• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Peneliti Menghubungkan Sinar Matahari dengan Kesehatan Mental
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Peneliti Menghubungkan Sinar Matahari dengan Kesehatan Mental

Redaktur III Kamis, 10 Juli 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi menikmati kesendirian/ Foto : freepik
Ilustrasi menikmati kesendirian/ Foto : freepik

Aktual.co.id – Sebuah studi yang diterbitkan dalam Biodemography and Social Biology menyajikan investigasi paling detail yakni menggunakan kumpulan data besar dari Tiongkok untuk mengkaji paparan sinar matahari berkaitan dengan kesehatan mental.

Para peneliti menemukan bahwa orang-orang melaporkan kepuasan hidup pada hari-hari yang lebih cerah dan menunjukkan penurunan gejala depresi setelah minggu yang lebih cerah.

Penelitian ini dimotivasi oleh minat untuk memahami bagaimana faktor lingkungan memengaruhi kesejahteraan subjektif.

Meskipun dampak buruk polusi udara dan suhu ekstrem telah terdokumentasi dengan baik, studi tentang paparan sinar matahari masih belum konsisten.

Beberapa studi menemukan bahwa kondisi yang lebih cerah dapat meningkatkan suasana hati atau mengurangi gejala depresi.

Para peneliti ingin mengklarifikasi masalah ini menggunakan pendekatan yang lebih tepat dan komprehensif daripada penelitian sebelumnya.

Baca Juga:  Kebiasaan Menjengkelkan yang Membuat Orang Lain Menjauh

Peneliti bertujuan mengukur efek langsung paparan sinar matahari, tetapi juga sinar matahari selama seminggu terakhir dapat dikaitkan dengan perubahan gejala kesehatan mental.

Untuk menjawab pertanyaan ini, peneliti menggabungkan data delapan tahun dari Studi Panel Keluarga Tiongkok dengan catatan cuaca harian dari ratusan stasiun meteorologi.

Data survei mencakup wawancara berulang dengan 30.000 orang dalam lima gelombang yang dilakukan antara tahun 2010 dan 2018.

Peserta menjawab pertanyaan tentang kepuasan hidup dan beberapa tahun, mengisi kuesioner standar yang menilai gejala depresi terkini.

Karena wawancara ini dilakukan di semua musim dan wilayah, dan tanggal wawancara tidak direncanakan sebelumnya, para peneliti dapat mencocokkan respons dengan jumlah sinar matahari yang tercatat di wilayah peserta pada hari tersebut.

Baca Juga:  Seni Mengontrol Pikiran Supaya Tidak Cemas

Kepuasan hidup dinilai menggunakan pertanyaan standar yang meminta responden menilai kepuasan hidup dalam skala 1 (tidak puas sama sekali) hingga 5 (sangat puas).

Gejala depresi diukur dengan skala Depresi versi singkat dari Center for Epidemiologic Studies. Skala ini mencakup delapan pertanyaan yang menanyakan gejala seperti kesedihan, kesepian, atau gangguan tidur selama seminggu terakhir.

Setelah memperhitungkan berbagai faktor, termasuk polusi udara, suhu, curah hujan, kecepatan angin, kelembapan, pendapatan, usia, pendidikan, dan kesehatan, para peneliti menemukan hubungan yang kecil namun konsisten antara sinar matahari dan kepuasan hidup.

Orang-orang yang diwawancarai pada hari-hari banyak sinar matahari melaporkan kepuasan hidup yang sedikit lebih tinggi.

Misalnya, mendapat sinar matahari lebih dari 11 jam ada sedikit peningkatan kepuasan hidup dibandingkan dengan hari berawan.

Baca Juga:  Cara Menghadapi Orang yang Menggosip Diri Anda

Peneliti memverifikasi paparan sinar matahari di masa mendatang yaitu, jumlah sinar matahari setelah wawancara.

Peneliti juga menganalisis ulang data menggunakan berbagai set kontrol statistik dan menemukan hasil yang serupa.

Temuan ini berkontribusi pada semakin banyaknya penelitian yang mengeksplorasi kondisi lingkungan sehari-hari berhubungan dengan kesejahteraan mental dan emosional.

Studi ini menunjukkan bahwa sinar matahari dapat memiliki efek nyata pada perasaan seseorang meski hanya beberapa persen pengaruhnya.

Hasil ini dapat membantu mengoreksi keyakinan tentang kekuatan cuaca cerah untuk meningkatkan suasana hati  dengan suasana cerah.

Maka kesimpulannya adalah sinar matahari memang penting untuk suasana mood, tetapi itu hanyalah satu bagian dari teka-teki yang lebih besar dalam hal kebahagiaan dan kesehatan mental manusia. (ndi/psypost)

SHARE
Tag :Gangguan Cemasgangguan kecemasankesehatan mentalMental health
Ad imageAd image

Berita Aktual

BABYMONSTER/ Foto: ANTARA
BABYMONSTER Akan Menggelar Konser Tur di Jakarta
Senin, 11 Mei 2026
Warga berkumpul untuk memprotes kebijakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/ Foto: middle east monitor
PM Israel Sebut Perang dengan Iran Belum Berakhir
Senin, 11 Mei 2026
Ilustrasi berawan/ Foto: freepik
Sebagian Kota Besar Indonesia Diperkirakan Berawan Tebal
Senin, 11 Mei 2026
Hostess CupCakes/ Foto: National today
Hostess CupCakes Diproduksi Pertama Tahun 1919
Senin, 11 Mei 2026
Aktifitas pasar di Iran/ Foto: aljazeera
Iran Mengalami Inflasi Kalangan Rumah Tangga Dampak Perang
Senin, 11 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ilustrasi serangan asma/ Foto: national today

Hari Asma se Dunia Memperingatkan Bahaya Kesehatan Pernapasan

Ilustrasi bekerja/ Foto: freepik

Berikut Kiat Agar Tidak Dimanfaatkan oleh Orang Lain

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Menjaga Badan Agar Tetap Bugar dan Terhindar Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Bocoran Spesifikasi Honor Magic9 Pro Max yang Bakal Diluncurkan

Perayaan Hari Ibu Dunia Sejak Zaman Romawi Meski Sempat Dihapus dari Kalender

Jennie BLACKPINK Mengumpulkan Pendapatan Rp302 Miliar dari Bisnis Agensinya

Arya Khan dan Pinkan Mambo Mengumumkan Bercerai

BPOM Tindak 11 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya

More News

Ilustrasi ketenangan / Foto: freepik

Berikut Ciri Ketenangan Orang yang Memiliki Kedewasaan Emosi

Kamis, 19 Februari 2026
Ilustrasi tua yang masih memiliki ingatan tajam/ Foto : freepik

Jika Masih Bisa Mengingat Hal Ini, Berarti Memiliki Ingatan Tajam Ketika Masa Pensiun

Rabu, 18 Juni 2025
Perlu pendelegasian untuk menyelesaikan pekerjaan / Foto : Freepik

Merasa Sibuk Terus-Menerus Namun Tidak Pernah Maju, Bisa Jadi di Sini Masalahnya

Jumat, 30 Mei 2025
Pria penuh kontrol ditandai dengan penampilan yang menawan / Foto : HS

Perilaku Pria yang Tidak Mencintai Hanya Ingin Mengendalikan Pasangan

Sabtu, 26 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id