat Triton Aviation Mendarat Darurat Akibat Pintu Pesawat Terbuka

Sekjen PBB Antonio Guterres Akan Berkunjung ke Indonesia

More News

Kesuksesan selalu diidentikan dengan kemewahan / Foto : freepik

Topeng Kemapaman yang Dianggap Keberhasilan Oleh Sebagian Orang

Senin, 19 Mei 2025
Pria bertanggung jawab siap memberikan terbaik untuk pasangan / Foto : freepik

Perilaku Pria yang Tidak Takut Menunjukkan Cinta atau Komitmen

Jumat, 23 Mei 2025
Ilustrasi orang dengan ketenagan diri/ Foto: freepik

Tips Agar Tidak Diremehkan oleh Orang Lain

Sabtu, 14 Maret 2026
Orang yang sulit ditebak memilih kesehatan mentalnya / Foto : Freepik

Kebiasaan yang Menunjukkan Seseorang Sulit Dibaca

Kamis, 29 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id