• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Guru SMPN 1 Subang Pelopori Metode Pembelajaran ISEL, Berhasil Bangkitkan Motivasi dan Karakter Siswa Pascapandemi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Guru SMPN 1 Subang Pelopori Metode Pembelajaran ISEL, Berhasil Bangkitkan Motivasi dan Karakter Siswa Pascapandemi

redaksi Jumat, 28 November 2025
Share
5 Min Read
Kelas dan kelompok diskusi di SMP Negeri 1 Subang menjadi ruang aman untuk belajar dan berpendapat/istimewa
Kelas dan kelompok diskusi di SMP Negeri 1 Subang menjadi ruang aman untuk belajar dan berpendapat/istimewa

Aktual.co.id – Di tengah upaya dunia pendidikan memulihkan dampak panjang pembelajaran jarak jauh, SMP Negeri 1 Subang menjadi salah satu sekolah yang berhasil melakukan terobosan melalui inovasi metode pembelajaran ISEL (Integrated Social Emotional Learning). Metode yang digagas guru IPA, Pipit Siti Latifah, S.Pd., Gr., ini terbukti mampu memulihkan motivasi belajar, karakter, serta kesehatan sosial-emosional siswa pascapandemi, sekaligus meningkatkan capaian akademik mereka.

Pelopor Metode Pembelajaran ISEL Pipit Siti Latifah, S.Pd., Gr menjelaskan bahwa metode ISEL ini lahir dari keprihatinan atas menurunnya motivasi dan kompetensi dasar siswa setelah pandemi COVID-19. Fenomena tersebut tidak hanya terjadi di lingkungan SMPN 1 Subang, tetapi juga secara nasional.

Berdasarkan data dari UNICEF, mayoritas pelajar kesulitan mempertahankan motivasi selama PJJ, sementara hasil PISA 2023 menunjukkan Indonesia masih berada di peringkat rendah untuk kemampuan membaca dan matematika. “Kondisi inilah yang mendorong lahirnya pendekatan pembelajaran yang lebih menyeluruh dan sensitif terhadap kondisi emosional pelajar,” kata Pipit.

Menurutnya, ISEL merupakan model pembelajaran terpadu yang menggabungkan kompetensi sosial-emosional dengan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Metode ini tidak hanya menambahkan materi karakter, tetapi mengintegrasikan lima kompetensi CASEL: kesadaran diri, pengelolaan diri, kesadaran sosial, keterampilan relasional, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.

Baca Juga:  Orang yang Terampil Menyembunyikan Rasa Tidak Aman Sering Menggunakan Kalimat Ini.

“Pendekatan ini sekaligus sejalan dengan tiga prinsip utama pembelajaran mendalam Kemendikbudristek: mindful (berkesadaran), meaningful (bermakna), dan joyful (menggembirakan),” tegasnya.

Terobosan ini pun akhirnya diuji coba Transcript Based Lesson Analysis bersama Universitas Pendidikan Indonesia dan Hiroshima University. Hasil dari uji coba ini berupa modul, SOP, flowchart, hingga instrumen refleksi yang mudah direplikasi. Model pembelajaran tersebut telah disebarluaskan melalui berbagai workshop, dan kini tengah dalam proses pengajuan HAKI.

Pekan Kreatif siswa/istimewa
Pekan Kreatif siswa/istimewa

Pipit Siti Latifah menjelaskan bahwa ISEL lahir dari kebutuhan untuk mengembalikan pembelajaran pada fitrahnya, yaitu membentuk manusia seutuhnya. “Pendidik tidak bisa hanya menuntut anak-anak untuk belajar, tetapi perlu memberikan pembelajaran yang mampu mengolah pikir, jiwa, dan raga. Anak-anak perlu menjalani proses belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan,” ujarnya.

Dalam praktiknya, ISEL tidak menuntut fasilitas mahal. Tahapan pembelajaran dimulai dengan pre-test, aktivitas berkesadaran seperti salam dan doa mindful, ice breaking, dialog ringan, kutipan inspiratif, hingga validasi emosi siswa. Proses kemudian berlanjut pada pembangunan pemahaman mendalam dan ditutup dengan refleksi. “Struktur ini dapat dipadukan dengan PBL, proyek, eksperimen, atau metode diskusi lainnya tanpa mengubah esensi pembelajaran,” kata dia.

