• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Ketua PB PGRI Menanggapi Statement Menkeu Tentang Guru Beban APBN
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Politik

Ketua PB PGRI Menanggapi Statement Menkeu Tentang Guru Beban APBN

Redaktur III Selasa, 19 Agustus 2025
Share
2 Min Read
Ketua PB PGRI Teguh Sumarno / Foto : net
Ketua PB PGRI Teguh Sumarno / Foto : net

Aktual.co.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa guru menjadi beban negara pada forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri ITB pada Kamis (7/8/2025). Dalam video yang beredar di media sosial tersebut Sri Mulyani mengatakan, guru beban negara dan dosen juga harus diukur kinerjanya.

“Guru itu beban negara, dosen juga harus diukur kinerjanya. Banyak di media sosial saya selalu mengatakan, oh menjadi dosen atau menjadi guru tidak dihargai karena gajinya nggak besar,” ucap Sri Mulyani.

Lebih lanjut, ia menyinggung persoalan kesejahteraan guru yang menurutnya menjadi tantangan besar bagi APBN.

Baca Juga:  Donald J Trump dan Xi Jinping Duduk Satu Meja Perundingan di Busan Korsel

“Ini juga salah satu tantangan bagi keuangan negara. Apakah semuanya harus keuangan negara ataukah ada partisipasi?” imbuhnya.

Menanggapai hal tersebut Ketua PB PGRI Teguh Sumarno menjelaskan bahwa guru itu bagaikan Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangung Karso, Tut Wuri Handayani.

“Artinya di depan menjadi di depan jadi contoh, di tengah jadi support, di belakang mendorong perubahan sehingga kalau Menteri Keuangan mengatakan guru beban negara salah benar,” ungkapnya melalui penjelasan online Selasa (19/8).

Menurutnya, pemerintah harusnya mendorong bagaimana kesejahteraan guru, bagaimana perlindungan guru, dan bagaimana karir guru. “Ini menjadi momentum, mari instropeksi dan belajar syukur bahwa semua ini karena guru,” kata Teguh.

Baca Juga:  Israel Borbardir Lebanon dan Klaim Membunuh Komandan Hizbullah

Dikatakan, selain Pendidikan yang perlu menjadi prioritas adalah kesehatan. “Karena antara pendidikan dan kesehatan tidak bisa dipisahkan. Pendidikan dan kesehatan kesejahteraan melekat,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, kata Teguh, kekuatan guru adalah peletak dasar karakter bangsa, karena guru punya kekuatan koordinasi, punya kemampuan kolaborasi sehingga kelak bisa dinikmati oleh bangsa yang akan datang.

“Biaya investasi pendidikan ini tidak langsung dinikmati, tapi bisa dirasakan sekian tahun yang akan datang. Disitulah letak bedanya benefid tentang Pendidikan. Kadang orang berpikir guru pemborosan, kadang guru menghabiskan anggaran, pandangan tersebut sangat salah,” katanya.

Baca Juga:  MPKSDI PP Muhammadiyah Memberikan Penegasan Terhadap Angkatan Muda Muhammadiyah

Anggaran pendidikan, menurutnya, memang besar, namun tidak serta merta guru yang jadi beban negara. “Rakyat ini mestinya harus diistimewakan tidak ada biaya sekolah bagaimana anak sekolah berelanjutan. Di situ Menteri harus berpikirnya,” ujarn Teguh. (ndi)

SHARE
Tag :anggaran pendidikanguruMenteri KeuanganPGRISri Mulyani
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ju Haknyeon / Foto: allkpop
Seorang Jurnalis Didakwa Bersalah Karena Pencemaran Nama Baik Ju Haknyeon
Selasa, 2 Juni 2026
Dadan Hindayana / Foto: Ist
Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana
Selasa, 2 Juni 2026
Petugas kesehatan sedang mengukur suhu badan warga/ Foto: anadolu
Jumlah Kasus Ebola Melampaui 300 di Republik Demokratik Kongo
Selasa, 2 Juni 2026
Athropic AI/ Foto: engagatged
Claude AI Down: Anthropic Konfirmasi Gangguan Layanan
Selasa, 2 Juni 2026
Nadhiem Makarim / Foto : courtesy iNews
Nadiem Mengaku Sedih Dianggap Koruptor Padahal Tidak Ada Buktinya
Selasa, 2 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi pengidolaan terhadap selebriti/ Foto: psypost

Penelitian Menyebutkan Keterkaitan Obsesi Terhadap Selebriti dengan Kecemasan Masa Kecil

Ilustrasi Phubbing/ foto: freepik

Individu dengan Kecemasan Cenderung Depresi Ketika Diabaikan oleh Pasangan

Ilustrasi makan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Makan Secara Teratur Bisa Meredam Gejala Depresi

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Seorang Netizen Menerima Hukuman Berat Akibat Ujaran Kebencian Terhadap Artis IU

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berpotensi Berawan

LEMONADE Masuk Puncak Lagu iTunes dan Spotify

Meta Tengah Mengembangkan Liontin Bertemakan AI

BTS Rilis Jadwal FIESTA 2026 di Media Sosial Resminya

More News

Terkait pagar laut Kades Kohod mendapat denda sebesar Rp 48 Miliar

Kades Kohod Didenda Rp 48 Miliar, Said Didu : Jangan Anggap Kami Semua Bodoh.

Jumat, 28 Februari 2025
Bill Clinton dan Hillary Clinton/ Foto: The Guardian

Bill Clinton Menyanggupi Menghadap Komite Pengawasan DPR Atas Kasus Jeffrey Epstein

Selasa, 3 Februari 2026
Bendera Nahdlatul Ulama/ Foto: Ist

Forum Rois Syuriyah PCNU Jatim Usul Muktamar Digelar di Lirboyo Kediri

Sabtu, 9 Mei 2026
Sidang Terbuka Ahmad Zamzamy di Unair/dok.aktul.co.id

Penelitian Pertobatan Eks Napiter Di Facebook Antarkan Ahmad Zamzamy Raih Gelar Doktor

Kamis, 3 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id