Aktual.co.id – Sebanyak 23 siswa kelas 8.1 MTs Nurul Huda Desa Kalanganyar, Sedati, Sidoarjo mengikuti kegiatan pelatihan Public Speaking yang dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, serta keterampilan berbicara di depan umum bagi siswa di era digital.
Pelatihan menghadirkan Dian Hutami dan Dhelittya F. Putri sebagai pemateri. Dalam kegiatan tersebut, siswa diberikan materi mengenai dasar-dasar public speaking, komunikasi verbal dan nonverbal, teknik vokal, penggunaan bahasa tubuh, hingga cara mengatasi rasa takut berbicara di depan umum. Selain penyampaian materi, siswa juga diajak mengikuti berbagai praktik langsung seperti perkenalan diri, presentasi singkat, improvisasi berbicara, storytelling, dan praktik menjadi Master of Ceremony (MC).
Dalam pemaparannya, Dian Hutami menjelaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum bukan hanya bakat, melainkan keterampilan yang dapat dipelajari dan dilatih secara terus-menerus. Materi juga membahas pentingnya ekspresi wajah, kontak mata, postur tubuh, serta penguasaan audiens saat berbicara di depan publik.
“Public speaking merupakan kemampuan penting yang dapat membantu siswa lebih percaya diri dalam menyampaikan ide, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Dhelittya F. Putri mengajak siswa untuk langsung mempraktikkan kemampuan berbicara melalui berbagai simulasi yang telah disiapkan dalam pelatihan. Ia menekankan bahwa latihan secara konsisten menjadi kunci utama dalam meningkatkan kemampuan komunikasi seseorang.
“Public speaking tidak cukup hanya dipahami secara teori, tetapi juga harus sering dilatih agar kemampuan komunikasi semakin berkembang,” jelasnya.
Kegiatan ini juga didampingi oleh Ririn Puspita Tutiasri selaku Dosen Koordinator Bina Desa Program Studi Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur. Ia menyampaikan bahwa kemampuan komunikasi menjadi keterampilan penting yang perlu dimiliki siswa sejak dini.
“Di era digital saat ini, kemampuan berbicara dan berkomunikasi dengan baik menjadi bekal penting bagi siswa. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa lebih percaya diri untuk menyampaikan ide, pendapat, maupun kreativitas mereka,” tuturnya.
Suasana pelatihan berlangsung aktif dan interaktif. Para siswa terlihat antusias ketika mengikuti sesi praktik berbicara di depan kelas dan mencoba berbagai teknik komunikasi yang telah dijelaskan pemateri.
Salah satu siswa peserta kegiatan, Nabila Azzahra, mengaku senang karena mendapatkan pengalaman baru dalam berbicara di depan umum.
“Awalnya saya malu berbicara di depan teman-teman, tetapi setelah ikut kegiatan ini saya jadi lebih berani dan percaya diri,” ujarnya.
Sementara itu, siswa lainnya, Devina, mengatakan bahwa praktik langsung membuat dirinya lebih memahami cara berbicara yang baik di depan banyak orang.
“Kegiatan ini seru karena kami bisa langsung mencoba menjadi MC dan presentasi di depan kelas. Saya jadi tahu cara berbicara yang lebih jelas dan tidak grogi,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa MTs Nurul Huda semakin memahami pentingnya kemampuan komunikasi dan mampu mengembangkan keterampilan public speaking sebagai bekal di dunia pendidikan maupun kehidupan sosial di era digital. (Penulis: Dian Hutami R)