Baca Juga:  Gestur Fisik Tenang Ungkap Jiwa Seseorang Lelah, Kata Psikologi

Pendekatan ini terbukti membawa dampak signifikan. Pada implementasi awal di kelas VIII, keaktifan siswa meningkat dari 45% menjadi 85%, sedangkan nilai rata-rata IPA melonjak dari 55 menjadi 82. Iklim kelas menjadi lebih hangat dan produktif, sementara kasus pelanggaran siswa menurun drastis.

“Guru juga mencatat meningkatnya kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta regulasi emosi siswa dalam menghadapi konflik maupun kesulitan akademik,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan bahwa manfaat tersebut dirasakan pada tiga level, yaitu siswa, guru, dan sekolah. Bagi siswa, pembelajaran menjadi lebih aman secara psikologis dan relevan dengan kehidupan mereka. “Belajar IPA itu seru. Kita bisa berdiskusi dan berpendapat dengan bebas, tidak malu dan tidak dipermalukan,” ungkap Elrazy, salah satu siswa di sekolah itu.

Baca Juga:  Individu yang Memilih Melajang Menunjukkan Ciri Khas Ini, Menurut Psikologi

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Subang, Edi Badrisyeh, S.Pd., M.MPd., menyambut baik hadirnya metode ISEL sebagai pembaruan dalam proses belajar mengajar. Bagi dia, ISEL sukses menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna. “Semoga ISEL membawa manfaat bagi dunia pendidikan, khususnya sekolah kami dan secara umum bagi sekolah-sekolah di Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kesuksesan ISEL di SMPN 1 Subang menunjukkan bahwa perubahan besar dalam dunia pendidikan bisa dimulai dari ruang kelas. Inovasi tidak selalu harus datang dari kebijakan pusat, tetapi dapat lahir dari kepedulian seorang guru terhadap murid-muridnya. “Dengan menggabungkan kekuatan akademik dan sosial-emosional, ISEL menjadi model pembelajaran yang humanis, relevan, dan adaptif terhadap tantangan masa depan,” tegasnya.

Di tengah upaya pemulihan pendidikan nasional, langkah yang diambil SMPN 1 Subang ini memberi pesan kuat bahwa setiap anak berhak belajar dalam suasana yang gembira, berkesadaran, dan bermakna. “Ini sangat luar biasa,” pungkasnya. (RF)

SHARE
Tag :metode pembelajaran ISELmotivasi belajarpasca pandemi

Berita Aktual

Presiden Prabowo Subianto/ Foto: setneg
Pejabat Negara Ramai Mengucapkan Ultah Kepada Prabowo Subianto
Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy/ Foto: gizmochina
Samsung Galaxy A38 Bocor dengan Berbagai Spesifikasi
Sabtu, 17 Oktober 2026
Aktifitas pemandaman kebakaran hutan dan lahan/ Foto: vietnam
Singapura Menyiapkan Tuntutan Hukum Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan di Indonesia
Sabtu, 17 Oktober 2026
Penampakan erupsi Gn Semeru/ Foto: ANTARA
Gunung Semeru Mengalami Erupsi Tinggi Letusan 1 Kilometer
Sabtu, 17 Oktober 2026
Triton Aviation / Foto: vn
Pesawat Triton Aviation Mendarat Darurat Akibat Pintu Pesawat Terbuka
Sabtu, 17 Oktober 2026

Mental Health

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menggeledah Ruang Kepala BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai

Ahmad Hidayat Gabung PSI Sesuai Semangat Soekarnoisme dan Marhaenisme

Letjen TNI Kristomei Sianturi Dilanti Menjadi Kepala BNPB

Gempa Bumi 4,1 Mag Terjadi di Barat Daya Kota Bogor Jawa Barat

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Menjabat Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPPDT

More News

ilustrasi berbicara dalam / foto : freepik

Hindari Tidak Diceritakan Detail Tentang Diri Meski Kepada Teman, Berikut Ini

Minggu, 6 Juli 2025
Ilustrasi terhubung dengan orang menguras mental / Foto : Freepik

Hati – Hati, Gangguan Kecemasan Bisa Menyebabkan Depresi dalam Hubungan Romantis

Sabtu, 24 Mei 2025
Gangguan tidur pada remaja bisa mempengaruh kejiwaan di masa depan / Foto : Freepik

Waspada ! Kurang Tidur Saat Remaja Dapat Mengubah Otak Menghadapi Masalah Kesehatan Mental

Minggu, 15 Juni 2025
Kecerdasan emosi mempengaruhi kemampuan membaca pada anak / Foto : Freepik

Kecerdasan Emosional Membantu Anak-Anak Menjadi Pembaca Lebih Baik

Kamis, 10 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id