• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Perilaku Pasif Agresif yang Merusak Mental Semua Orang dalam Menjalin Komunikasi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Perilaku Pasif Agresif yang Merusak Mental Semua Orang dalam Menjalin Komunikasi

Redaktur III Kamis, 26 Juni 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi pasif agresif yang membuat pasangan merasa bersalah / Foto : freepik
Ilustrasi pasif agresif yang membuat pasangan merasa bersalah / Foto : freepik

Aktual.co.id – Sikap pasif agresif adalah salah satu sifat negatif yang sangat merugikan banyak orang. Dia memperlakukan orang lain dengan cara didiamkan hingga orang tersebut merasa bersalah.

sikap ini salah satu sikap perusak mental yang sangat tidak dibenarkan dalam psikologi. Jika tidak sepaham dengan partner atau siapapun, lebih baik disampaikan dan dibicarakan dengan baik.

Psikolog Isabella Chase memberikan gambaran perlkau pasif agresif ini yang bisa mengganggu hubungan menjadi tidak baik.

Meremehkan Kesuksesan Seseorang dengan Pujian yang Samar

Tidak semua pujian jujur yang datangnya dari ketulusan. Bisa jadi pujian tersebut untuk menutupi perilakunya yang negative.

Kalimat,”Dia hanya beruntung,” salah satu pertanda orang tersebut sedang merendahkan partner atau orang lain yang sedang mendapatkan kesuksesan.

Baca Juga:  Tips Kepribadian Introvert Mendapatkan Pasangan yang Saling Mengerti

Ini perilaku negative yang dapat membuat partner menjadi tidak nyaman dan merasa bersalah dengan sikapnya yang merendahkan.

Kelupaan yang Disengaja 

Sering kali ketika menjalin janji dengan pemiki kepribadian pasif agresif selalu membuat drama dengan alasan kelupaan.

Sikap ini membuat orang lain menjadi jengkel serta mengubah agenda yang harusnya dilakukan pada saat itu.

Jika dilakukan secara rutin serta berulang kali bisa jadi orang tersebut tengah memainkan peran sebagai pasif agresif untuk menyakiti partner.

Serangan Non Verbal Seperti Desahan Tanda Mengeluh

Gerakan mata berputar, desahan berat, mengangkat bahu, gerakan-gerakan yang seolah meneriakkan penghinaan tanpa mengucapkan sepatah kata.

Gerakan ini memunculkan beribu makna yang multitafsir “Banyak yang menterjemahkan merendahkan serta menolak dengan ide atau kehadiran kita,” tulis Isabella Chase.

Baca Juga:  Perilaku Seseorang yang Memiliki Daya Tarik Magnetik

Menurut Isabella tidak ada salahnya menanyakan mengapa orang tersebut menghembuskan nafas secara berat atau mengeluh dengan cara diam.

Menahan Setiap Ada yang Meminta Bantuan

Sikap yang menjengkelkan dari pemilik kepribadian pasif agresif adalah menunda bantuan kepada orang yang meminta tolong kepadanya.

Tentu sikap ini dilakukan kepada orang yang sudah dikenalnya. Kepada orang baru dia akan menunjukkan sebagi sosok yang bisa dihandalkan.

Dampak terburuk dari sikap ini adalah hubunngan menjadi tidak baik serta bisa memunculkan konflik di antara kedua belah pihak.

Keterlambatan yang Kronis

Semua orang bisa terlambat, namun pada pemilik perilaku pasif agresif selalu terlambat hingga mengganggu orang lain.

Baca Juga:  Lima Kalimat yang Membuat Orang Kurang Cerdas Menurut Psikologi

Keterlambatannya sangat kronis kadang tidak masuk akal. Menurut penelitian,  keterlambatan yang berulang dapat berfungsi sebagai gerakan kekuasaan terselubung, yang menegaskan dominasi tanpa konfrontasi terbuka.

Segera batasi komunikasi dengan orang yang memiliki tipikal seperti ini, karena sangat merugikan banyak orang.

Perlakuan Diam yang Ekstrim

Pasif agresif selalu ditandai dengan sikap diam yang sangat ekstrim. Pola diam ini bisa berlangsung harian bahkan sampai berbulan – bulan.

Jika mendapati partner seperti ini segera buka ruang komunikasi dengan pemilik pasif agresif. Jika sedang membutuhkan ruang, maka beri waktu untuk ruang tersebut.

Namun jika untuk pasif agresif sebaiknya segera bangun komunikasi supaya ada kejelasan terkait kepentingan bersama. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan mentalMental healthPsikologPsikolog Kepribadian
Ad imageAd image

Berita Aktual

Puing bangunan hancur akibat gempa bumi di Filipina/ Foto: Anadolu
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Meningkat 61 Orang di Filipina
Sabtu, 13 Juni 2026
SPBU Pertalite / Foto: JP
Pertamina Memastikan Ketersediaan BBM Pertalite di SPBU
Sabtu, 13 Juni 2026
Bayi dengan bando bendera Jepang/ Foto: Anadolu
Kelahiran Bayi Rendah Karena Penurunan Jumlah Pernikahan di Jepang
Sabtu, 13 Juni 2026
Donald J Trump/ Foto: The Guardian
Donald Trump Diklaim Setuju Mencairkan Aset Iran 24 Miliar Dolar
Sabtu, 13 Juni 2026
Lee Seung Gi / Foto: Allkpop
Penyanyi Lee Seung Gi Berselisih Terkait Pemutusan Kontrak Ekslusif
Sabtu, 13 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi bekerja di depan komputer/ Foto: gemini

Kebiasaan yang Bisa Menghancurkan Kesehatan Seseorang

Ilustrasi mengelola keuangan/ Foto: freepik

Kemampuan Mengelola Keuangan untuk Kehidupan Lebih Tenang

Ilustrasi media sosial/ Foto: freepik

Postingan Media Sosial Bukan Cerminan Diri Mental Seseorang

Ilustrasi tua bahagia/ Foto: freepik

Seni Menikmati Hidup Saat Menjelang Usia Tua

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Fenomena El Nino Diprediksi Membawa Iklim Lebih Kering di Tahun 2026

Sebagian Wilayah Indonesia Akan Diguyur Hujan di Hari Jumat

Kebiasaan yang Bisa Menghancurkan Kesehatan Seseorang

DJI Menggugat Insta360 Luna Ultra Karena Memiliki Kemiripan dengan DJI Osmo Pocket 4P

BTS Akan Merilis Single Digital Baru Berjudul Come Over

More News

Memonopoli percakapan menjadi tanda orang ingin diakui / Foto : Freepik

Orang Memonopoli Pembicaraan Memiliki Kepribadian Berikut Ini

Minggu, 20 April 2025
Mendengarkan musik diyakini bisa meredakan cemas di malam hari / Foto ; Freepik

Kebiasaan yang Bisa Meredakan Kecemasan di Malam Hari

Selasa, 6 Mei 2025

Tanda Wanita Menguasai Seni Harga Diri, Menurut Psikolog

Senin, 2 Juni 2025
Ilustrasi orang sakit flu/ Foto: freepik

Mengenal dan Pengobatan Superflu yang Kini Menjadi Perbincangan Publik

Kamis, 15 Januari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id